News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak, Kronologi Mengerikan Istri Habisi Suami di Tangerang

Terkuak, kornologi mengerikan istri berinsial EM habisi suaminya Andi (53) dengan menikam di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Kabid Humas Polda Banten,
Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:30 WIB
Ilustrasi Penikaman
Sumber :
  • Bahana Situmorang

Jakarta, tvOnenews.com - Terkuak, kornologi mengerikan istri berinsial EM (25) habisi suaminya Andi (53) dengan menikam di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea jelaskan, pembunuhan itu berawal dari cekcok karena korban ingin menikah lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjutnya menjelaskan, bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3) pukul 18.00 WIB. 

Saat itu, korban datang ke rumah EM, yang merupakan istri keduanya di Kampung Pinang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Awalnya, korban mandi dan meminta ibu mertuanya berinisial SR untuk menyiapkan pakaian. Namun, ibu mertua dan pelaku malah salat dan tidak menyiapkan baju. 

Di situ, pelaku emosi dan SR membawa korban masuk ke dalam kamar untuk menenangkan diri.

Kemudian Maruli mengatakan pelaku kemudian ikut masuk ke dalam kamar dan memulai cekcok soal suaminya yang ingin menikah lagi.

"Kemudian terduga pelaku juga masuk sambil berkata, 'Kalau mau nikah, nikah saja, tapi lepasin aku,' dan korban menjawab, 'Ya iya, apa urusan kamu, hak saya mau nikah lagi,' jelasnya.

Pertengkaran pun berlanjut. Korban marah-marah dan memukul kaca lemari hingga pecah. Korban terus berteriak, sementara pelaku panik dan mengambil golok yang ada di lemari.

"Dalam kondisi terdesak dan panik, terduga pelaku mengambil senjata tajam jenis golok yang tersimpan di dalam lemari. Terduga pelaku diketahui melancarkan empat kali serangan menggunakan senjata tersebut ke arah korban," katanya.

Pada serangan pertama, korban tidak terluka karena sarung senjata belum terlepas. Namun, pelaku kembali mengayunkan senjata tajam tersebut hingga mengenai beberapa bagian tubuh korban.

"Korban mengalami luka serius pada bagian kepala, tangan karena menahan serangan, dan kaki," katanya.

Melihat kondisi korban yang sudah tidak berdaya akibat luka fatal tersebut, terduga pelaku tetap berada di lokasi hingga korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai membunuh suaminya, EM mendatangi Mapolresta Tangerang hari ini sekitar pukul 11.00 WIB. Kepada petugas, EM mengakui telah membunuh J di kediamannya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satreskrim Polresta Tangerang bersama Polsek Tigaraksa dan Samapta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara EM diamankan di Polresta Tangerang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Musim Perpisahan yang Manis! Casemiro Justru Tampil Menggila di MU

Musim Perpisahan yang Manis! Casemiro Justru Tampil Menggila di MU

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberikan pujian tinggi kepada gelandang andalannya, Casemiro, yang dinilai menunjukkan kualitas dan profesionalisme luar biasa bersama tim berjuluk Setan Merah.
Menhub Sebut Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Jadi Pelajaran Penting Bagi KAI dan Pemerintah

Menhub Sebut Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Jadi Pelajaran Penting Bagi KAI dan Pemerintah

Insiden kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur menjadi sorotan tajam pemerintah. 
Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui putra korban kecelakaan KRL, tawarkan jadi anak asuh dan janji sekolahkan hingga dewasa. Momen haru ini tuai simpati publik luas.
106 Ribu Anak Jabar Putus Sekolah, Dedi Mulyadi Langsung Bereaksi: Perintahkan Kepala Desa Jemput Bola Datangi Rumah Warga

106 Ribu Anak Jabar Putus Sekolah, Dedi Mulyadi Langsung Bereaksi: Perintahkan Kepala Desa Jemput Bola Datangi Rumah Warga

Jawa Barat mendapat rapor merah di bidang pendidikan setelah data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengungkap angka putus sekolah capai 106.196 anak.
Harga di Marketplace Tak Selalu Termurah, Ini Fakta yang Sering Terlewat Konsumen

Harga di Marketplace Tak Selalu Termurah, Ini Fakta yang Sering Terlewat Konsumen

Harga di marketplace belum tentu paling murah. Simak fakta biaya tersembunyi, promo semu, dan rantai distribusi yang memengaruhi harga produk.
Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti perlintasan kereta api tanpa palang pintu imbas taksi online memicu tragedi KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur.

Trending

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire melontarkan sindiran ke Ruben Amorim usai MU menang atas Brentford, sambil mengungkap dampak besar Michael Carrick sejak kehadiran di Old Trafford
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. 
Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti perlintasan kereta api tanpa palang pintu imbas taksi online memicu tragedi KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur.
Hanya Berselang Sehari, Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api: KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar  ​​​​​​​

Hanya Berselang Sehari, Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api: KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar ​​​​​​​

Rentetan kecelakaan kereta api kembali menyita perhatian publik. Hanya berselang satu hari setelah tragedi maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur ...
Selengkapnya

Viral