GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Pengamat Arab Saudi Yakin Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2034

Secara menhejutkan salah seorang pengamat sepak bola asal Arab Saudi, fayad, memprediksi Timnas Indonesia akan lolos ke Piala Dunia 2034. Begini analisanya.
Senin, 2 Maret 2026 - 12:02 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Seorang analis asal Arab Saudi, Fayad, secara terbuka memprediksi bahwa Timnas Indonesia akan tampil di Piala Dunia 2034.

Pernyataan tersebut memang terdengar berani. Namun, menurut Fayad, keyakinannya bukan sekadar spekulasi belaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melihat ada fondasi yang kuat dalam sistem kompetisi nasional Indonesia yang saat ini tengah dibangun secara serius dan berjenjang.

Fayad menilai kekuatan sepak bola Indonesia tidak hanya bertumpu pada tim nasional semata, melainkan pada pembenahan liga domestik yang mulai menunjukkan arah jelas.

Di kasta tertinggi, kompetisi profesional yang kini dikenal sebagai Super League diikuti 18 tim dengan format kandang dan tandang penuh.

Klasemen Super League
Klasemen Super League
Sumber :
  • Persib

Sistem degradasi tiga tim terbawah juga membuat persaingan berlangsung ketat hingga pekan terakhir.

Level kedua, yang selama ini dikenal sebagai Liga 2 Indonesia, menghadirkan format dua grup berisi masing-masing 10 tim.

Juara grup berhak promosi langsung, sementara peringkat kedua harus melalui babak play-off yang menentukan nasib mereka.

Skema ini dinilai menciptakan lingkungan kompetitif yang sehat sepanjang musim.

Sementara itu, di kasta ketiga atau Liga 3 Indonesia, pembagian grup secara geografis memungkinkan klub-klub daerah berkembang tanpa terbebani jarak tempuh ekstrem.

Dari level inilah banyak talenta muda mulai mendapat jam terbang sebelum melangkah ke level profesional penuh.

Struktur berjenjang seperti ini, menurut Fayad, merupakan fondasi penting bagi negara yang ingin menembus panggung global.

Kompetisi yang ketat diyakini akan memaksa klub membangun pembinaan usia muda yang lebih sistematis.

Sorotan terbesar Fayad justru tertuju pada kasta terbawah, yakni Liga 4.

Ia menyebutnya bukan sekadar kompetisi, melainkan sistem penyaringan masif yang mencerminkan luasnya bentang geografis Indonesia.

Dengan ratusan liga kota sebagai titik awal, kompetisi berjenjang itu menyaring ribuan tim menjadi puluhan wakil terbaik di tingkat provinsi, sebelum akhirnya mengerucut ke fase nasional.

Sistem ini dianggap sebagai cerminan realitas Indonesia yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau.

"Dengan 17.000 pulau dan ratusan liga lokal, Indonesia memiliki satu tangga sukses yang luar biasa. Jika sepak bola adalah cerminan geografi, maka Indonesia memiliki sistem paling ambisius di bumi," ujar Fayad dalam analisisnya, dikutip dari akun Instagram @fayadzinho.

Menurutnya, mekanisme kompetisi yang panjang dan berlapis akan memastikan hanya pemain dengan mental dan kualitas terbaik yang mampu bertahan hingga level atas.

Optimisme terhadap Indonesia memang tidak muncul tanpa dasar.

Sejak beberapa tahun terakhir, federasi sepak bola nasional, PSSI, melakukan berbagai reformasi dan pembinaan.

Indonesia juga terus memperkuat pembinaan usia muda melalui turnamen kelompok umur serta peningkatan kualitas infrastruktur stadion pasca renovasi besar-besaran menjelang dan setelah pelaksanaan Piala Dunia U-17 2023.

Skuad Timnas Indonesia Senior
Skuad Timnas Indonesia Senior
Sumber :
  • AFC

Di level internasional, performa tim nasional dalam beberapa ajang terakhir turut meningkatkan kepercayaan diri publik.

Indonesia mulai menunjukkan daya saing di kawasan Asia, termasuk dalam kualifikasi turnamen di bawah naungan AFC.

Format baru Piala Dunia yang memperluas jumlah peserta menjadi 48 tim sejak edisi 2026 juga membuka peluang lebih besar bagi negara-negara Asia untuk lolos ke putaran final.

Jika tren positif ini terus berlanjut, peluang tampil di Piala Dunia 2034 bukan lagi sekadar angan.

Membawa Indonesia ke Piala Dunia tentu bukan perkara mudah. Negara-negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia masih menjadi kekuatan dominan.

