News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NOC Indonesia Protes Sistem Grading Cabor Sepakbola hingga Buat Timnas Indonesia Tak Bisa Tampil di Asian Games 2026: Harus Fair!

Indonesia terancam absen di sepak bola Asian Games 2026. NOC protes kebijakan OCA soal sistem grading tanpa kualifikasi yang dinilai tak transparan dan merugikan banyak negara.
Jumat, 20 Februari 2026 - 17:39 WIB
Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni
‎‎Ia juga menekankan bahwa jika memang ada kendala dari tuan rumah, hal itu semestinya disampaikan secara terbuka. Sosialisasi kebijakan, kata dia, menjadi poin penting agar tidak ada negara yang merasa dirugikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎"Karena yang paling utama, kami ingatkan juga kepada mereka bahwa fanbase sepak bola itu yang paling besar dari semua cabang olahraga yang ada di Asian Games," kata Okto.‎‎"Kami terus melakukan komunikasi. Kami berterima kasih kepada Pak Menpora atas dukungannya, sehingga komunikasi yang kami lakukan kepada pihak OCA secara langsung melalui Presidennya mudah-mudahan akan memiliki dampak terhadap kebijakan yang nanti diambil," lanjutnya. ‎‎Lebih lanjut, Okto menggarisbawahi bahwa sepak bola merupakan cabang olahraga dengan basis penggemar terbesar di Asian Games. Oleh sebab itu, kebijakan yang menyangkut partisipasi negara-negara di cabang tersebut tidak bisa diambil secara sepihak tanpa mempertimbangkan dampaknya secara luas.‎‎Ia memastikan bahwa NOC Indonesia tidak tinggal diam dan terus menjalin komunikasi intensif dengan OCA. Dukungan dari Menpora disebutnya sangat membantu dalam membuka jalur komunikasi langsung hingga ke tingkat Presiden OCA.‎‎"Yang pasti, tuan rumah itu tidak boleh semena-mena. Jadi banyak pertimbangan yang harus dilihat dan kami akan terus menyuarakan. Bukan hanya dengan PSSI, tetapi juga dengan federasi sepak bola lainnya di Asia," jelas Okto.‎‎"Dua hari lalu, saya sudah berkomunikasi langsung dengan Ketua Sepak Bola Qatar, Jassim Al-Buenain. Dia juga merasa ini sesuatu yang harus diupayakan," sambungnya.‎‎Okto menegaskan bahwa tuan rumah tidak boleh mengambil keputusan secara sepihak tanpa mempertimbangkan kepentingan seluruh peserta. Ia menyebut banyak aspek yang harus dilihat secara komprehensif sebelum kebijakan diberlakukan.‎‎Tak hanya berkoordinasi dengan PSSI, NOC Indonesia juga melakukan komunikasi lintas negara. Okto mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Ketua Sepak Bola Qatar, Jassim Al-Buenain, yang memiliki pandangan serupa terkait isu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎"Oh iya, pasti (protes). Dengan dibuatnya grading tanpa kualifikasi, tiba-tiba banyak negara tidak ikut. Kan hanya 16 yang ikut. Berarti sisanya dari 45 negara tidak ikut. Nah, yang sisanya itu merasa dirugikan. Padahal fanbase Asian Games pasti banyak dari sepak bola. Nah, ini suaranya sama dengan negara-negara lain," ucap Okto.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT