Pramono Sebut Jakarta Bakal Kewalahan Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sesuai Arahan Presiden Prabowo
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku akan kewalahan mengejar target pertumbuhan 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dia menyebut target tersebut bukan hal mudah untuk digapai Jakarta. Terlebih, situasi saat ini penuh dengan tantangan, baik karena kondisi geopolitik global maupun dalam negeri.
“Pemerintah DKI Jakarta harus mempersiapkan itu untuk bisa mencapai arahan Bapak Presiden,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4).
“Walaupun dalam kondisi sekarang ini tentunya tidak gampang, pasti akan struggling, akan berat sekali,” tambahnya.
Dia menyebut perang yang terjadi di beberapa negara sangat berdampak terhadap ekonomi Indonesia, terutama memicu kenaikan harga BBM hingga berdampak pada supply chain.
“Konflik atau perang yang terjadi antara Amerika, Israel, dengan Iran dan sekarang sudah menjalar ke mana-mana,” jelas Pramono.
“Sampai hari ini kita belum menemukan titik temu apa yang akan terjadi dan menyelesaikan hal ini karena bagaimanapun ini akan mempengaruhi harga BBM,“ tambahnya.
Selain itu, fenomena El Nino juga diprediksi akan berdampak terhadap kondisi ekonomi nasional, khususnya Jakarta.
Namun, Pramono mengatakan tidak memiliki pilihan lain dan harus tetap mengikuti arahan Prabowo. Terkait hal ini, Pemprov Jakarta telah menyiapkan beberapa hal untuk mencapai target tersebut.
"Pemerintah DKI Jakarta itu harus mengikuti apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat,” tuturnya.
“Sehingga dengan demikian kami mempersiapkan itu langkah-langkah ke depan apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta di tahun 2027 ini,” pungkas Pramono. (saa/dpi)
Load more