Ernando Ari Bisa Jadi Pilihan Patrick Kluivert Gantikan Emil Audero di Timnas Indonesia, Jauh-jauh Hari Pernah Bilang…
tvOnenews.com - Persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia kini semakin panas.
Setelah kabar cedera Emil Audero Mulyadi, pelatih Patrick Kluivert bisa mempertimbangkan untuk menurunkan Ernando Ari sebagai pilihan utama menggantikan kiper kelahiran Mataram itu.
Sebelumnya, posisi penjaga gawang Indonesia sudah sangat kompetitif dengan hadirnya dua nama besar, Maarten Paes dan Emil Audero.
Keduanya sama-sama memiliki pengalaman internasional yang luas dan dianggap mampu menjadi tembok kokoh di bawah mistar Garuda.
Namun, situasi kini berubah setelah Emil Audero dipastikan batal memperkuat Indonesia akibat cedera.
Patrick Kluivert membenarkan kabar tersebut melalui unggahan di kanal YouTube resmi Timnas Indonesia.
“Hari ini saya mendapatkan telepon dari Emil. Dia telah menjalani MRI dan mengonfirmasi bahwa, sayangnya, dia tidak bisa bergabung bersama kita di ronde keempat melawan Arab Saudi dan Irak,” ujar pelatih asal Belanda itu.
Emil dikabarkan mengalami cedera saat sesi pemanasan sebelum laga US Cremonese melawan Como 1907 pada 27 September 2025.
Padahal, ia sejatinya diproyeksikan menjadi starter dalam laga tersebut.
Cedera itu membuatnya harus absen minimal 20 hari dan gagal bergabung dengan skuad Garuda yang sedang bersiap menghadapi dua laga krusial.
Situasi ini tentu menjadi pukulan bagi Patrick Kluivert yang ingin membawa skuad terbaiknya di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, tim pelatih bergerak cepat dengan memanggil tambahan kiper seperti Nadeo Argawinata dan Reza Arya Pratama dari PSM Makassar untuk memperkuat lini belakang.
Meski begitu, nama Ernando Ari Sutaryadi tetap menjadi sorotan utama.
Kiper muda andalan Persebaya Surabaya ini bukan sosok asing bagi publik sepak bola Tanah Air.
Ia pernah menjadi pilihan utama pelatih Shin Tae-yong dalam berbagai turnamen internasional, termasuk SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia.
Kendati posisinya mulai tergeser sejak kedatangan Maarten Paes dan kehadiran Emil Audero, Ernando tetap menanggapi situasi ini dengan penuh kedewasaan.
Dalam wawancara setelah pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya beberapa bulan lalu, Ernando mengaku tidak tertekan dan justru termotivasi untuk belajar lebih banyak dari dua kiper top tersebut.
“Senang saja bisa dapat ilmu dari mereka. Dan juga apapun itu kalau saya dikasih kesempatan di Timnas Indonesia, mungkin saya banyak belajar dari mereka,” ujar Ernando dengan nada optimis.
Sikap Ernando yang tetap rendah hati dan tenang menunjukkan mentalitas profesional seorang pemain muda yang siap bersaing secara sehat.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak mau terlalu memikirkan siapa yang menjadi pesaing, melainkan fokus menunjukkan kemampuan terbaik di setiap latihan.
“Persaingannya biasa saja. Yang penting, kalau saya dari dahulu ya tampilkan yang terbaik. Pokoknya di latihan kasih yang terbaik saja,” katanya dikutip tvonenews.com.
Menariknya, dalam kesempatan yang sama, Ernando juga melontarkan candaan khasnya yang membuat suasana menjadi cair.
"Nggak ada, biasa saja. Mungkin selama masih makan nasi itu biasa saja," ujarnya sambil tertawa.
Kini, dengan absennya Emil Audero dan kondisi Maarten Paes yang baru pulih dari cedera, peluang Ernando Ari untuk kembali berdiri di bawah mistar gawang Timnas Indonesia terbuka lebar.
Bukan tidak mungkin pengalaman Ernando di laga-laga besar bisa menjadi pertimbangan utama bagi Patrick Kluivert dalam menentukan siapa yang akan menjadi benteng terakhir Garuda di laga berat melawan Arab Saudi dan Irak nanti. (adk)
Load more