News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keras! PSSI Kritik Balik AFC Setelah Disebut Laporan Keluhan Timnas Indonesia Lawan Bahrain Tidak Detail, Berani Bilang Begini...

PSSI beri kritik keras untuk Sekjen AFC yang mengaku bingung dengan isi surat keluhan dari Timnas Indonesia usai laga lawan Bahrain, bilang keluhannya tak jelas
Selasa, 15 Oktober 2024 - 06:04 WIB
Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Executive Committee (Exco) PSSI Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John soal keluhan Timnas Indonesia saat melawan Bahrain.

Sebelumnya, Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John mengungkapkan keluhan yang dilayangkan Timnas Indonesia melalui PSSI setelah laga lawan Bahrain tidak jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluhan dari Timnas Indonesia itu dinilai Datuk Seri Windsor John tidak detail. Ia pun mengaku bingung apa yang menjadi masalah.

Menanggapi hal ini, Arya Sinulingga pun mengatakan dirinya juga bingung dengan pernyataan dari Sekjen AFC tersebut.

Sebab, di surat protes yang dilayangkan PSSI sebelumnya semua masalah sudah dirinci dengan dua poin.

Dijelaskan Arya, PSSI bahkan melayangkan surat protes berturut-turut ke AFC dan FIFA terkait perkara yang sama.

"Tanggal 10 Oktober itu, Pak Sumardji sudah menyampai ke match commisioner-nya, tanggal 10 jam 22.04. Jadi enggak lama setelah pertandingan (lawan Bahrain)," sebut Arya, dikutip dari akun Instagram miliknya.

Ia pun menilai isi dari surat protes itu sudah jelas, yakni masalah adanya tambahan waktu oleh wasit Ahmed Al Kaf selama pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain.

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 itu, wasit Ahmed Al Kaf sengaja menambah waktu yang sudah ditentukan untuk Bahrain menciptakan gol imbang lawan Timnas Indonesia.

Padahal, jam terlihat sudah melebihi batas tambahan waktu yang ditentukan, yakni 6 menit. Namun, wasit asal Oman itu tetap saja membiarkan pertandingan berjalan.

Akhirnya, ia mengakhiri pertandingan setelah Bahrain mencetak gol keduanya sehingga skor lawan skuad Garuda menjadi 2-2.

Arya menyebutkan, detail soal penambahan waktu yang tidak adil itu sudah disebutkan di dalam surat protes dari PSSI.

Bahkan, di tanggal 11 Oktober 2024, PSSI juga sudah mengirimkan lagi surat itu kepada FIFA, setelah sebelumnya dikirim ke AFC.

"Tanggal 11 nya, lagi ya, itu kita kirimkan lagi, bahkan ke FIFA ya," kata dia.

Di dalam surat protes itu, ada dua perkara yang dipermasalahkan oleh Timnas Indonesia terkait pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain.

Pertama, soal penambahan waktu yang tidak adil. Kedua terkait asal usul wasit Ahmed Al Kaf yang berasal dari Oman.

"Kemudian yang kita komplain adalah, wasitnya kenapa dari Asia Barat?" tuturnya lagi.

Semua protes itu pun menurut Arya sudah dijelaskan secara terperinci dan disampaikan ke AFC serta FIFA.

Di tanggal 12, ia bahkan mengirim lagi pemberitahuan telah mengirimkan surat protes.

"Bahkan, kita kirim lagi pemberitahuan lagi tanggal 12. Jadi, tanggal 10, tanggal 11, tanggal 12. Enggak mungkin kita sampaikan kita protes, tapi surat enggak disampaikan," katanya.

Arya pun memberikan kritik keras untuk Sekjen AFC yang memberikan pernyataan membingungkan itu.

"Saya enggak paham nih dengan Sekjen AFC ini. Mungkin manajemennya kali yang memang tidak begitu baik, sehingga enggak sampai ke beliau kalau komplain ini sudah kita sampaikan," kata dia.

Lebih lanjut, ia pun berharap agar AFC memproses surat keluhan dari PSSI dengan baik dan jangan memberikan pernyataan tidak sesuai fakta.

Sebab, PSSI memiliki bukti sudah mengirimkan surat protes bahkan sampai tiga kali dilakukan.

PSSI juga mengkalim bahwa semuanya dilakukan sesuai prosedur yang ada. Oleh karenanya, diharapkan AFC bisa menanggapinya dengan serius.

"Jadi, proseduran sudah kami lakukan. Semoga ini menjadi pelajaran buat kita semua, dan bagi AFC bisa berbenah internal," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Timnas Indonesia dijadwalkan akan melawan China di pertandingan selanjutnya babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang dijadwalkan hari ini, Selasa (15/10/2024) itu akan dilaksanakan di Qingdao, China. (iwh)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Kejaksaan Agung masih mendalami soal yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi tiga tersangka Dadan Hindayana, Sonny Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Ruben Onsu unggah momen tahajud di tengah konflik dengan Sarwendah. Ayah Betrand sertakan pesan tajam soal orang yang membenci dan membicarakan di belakang. 
AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

Serangan roket dan pesawat nirawak (drone) Iran melukai lebih dari 60 orang di Kuwait, termasuk para penumpang dan staf bandara, kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait, Abdullah Al-Sanad.
Curhatan Betrand Peto, Sebut Ruben Onsu Sering Direndahkan oleh Orang-Orang di Rumah Sarwendah

Curhatan Betrand Peto, Sebut Ruben Onsu Sering Direndahkan oleh Orang-Orang di Rumah Sarwendah

Betrand Peto ungkap pengalaman pahit saat masih tinggal di rumah Sarwendah. Ia sebut sang ayah, Ruben Onsu, kerap direndahkan di depan dirinya dan adik-adiknya.
Kejagung Geledah Rumah Tiga Tersangka Hingga Kantor BGN Terkait Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Sita Dokumen-Ponsel

Kejagung Geledah Rumah Tiga Tersangka Hingga Kantor BGN Terkait Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Sita Dokumen-Ponsel

Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan penggeledahan di kediaman tersangka Dadan Hindayana, Sonny Sonjaya, dan Lodewyk Pusung, hingga kantor Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT