Negara Peserta Piala Dunia 2026 Ini Didesak Ikut FIFA ASEAN Cup, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?
- PSSI
Jakarta, tvOnenews.com — Kabar mengejutkan datang dari Negeri Kanguru. Media-media Australia kini ramai mendorong tim nasional mereka, Socceroos, untuk turut serta dalam ajang perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung September hingga Oktober mendatang.
Dorongan dari para jurnalis dan pengamat sepak bola Australia ini bukan tanpa alasan. Mereka menilai turnamen bergengsi yang digagas langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino tersebut merupakan panggung ideal untuk mengembangkan sistem pembinaan Timnas Australia ke depan.
Bukan sekadar wacana, sejumlah diskusi di internal komunitas sepak bola Australia bahkan sudah membahas kemungkinan menurunkan skuad terbaik mereka.
“Australia seharusnya ikut berpartisipasi, dan bahkan berpotensi membawa skuad terbaik mereka (Australia A). Ini akan menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk memperkenalkan para pemain ke dalam sistem tim nasional,” demikian kutipan yang beredar dari kalangan media Australia sperti dikutip dari akun Instagram @asean.football.
![]()
Keikutsertaan Australia bukan hanya soal prestasi, melainkan juga sebagai sarana uji coba pemain muda berbakat sebelum panggung yang lebih besar. Turnamen ini dianggap sebagai laboratorium sempurna untuk membangun chemistry tim dan memperdalam kedalaman skuad jelang turnamen internasional di masa mendatang.
Meski kehadiran Socceroos diprediksi bakal mendongkrak nilai jual kompetisi, ada ganjalan dari sisi geografis dan tradisi karena banyak pihak menilai kehadiran negara di luar zona Asia Tenggara bisa "menodai" identitas turnamen yang selama ini menjadi milik negara-negara ASEAN.
Jika benar Australia bergabung, tantangan bagi Timnas Indonesia tentu semakin berat. Berdasarkan ranking FIFA terkini, delapan negara peserta Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 sudah mencakup tim-tim tangguh seperti Thailand (93), China (94), Vietnam (99), Indonesia (122), Filipina (135), India (136), Malaysia (138), dan Singapura (147). Bayangkan jika Socceroos yang kini berada di peringkat atas Asia turut meramaikan persaingan ini.
Turnamen ini sendiri digagas langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino saat menghadiri KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur pada 26 Oktober 2025, dan akan berbeda dari format Piala AFF yang sudah dikenal luas. Berbeda pula dari turnamen regional sebelumnya, FIFA ASEAN Cup digelar dalam jendela internasional resmi FIFA, sehingga klub-klub wajib melepas pemain mereka.
Format yang diusulkan melibatkan delapan tim di Divisi 1 yang dibagi dalam dua grup, sementara enam tim lainnya bermain di Divisi 2. Indonesia sendiri sudah dipastikan menjadi tuan rumah untuk Divisi 1.
Kompetisi ini tidak menggunakan babak semifinal setelah fase grup, juara dari masing-masing grup langsung bertemu di final. Artinya, tidak ada ruang untuk kesalahan bagi Garuda jika ingin mengangkat trofi perdana di depan pendukung kandang.
Juara Divisi 1 kabarnya akan mendapatkan hadiah sebesar 1 juta dolar AS atau setara sekitar Rp17,3 miliar, dan detail resmi mengenai regulasi serta jadwal lengkap FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan diumumkan paling lambat 1 Juni 2026. (fan)
Load more