Namun, dengan fondasi kompetisi yang terus diperkuat dan pembinaan usia muda yang semakin terstruktur, jarak tersebut perlahan bisa dipersempit.

Prediksi Fayad mungkin terdengar seperti kejutan. Namun di balik pernyataan beraninya, ada analisis tentang struktur, sistem, dan keberanian Indonesia membangun fondasi dari bawah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika piramida kompetisi benar-benar berjalan konsisten dan profesional, maka bukan mustahil suatu hari nanti Garuda benar-benar tampil di panggung sepak bola dunia pada 2034.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangkit dari 0-2, Persita Tangerang Bungkam PSM Makassar di Laga Panas Super League

Bangkit dari 0-2, Persita Tangerang Bungkam PSM Makassar di Laga Panas Super League

Laga dramatis tersaji saat PSM Makassar menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-24 Super League Indonesia di Stadion Gelora BJ Habibie, Senin (2/3/2026).
Kesaksian Dokter RSUD Jampang Kulon Soal Kondisi Awal Nizam Syafei Sebelum Meninggal

Kesaksian Dokter RSUD Jampang Kulon Soal Kondisi Awal Nizam Syafei Sebelum Meninggal

​​​​​​​Kesaksian Dokter RSUD Jampang Kulon soal kondisi awal Nizam Syafei sebelum meninggal terungkap, ada luka bakar, keropeng, dan lebam di tubuh korban.
Finnet Gandeng KP2MI Integrasikan Sistem Pembayaran, Remitansi Digadang Lebih Aman dan Efisien

Finnet Gandeng KP2MI Integrasikan Sistem Pembayaran, Remitansi Digadang Lebih Aman dan Efisien

Kerja sama Finnet dan KP2MI difokuskan pada percepatan transformasi digital layanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama melalui penguatan sistem pembayaran digital.
Siapa Saja 3 Dewan Kepemimpinan Sementara Iran Setelah Khamenei Wafat? Ini Sosoknya!

Siapa Saja 3 Dewan Kepemimpinan Sementara Iran Setelah Khamenei Wafat? Ini Sosoknya!

Tiga tokoh memimpin Iran sementara usai wafatnya Khamenei. Siapa mereka dan bagaimana perannya?
Terpopuler: FIFA dan AFC Coret Timnas Indonesia, Senangnya John Herdman Dapat Pengganti Thom Haye, Nasib Kakak-Beradik Eks Seleksi STY

Terpopuler: FIFA dan AFC Coret Timnas Indonesia, Senangnya John Herdman Dapat Pengganti Thom Haye, Nasib Kakak-Beradik Eks Seleksi STY

Timnas Indonesia tengah menjadi pusat perhatian dalam deretan berita terpopuler hari ini. Mulai dari peluang tampil di Piala Dunia hingga kisah pemain diaspora.
Grup G Piala Dunia 2026 Terancam Berubah! Iran Batal Tampil? Ini Calon Penggantinya

Grup G Piala Dunia 2026 Terancam Berubah! Iran Batal Tampil? Ini Calon Penggantinya

Piala Dunia 2026 semakin dekat, namun Grup G mendadak menjadi sorotan. Situasi ini muncul menyusul kemungkinan perubahan partisipasi Iran yang dapat memengaruhi komposisi grup di putaran final.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap tampil untuk memperebutkan gelar juara ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Megawati Hangestri, pevoli andalan Indonesia yang pernah berkarier di Korea dan Turki, akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, alasan
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) masih pertahankan rekor mentereng dan Neriman Ozsoy makin nyaman di puncak.
Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, penyebab utama, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD
Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Inilah Top 3 Bola hari ini: bek Belgia masuk radar John Herdman, peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, dan aksi heroik Calvin Verdonk bersama Lille.
Belum Lama Jadi Mualaf, Pelatih Asal Brazil ini Begitu Happy Bisa Menjalankan Puasa Ramadhan di Indonesia

Belum Lama Jadi Mualaf, Pelatih Asal Brazil ini Begitu Happy Bisa Menjalankan Puasa Ramadhan di Indonesia

Simak pelatih asal Brazil ini yang memutuskan jadi mualaf di Indonesia. Ia terlihat happy sampai mengucapkan syukur lewat instagramnya.
Jadwal Siaran Langsung All England 2026: Mulai Besok, Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri Siap Beraksi

Jadwal Siaran Langsung All England 2026: Mulai Besok, Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri Siap Beraksi

Jadwal siaran langsung All England 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia termasuk Alwi Farhan hingga Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap unjuk gigi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT