News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors

Media Vietnam kaget melihat kabar pemain Timnas Indonesia di Belanda dikabarkan diskors gara-gara masalah administrasi kewarganegaraan. Apa kata media Vietnam?
Jumat, 3 April 2026 - 10:15 WIB
Justin Hubner, berseragam Timnas Indonesia
Sumber :
  • instagram justinhubner5

tvOnenews.com - Media Vietnam turut menyoroti kasus yang menimpa pemain Timnas Indonesia yang bermain di Liga Belanda.

Dari yang semula hanya menyangkut Dean James, kasus ini justru melebar ke semua klub dan banyak pemain keturunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua ini bermula dari laporan tim NAC Breda yang merasa ada yang janggal dengan status Dean James di Go Ahead Eagles.

Kecurigaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan melaporkan kepada KNVB.

Laporan ini langsung diproses oleh KNVB dan terjadi pemeriksaan besar-besaran.

Akibatnya, kini 4 pemain Timnas Indonesia di Belanda untuk sementara diskors alias tidak ikut bermain dalam pertandingan selama proses penyelidikan masih berlangsung.

"Empat pemain Timnas Indonesia diskors dari bermain di Belanda karena skandal paspor," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Empat pemain timnas Indonesia di Belanda telah dilarang sementara untuk berkompetisi karena masalah yang berkaitan dengan kewarganegaraan mereka," lanjutnya.

Keempat pemain Timnas Indonesia tersebut adalah Dean James, Justin Hubner, Tim Geypens, dan Nathan Tjoe-A-On.

"Pada tanggal 2 April, surat kabar Belanda Telegraaf melaporkan bahwa beberapa pemain yang saat ini berkompetisi di liga nasional Belanda, termasuk empat pemain tim nasional Indonesia, telah diskors untuk menghindari risiko hukum terkait kewarganegaraan mereka. Mereka adalah Dean James (Go Ahead Eagles), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Tim Geypens (FC Emmen), dan Nathan Tjoe-A-On (Willem II)," tulis media Vietnam, Soha.

Tidak hanya pemain Timnas Indonesia, ternyata juga ada 20 pemain lainnya yang berhadapan dengan masalah serupa.

Kebanyakan dari mereka adalah pemain keturunan, termasuk juga yang memilih untuk menjadi warga negara Suriname.

"Sekitar 20 pemain lain yang saat ini bermain di Belanda berada dalam situasi yang serupa," tulis media Vietnam, Soha.

"Alasannya bermula dari fakta bahwa para pemain tersebut telah memperoleh kewarganegaraan Indonesia, tetapi catatan permainan mereka masih mencantumkan mereka sebagai warga negara Belanda, dan mereka tidak terdaftar sebagai pekerja di luar Uni Eropa (UE)," lanjutnya.

Kasus ini tentu menyita perhatian publik karena menyeret banyak pemain dan klub.

"Menurut Sporza, ketika seorang warga negara secara sukarela memperoleh kewarganegaraan lain, mereka tidak akan lagi dianggap sebagai warga negara Belanda dalam catatan pendaftaran mereka. Tanpa kewarganegaraan Belanda, para pemain ini diklasifikasikan sebagai "non-UE," yang berarti mereka harus memiliki izin tinggal dan kerja yang sah untuk berkompetisi secara profesional. Namun, banyak yang saat ini tidak memenuhi persyaratan ini," tulis media Vietnam, Soha.

"Dari satu kasus awal, masalah tersebut dengan cepat menyebar seperti efek domino, memengaruhi sekitar 25 pemain. Menghadapi situasi ini, Federasi Sepak Bola Belanda terpaksa turun tangan secara tegas. Pekan lalu, organisasi tersebut memerintahkan para pemain dengan izin kerja yang tidak jelas untuk menangguhkan bermain dan berlatih. Banyak klub segera mematuhi perintah tersebut, termasuk NEC Nijmegen, FC Emmen, Go Ahead Eagles, dan Heracles Almelo," lanjutnya.

Sementara itu, hanya Maarten Paes yang posisinya aman karena Ajax sudah melakukan prosedur yang tepat saat memboyong kiper andalan John Herdman tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, ada juga Miliano Jonathans yang kini masih dalam pemulihan cedera.
(far)


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).
Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Makkarawa, kakek penjual balon mengaku kerap memberikan balon secara gratis kepada anak-anak yang menangis ingin membeli, sementara orang tuanya tidak memiliki uang. Baginya, melihat anak-anak tersenyum jauh lebih berarti.
Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

98 Resolution Network nilai Prabowo mampu bangun stabilitas di tengah ketidakpastian geopolitik
Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Rider Aprilia, Marco Bezzecchi, tampil nyaris sempurna pada balapan utama di MotoGP 2026 yang sudah berjalan tiga seri.
Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Menariknya, Ramon Tanque punya ciri khas sendiri dalam melakukan selebrasinya ketika mencetak gol. 
Akui Ada Obrolan Perpanjang Kontrak, Ini Alasan Bojan Hodak Tunda Kesepakatan dengan Persib

Akui Ada Obrolan Perpanjang Kontrak, Ini Alasan Bojan Hodak Tunda Kesepakatan dengan Persib

Ikatan kerja sama pelatih asal Kroasia ini selesai pada akhir musim 2025/2026. Kinerja apik Persib di musim ini pun membuat jasa Bojan Hodak dianggap masih layak untuk menukangi tim.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, telah memanggil 26 pemain yang dibawa untuk Piala AFF U-17 2026. Ini menjadi turnamen pertama Kurniawan setelah menjabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT