News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Pesan Presiden Prabowo, Erick Thohir Minta Maaf usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta maaf menyusul kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Namun, dia tidak akan menyerah, sesuai dengan pesan Presiden Prabowo Subianto.
Rabu, 5 November 2025 - 11:15 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvonenews.com - Maulana Yusuf

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta maaf menyusul kekalahan Timnas Indonesia U-17 dan kegagalan Timnas Indonesia senior. Namun, dia tidak akan menyerah, sesuai dengan pesan Presiden Prabowo Subianto.

Skuad Garuda Asia memulai Piala Dunia U-17 2025 dengan kekalahan 1-3 dari Zambia pada Selasa (4/11/2025) kemarin malam WIB. Mereka sempat unggul melalui gol Zahaby Gholy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, situasi berbalik menjelang jeda turun minum. Zambia mencetak tiga gol dalam kurun waktu enam menit melalui Abel Nyirongo (dua kali) dan Lukonde Mwale.

Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta
Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta
Sumber :
  • Antara

 

Skor 3-1 mengakhiri laga ini. Hasil tersebut belum menutup sepenuhnya peluang Timnas Indonesia U-17 untuk lolos, namun kansnya cukup sempit.

Kekalahan itu menambah luka kegagalan Timnas Indonesia di level senior. Sebelumnya, skuad Garuda gagal ke Piala Dunia 2026 karena kalah dua kali di putaran keempat.

Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI menyampaikan permintaan maafnya. Sebab, tim senior belum bisa meraih hasil maksimal, yaitu tiket ke Piala Dunia 2026.

“Saya mohon maaf dan saya sudah bicara mohon maaf itu langsung ketika kita kalah. Kita sebagai bangsa kan tidak salah bermimpi, dan menjalankan mimpi itu kemarin kita lakukan dengan serius. Tapi ya mohon maaf, belum bisa maksimal," ujar Erick di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Erick menegaskan bahwa kegagalan ini tidak membuat PSSI untuk menyerah. Dia membeberkan pesan dari Prabowo Subianto untuk tidak menyerah.

Selain itu, Presiden juga memberi dukungan nyata kepada tim nasional. Jadi hal ini tidak akan menjadi akhir, melainkan upaya untuk melakukan percobaan berikutnya.

"Ketika Pak Presiden juga saya sampaikan, beliau kan orangnya resilience, figur yang pantang menyerah. Beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Wah jadi semangat lagi saya," tambah Erick. 

Timnas Indonesia di level senior tak punya agenda di bulan November ini meski ada jeda internasional. PSSI perlu fokus untuk mencari pelatih baru.

Mereka telah memecat Patrick Kluivert seusai Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, pelatih baru kemungkinan baru bisa diumumkan pada tahun depan.

Aksi Maarten Paes dalam laga Timnas Indonesia vs Irak
Aksi Maarten Paes dalam laga Timnas Indonesia vs Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pada pertandingan kedua, Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Brasil. Duel tersebut akan dilaksanakan pada Jumat (7/11/2025) malam WIB.

Itu tentunya bukan persoalan yang mudah. Sebab, Brasil merupakan salah satu kandidat juara Piala Dunia U-17 2025 dan memulai turnamen dengan kemenangan telak 7-0 atas Honduras. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Dari New York, Makassar Masuk 5 Besar Dunia Inovasi Kesehatan Lingkungan

Perwakilan World Resources Institute (WRI), Diego Rivera, mengatakan Makassar menjadi salah satu kota dengan dampak program paling signifikan secara global.
KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT