Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee. Ia menilai skuad Garuda tampil sangat baik saat kedua tim bertemu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Singapura menghadapi Indonesia pada laga Grup A di SUGBK, Jakarta, Jumat. The Lions harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah kalah dengan skor 0-2.
Dua gol Indonesia dicetak Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny. Ragnar membuka keunggulan Garuda sebelum Romeny menambah gol melalui eksekusi penalti.
Lee mengakui Indonesia memang memiliki kualitas yang membuat timnya kesulitan. Pelatih berusia 36 tahun itu juga mengaku sudah mengetahui kekuatan Garuda sebelum pertandingan.
“Selamat kepada Indonesia. Menurut saya, mereka adalah tim yang sangat bagus malam ini,” ujar Lee dalam konferensi pers setelah pertandingan.
“Kami sudah mengetahui hal itu sebelum pertandingan. Kami tahu bahwa mereka adalah tim yang kuat,” lanjutnya.
Lee kemudian mengevaluasi penampilan anak asuhnya pada babak pertama. Menurutnya, Singapura tampil tanpa kepercayaan diri sehingga sulit mengimbangi permainan Indonesia.
“Sayangnya, seperti yang sudah kami bicarakan sebelumnya di ruang ganti, kami tidak cukup percaya kepada diri sendiri sejak awal pertandingan,” kata Lee.
Kondisi tersebut paling terlihat pada paruh pertama pertandingan. Singapura lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan ketika Indonesia terus memberikan tekanan.
Lee kemudian melakukan sejumlah penyesuaian saat jeda. Perubahan tersebut membuat permainan The Lions terlihat lebih berani pada babak kedua.
Menurut Lee, Singapura mulai mampu memberikan tekanan kepada Indonesia setelah turun minum. Ia pun mengapresiasi respons para pemainnya sepanjang paruh kedua.
Situasi menjadi semakin sulit setelah Singapura kehilangan satu pemain. Safuwan Baharudin menerima kartu merah pada menit ke-70 sehingga The Lions harus bermain dengan 10 orang.
Meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit, Singapura tidak sepenuhnya bertahan. Mereka tetap mencoba menekan dan mencari celah untuk mencetak gol.
“Bahkan setelah kami bermain dengan 10 pemain, kami tetap berusaha memberikan tekanan dan mencari peluang,” ujar Lee. Ia menilai sikap tersebut menjadi salah satu hal yang patut diapresiasi.
“Itu juga merupakan sesuatu yang harus kami banggakan,” lanjut pelatih muda tersebut. Lee tetap melihat ada sisi positif dari perjuangan anak asuhnya meski harus mengakhiri laga dengan kekalahan.
Hasil tersebut membuat Singapura belum mendapatkan poin dari pertandingan pertama. The Lions kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup A.
Indonesia dan Malaysia berada di dua posisi teratas dengan koleksi tiga poin. Garuda menempati peringkat kedua, sedangkan Malaysia berada di puncak setelah menang 3-0 atas Bangladesh.
Singapura masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya. The Lions akan menghadapi Bangladesh di SUGBK pada Senin (28/9/2026) pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada hari yang sama. Duel dua tim teratas Grup A tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WIB di SUGBK.
(sub)
Load more