News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terekam CCTV Upaya Penyulundupan Sabu Ke Lapas

Jumat, 26 Februari 2021 - 22:30 WIB
  • Reporter :

Tulungagung, Jawa timur – Upaya penyelundupan Narkoba jenis sabu ke Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Klas IIB Tulungagung, Jawa Timur ( Jatim) berhasil digagalkan. Modusnya adalah dengan cara melemparkan barang haram tersebut dari luar tembok tinggi ke dalam lapas. Meskipun kejadian itu terekam kamera pengawas atau Closed-circuit Television  (CCTV), pihak lapas masih kesulitan mengidentifikasi pelaku karena motor yang pelaku kendarai tanpa pelat nomor.

Dari rekaman CCTV terlihat dua orang berhenti di tembok sisi utara lapas. Petugas yang melihat gerak-gerik mencurigakan, mengamati keduanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya pemantauan dari saudara Ardian yang bertugas di menara dua, saat itu langsung menghubungi hp Karutan bahwa ada dua orang laki-laki dengan menggunakan kendaraan Scoopy matic tanpa pelat nomor, itu berada di tepi tembok utara pagar keliling lapas,” ujar Kepala Lapas Tulungagung, Tunggul Buwono.

Salah satu dari pelaku kemudian melemparkan sebuah barang ke dalam lapas. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku kabur ke arah timur. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 22 Februari 2021, pukul 10.40 WIB.

Pada saat pelemparan terjadi, wilayah tersebut baru diguyur hujan deras, sehingga warga binaan sedang berada di dalam blok masing-masing.

Petugas yang melihat langsung kejadian ini langsung mengecek ke area lapas yang menjadi tempat mendaratnya barang tersebut. Benar saja, mereka menemukan sebuah bungkusan di antara tembok tinggi dan blok tahanan. Barang tersebut dibungkus dengan batu sebagai pemberat dan dilapisi dengan lakban. Setelah dibuka, bingkisan itu berupa dua paket sabu.

Pihak lapas kemudian berkoordinasi dengan polisi untuk memeriksa dan menimbang barang haram ini. Total bobotnya adalah 8,39 gram. Kini Satuan Narkoba Polres Tulungagung tengah mengidentifikasi siapa dua orang yang melempar sabu, dan untuk siapakah paket tersebut ditujukan.

Pihak lapas mencatat, kasus pelemparan ini merupakan yang pertama kali terungkap dalam tahun 2021. Pada tahun 2020 lalu, petugas menggagalkan aksi serupa sebanyak lima kali. Peristiwa semacam ini biasanya terjadi pada pagi dan sore hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu pihak lapas akan mengintensifkan pengamanan di jam-jam rawan tersebut. (act)

Lihat juga: BNN BERHASIL GAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN 436 KG SABU

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
ADVERTISEMENT