News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Kasus Paspor Dean James, Klub Eredivisie Ini Ajukan Banding ke KNVB

Heracles Almelo ajukan permintaan resmi ke KNVB terkait keabsahan pertandingan setelah skandal paspor Dean James memicu larangan bagi 25 pemain non-Uni Eropa.
Kamis, 2 April 2026 - 18:11 WIB
Dean James
Sumber :
  • Facebook - Go Ahead Eagles

tvOnenews.com - Kasus paspor bek timnas Indonesia Dean James masih menjadi perbincangan hangat di Belanda dan mulai berdampak luas terhadap sejumlah klub serta pemain.

Masalah ini bermula dari laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles, yang kemudian berkembang menjadi polemik besar terkait status pemain naturalisasi non-Uni Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa pemain seperti Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On
ikut terdampak, sementara Tim Geypens bahkan telah dibekukan oleh FC Emmen sejak pekan lalu.

Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
Sumber :
  • Instagram @deanjames

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pun mengambil langkah tegas dengan melarang 25 pemain yang paspornya dipermasalahkan untuk berlatih maupun bermain hingga dokumen izin kerja dan kontrak mereka dinyatakan sesuai.

Empat pemain yang berlabel Timnas Indonesia termasuk dalam daftar tersebut. Salah satunya adalah Dean James yang kini tidak diperbolehkan beraktivitas bersama klubnya.

Dalam perkembangan terbaru, Klub Eredivisie Heracles Almelo mengikuti langkah NAC Breda dengan mempertanyakan keabsahan pertandingan dalam kasus yang dikenal sebagai “passport gate”. Menurut laporan Algemeen Dagblad, klub tersebut telah menyewa pengacara dan mengajukan permintaan tertulis kepada KNVB.

"Kisah ini sudah diketahui umum: setelah klaim dari NAC mengenai kelayakan Dean James, sebuah skandal besar meledak di Eredivisie. Beberapa klub memiliki pemain yang terikat kontrak yang secara sukarela mengubah kewarganegaraan untuk menjadi pemain internasional," tulis Voetbalprimeur.

Akibat perubahan kewarganegaraan tersebut, para pemain diduga kehilangan status kewarganegaraan Belanda beserta izin kerja mereka, sehingga dianggap tidak memenuhi syarat untuk bermain.

Setelah sebelumnya TOP Oss dari Keuken Kampioen Divisie mengajukan banding, Heracles kini menjadi klub Eredivisie kedua yang melakukan langkah serupa.

Meski demikian, dasar permintaan Heracles belum sepenuhnya jelas, termasuk pertandingan mana yang menjadi objek keberatan. Dalam regulasi KNVB, klub diwajibkan mengajukan protes maksimal delapan hari setelah mengetahui adanya pelanggaran. Sementara itu, laga terakhir Heracles—melawan Excelsior—telah berlangsung lebih dari delapan hari sebelumnya.

Kemungkinan, Heracles berargumen bahwa mereka baru mengetahui adanya pemain yang tidak memenuhi syarat pada pekan lalu, setelah mencuatnya skandal “passport gate”.

Namun, langkah tersebut menuai kritik dari sejumlah klub Eredivisie lainnya. "Akibatnya, Heracles dituduh oleh beberapa klub lain melakukan hal yang sama seperti NAC: mereka dianggap terlalu memikirkan kepentingan mereka sendiri daripada kepentingan kolektif," demikian disebutkan.

"Mereka percaya bahwa kedua klub – yang saat ini berada di peringkat ke-18 dan ke-17 – ingin mencegah potensi degradasi mereka dengan mengajukan gugatan yang merugikan klub lain. Bagaimana jika mereka terbukti benar secara resmi dan serangkaian pertandingan benar-benar harus diulang? Siapa tahu, Eredivisie mungkin akan menghadapi berbagai macam tuntutan, seperti yang disebutkan lagi pada hari Selasa."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, dampak kasus ini berpotensi meluas hingga ke sektor lain. Tidak menutup kemungkinan perusahaan taruhan juga akan mengajukan klaim karena harus membayar kemenangan taruhan dari pertandingan yang melibatkan pemain yang tidak memenuhi syarat.

'Apakah itu benar-benar yang diinginkan Heracles dan NAC?' simpul Algemeen Dagblad.
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lecehkan Penumpang di Jakpus, Modus Bawa ke Tempat Sepi

Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lecehkan Penumpang di Jakpus, Modus Bawa ke Tempat Sepi

Polisi berhasil menangkap driver taksi online yang diduga mencabuli penumpangnya dengan membawanya ke tempat sepi di sekitar kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.
PSSI Segera Bertindak Usai Ramainya Kasus Pasporgate Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Belanda

PSSI Segera Bertindak Usai Ramainya Kasus Pasporgate Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Belanda

PSSI akhirnya angkat bicara terkait kisruh pasporgate yang menyeret sejumlah pemain Timnas Indonesia di Belanda. Federasi ingin persoalan administrasi itu.
Iklan Indosat Dinilai Rendahkan Zakat, POROZ Tuntut Perusahaan Klarifikasi dan Minta Maaf

Iklan Indosat Dinilai Rendahkan Zakat, POROZ Tuntut Perusahaan Klarifikasi dan Minta Maaf

Materi iklan luar ruang salah satu operator seluler IM3 Indosat dinilai rendahkan zakat. POROZ menyampaikan protes dan keberatan terhadap materi iklan Indosat.
Final Four Proliga 2026: Bullent Karsioglu Nilai Megawati Hangestri Cs Banyak Lakukan Kesalahan Usai Kalah dari Jakarta Electric PLN

Final Four Proliga 2026: Bullent Karsioglu Nilai Megawati Hangestri Cs Banyak Lakukan Kesalahan Usai Kalah dari Jakarta Electric PLN

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro harus menelan kekalahan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 setelah takluk 2-3 dari Jakarta Electric PLN.
Inflasi Terkendali di Tengah Lebaran, BI Klaim Sinergi Pemerintah Jadi Kunci Harga Tetap Stabil

Inflasi Terkendali di Tengah Lebaran, BI Klaim Sinergi Pemerintah Jadi Kunci Harga Tetap Stabil

Penurunan ini menjadi sinyal kuat bahwa tekanan harga mulai mereda, bahkan di tengah lonjakan permintaan saat hari besar keagamaan nasional (HBKN) Idulfitri.
Gara-gara Ratu Voli Korea, Pengganti Megawati Hangestri Ini Lebih Pilih Rival Red Sparks Sebagai Destinasi Selanjutnya

Gara-gara Ratu Voli Korea, Pengganti Megawati Hangestri Ini Lebih Pilih Rival Red Sparks Sebagai Destinasi Selanjutnya

Pemain muda asal Mongolia pengganti Megawati Hangestri di Red Sparks, Inkushi, resmi meninggalkan tim asal Kota Daejeon itu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT