2 Pemain Timnas Indonesia yang Bikin Vietnam Waswas Jelang Piala AFF 2026, Siapa Mereka?
- Kita Garuda
tvOnenews.com - Persaingan menuju Piala AFF 2026 mulai memanas bahkan sebelum bola bergulir. Bukan hanya soal persiapan tim dan jadwal pertandingan, langkah Timnas Indonesia menambah kekuatan lewat naturalisasi juga menjadi sorotan negara-negara pesaing.
Media Vietnam secara terbuka mengaku mewaspadai dua calon pemain naturalisasi Indonesia, yakni Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Kehadiran keduanya dinilai berpotensi menambah kekuatan skuad Garuda yang akan bersaing di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Lantas, siapa sebenarnya dua pemain yang membuat media Vietnam mulai waspada?
Media Vietnam Soha menyoroti proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker yang telah memperoleh persetujuan dari DPR RI pada pekan lalu.
Menurut media tersebut, kedua pemain masih tergolong "misterius" karena belum banyak dikenal publik Asia Tenggara.
Meski demikian, Vietnam tetap menilai keduanya sebagai tambahan kekuatan yang patut diantisipasi.
“Indonesia telah menaturalisasi dua bintang misterius, menyebabkan kekhawatiran bagi timnas Vietnam,” tulis Soha, Selasa (16/6/2026).
Apabila seluruh proses administrasi naturalisasi dan perpindahan federasi berjalan lancar, Luke Vickery dan Mitchell Baker diperkirakan sudah bisa memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026.
Siapa Luke Vickery?
- instagram.com/mfcbulls/
Luke Vickery merupakan pesepak bola berdarah Australia yang saat ini bermain untuk klub Macarthur FC di kompetisi A-League Australia.
Pemain tersebut telah menembus skuad utama klub dan mendapatkan pengalaman tampil di salah satu liga terbaik di kawasan Asia-Pasifik.
Pengalaman bermain di kompetisi profesional menjadi nilai tambah yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas lini permainan Timnas Indonesia.
Jika resmi memperkuat Garuda, Luke berpotensi menjadi salah satu opsi baru bagi pelatih dalam memperdalam kualitas skuad yang akan menjalani jadwal padat sepanjang turnamen.
Mitchell Baker juga masuk radar Vietnam
- Instagram - Noor Korompot
Selain Luke Vickery, nama Mitchell Baker ikut menjadi perhatian.
Mitchell saat ini memperkuat Vermont Green FC, klub yang berkompetisi di USL League Two di Amerika Serikat. Meski berasal dari kompetisi pengembangan, Mitchell dinilai memiliki potensi besar berkat pengalaman sepak bola di luar negeri.
Media Vietnam menilai Indonesia terus menunjukkan keseriusan dalam memperkuat tim melalui pemain diaspora.
“Jelas bahwa tim nasional Indonesia masih aktif mengejar strategi naturalisasi untuk memperkuat tim nasionalnya (termasuk tim U23),”
Media tersebut kemudian menambahkan, “Langkah ini menimbulkan tantangan signifikan bagi para pesaingnya, termasuk tim nasional Vietnam."
Ketegangan semakin terasa karena Indonesia dan Vietnam memang berada dalam grup yang sama pada Piala AFF 2026.
Berdasarkan hasil undian, Grup A dihuni oleh:
- Indonesia
- Vietnam
- Singapura
- Kamboja
- Timor Leste
Sementara Grup B diisi oleh Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Brunei Darussalam.
Format turnamen masih menggunakan sistem round-robin, di mana setiap tim memainkan empat pertandingan fase grup dengan komposisi dua laga kandang dan dua laga tandang.
Hanya juara grup dan runner-up yang berhak melaju ke babak semifinal sehingga setiap pertandingan diprediksi berlangsung ketat.
Jadwal Indonesia vs Vietnam diprediksi menjadi laga penentu
Salah satu pertandingan yang paling dinantikan tentu duel Indonesia kontra Vietnam.
Kedua tim dijadwalkan bertemu pada 3 Agustus 2026 dalam laga keempat fase grup. Pertandingan tersebut diperkirakan menjadi penentu peluang kedua negara untuk lolos ke semifinal.
Timnas Indonesia akan menggunakan Stadion Pakansari, Bogor, sebagai kandang selama fase grup. Apabila berhasil melangkah ke semifinal, Garuda direncanakan kembali menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Turnamen edisi 2026 memiliki beberapa hal yang berbeda dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Selain digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, kompetisi berlangsung di tengah musim kemarau Asia Tenggara.
Kondisi cuaca diperkirakan menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh peserta karena suhu tinggi dapat memengaruhi kebugaran pemain selama menjalani jadwal pertandingan yang padat.
Beberapa negara juga menggunakan stadion berbeda dari biasanya. Malaysia, misalnya, tidak dapat memakai Stadion Bukit Jalil karena masih direnovasi untuk SEA Games 2027 sehingga berpindah ke Stadion Kuala Lumpur.
Singapura akan memainkan laga kandang di Stadion Jalan Besar yang menggunakan rumput sintetis karena National Stadium dipakai untuk agenda nasional.
Sementara Timor Leste menyewa Stadion Chonburi di Thailand lantaran stadion di negaranya belum memenuhi standar FIFA.
Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang terus memanfaatkan jalur naturalisasi untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia di berbagai kelompok umur.
Kebijakan tersebut telah menghadirkan sejumlah pemain diaspora yang mampu meningkatkan kedalaman skuad sekaligus memperbesar persaingan di setiap posisi.
Kehadiran Luke Vickery dan Mitchell Baker dinilai menjadi kelanjutan dari strategi tersebut.
Dengan materi pemain yang semakin kompetitif, Indonesia diharapkan mampu bersaing lebih kuat menghadapi negara-negara unggulan Asia Tenggara, termasuk Vietnam yang berstatus juara bertahan.
Kini menarik dinantikan apakah dua pemain naturalisasi tersebut benar-benar akan memperkuat Garuda di Piala AFF 2026.
Jika seluruh proses selesai tepat waktu, bukan tidak mungkin Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi senjata baru Indonesia sekaligus ancaman nyata bagi Vietnam dalam perebutan tiket menuju semifinal.
(tsy)
Load more