NAC Breda Gugat KNVB Karena Dean James, Fokus Minta Pertandingan Ulang Walau Federasi di Ujung Tanduk
- Instagram @dean11james
Jakarta, tvOnenews.com - NAC Breda memantapkan diri untuk menggugat Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB setelah federasi tak mengabulkan keinginan klub untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles yang diperkuat oleh pemain Timnas Indonesia, Dean James.
Sidang pertama antara NAC Breda melawan KNVB yang berlangsung di Pengadilan Utrecht Selasa (28/4/2026) ini menjadi sorotan karena berpotensi bisa berdampak besar pada kompetisi secara keseluruhan.
Kasus ini bermula dari laga yang digelar pada 15 Maret lalu, di mana NAC Breda harus menelan kekalahan telak 0-6. Namun di balik hasil tersebut, muncul fakta mengejutkan bahwa salah satu pemain Go Ahead Eagles, Dean James, ternyata tidak memenuhi syarat untuk bermain.
Pemain bertahan tersebut diketahui telah kehilangan kewarganegaraan Belanda pada 2025 setelah memilih membela Timnas Indonesia. Kondisi itu membuatnya seharusnya tidak bisa tampil tanpa izin kerja resmi. Meski demikian, ia tetap dimainkan sebagai starter dalam pertandingan tersebut.
Merasa dirugikan, NAC Breda langsung mengajukan protes kepada KNVB. Federasi pun mengakui bahwa secara aturan, NAC berada di pihak yang benar. Namun, KNVB menolak permintaan untuk mengulang pertandingan dengan alasan ketidaktahuan yang terjadi secara luas dalam kasus tersebut.
Tidak puas dengan keputusan tersebut, NAC Breda membawa masalah ini ke ranah hukum. Mereka berharap pengadilan memutuskan agar laga tersebut diulang, mengingat dampaknya sangat krusial bagi posisi mereka di klasemen.
Kuasa hukum NAC menegaskan bahwa perkara ini murni soal aturan, bukan perasaan.
“Ini bukan tentang sentimen, melainkan aturan yang jelas. Ini soal memainkan pemain yang tidak memenuhi syarat. Alasannya tidak relevan,” tegasnya dalam sidang di Utrecht, dikutip dari laman NU NL, Selasa (28/4/2026).
Di sisi lain, KNVB khawatir jika gugatan NAC dikabulkan, maka akan memicu gelombang protes dari klub lain. Pasalnya, setelah kasus Dean James mencuat, terungkap bahwa ada banyak pemain lain yang juga sempat tampil tanpa status yang sah pada musim ini.
Beberapa nama bahkan disebut, seperti Tjaronn Chery dari NEC Nijmegen dan kiper FC Groningen, Etienne Vaessen. Meski kini mereka sudah kembali memenuhi syarat bermain, sebelumnya mereka sempat tampil dalam kondisi yang melanggar aturan.
Diperkirakan lebih dari 100 pertandingan di kompetisi Belanda musim ini melibatkan pemain yang tidak sah. Hal inilah yang membuat KNVB bersikeras menolak pengulangan pertandingan.
“Ini bukan situasi yang sederhana. Ada banyak hal yang dipertaruhkan, bukan hanya satu pertandingan,” ujar perwakilan KNVB.
Pihak federasi juga menekankan bahwa keputusan yang diambil sudah mempertimbangkan kepentingan sepak bola profesional secara keseluruhan. Mereka khawatir citra kompetisi akan rusak jika pertandingan ditentukan di ruang sidang, bukan di lapangan.
“Kompetisi bisa mengalami kerusakan besar secara reputasi. Pertandingan seharusnya ditentukan di lapangan, bukan di pengadilan,” lanjutnya.
Putusan pengadilan dijadwalkan akan diumumkan pada Senin (4/5/2026) pukul 12.00 waktu setempat. Hasilnya bisa menjadi penentu nasib NAC Breda yang saat ini berada di posisi ke-17 klasemen, zona yang berpotensi membuat mereka terdegradasi ke kasta kedua, Keuken Kampioen Divisie.
Jika gugatan dikabulkan, NAC akan mendapat kesempatan kedua untuk meraih poin penting demi bertahan di liga utama. Namun jika ditolak, maka kekalahan 0-6 tersebut akan tetap sah dan perjuangan mereka menghindari degradasi akan semakin berat.
Kasus ini pun berpotensi menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah sepak bola Belanda musim ini.
Load more