News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNN Berhasil Mengungkap Peredaran Sabu 581,31 KG di Tiga Wilayah di Aceh | tvOne

Rabu, 5 Mei 2021 - 19:59 WIB
  • Reporter :

Jakarta, Klik Disini - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengungkap tiga jaringan sindikat peredaran narkoba internasional dengan menyita total 581,31 kilogram sabu. “Dalam kurun waktu 20-27 April 2021, BNN berhasil mengungkap tiga jaringan sindikat narkotika internasional, baik yang berasal dari Golden Crescent, dibuktikan dari beberapa alat bukti yang berasal dari Pakistan, kemudian jaringan Malaysia, dan jaringan Golden Triangle dari Myanmar,” kata Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose saat jumpa pers di Kantor BNN, Jakarta, Rabu (5 Mei 2021).

Ia menerangkan, 581,31 kg metamfetamin/sabu-sabu itu disita oleh BNN di tiga lokasi berbeda, yaitu di Aceh Besar, Provinsi Aceh pada 21 April 2021; Aceh Timur, Provinsi Aceh pada 20 April; dan perairan dekat Pulau Burung, Kepulauan Riau, pada 27 April 2021. Setidaknya, ada tujuh tersangka yang ditahan oleh BNN karena mereka tertangkap tangan menyelundupkan sabu. Dari tujuh orang itu, satu di antaranya merupakan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Usman Sulaiman. “Dari hasil penggeledahan di dalam kendaraan (Usman), petugas menemukan sabu seberat 26,66 kilogram yang disembunyikan di bawah wiper, bemper depan, dan jok belakang,” terang Petrus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usman diyakini terlibat dalam peredaran sabu sindikat Malaysia; Aceh; Medan, Sumatera Utara; sampai Jambi. “Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi tentang peredaran narkoba di wilayah Bireuen, yang dilanjutkan dengan penyelidikan dan pembuntutan terhadap kendaraan para pelaku,” terang Petrus.

Sebelum sampai ke tangan Usman, paket sabu itu, yang dibungkus dengan plastik berwarna hitam, dibawa dari Malaysia masuk Indonesia menggunakan perahu kayu lewat jalur laut. Dari kapal kayu itu, paket sabu kemudian dibawa sampai ke parkiran masjid di daerah Idi Rayeuk, Aceh Timur. Di lokasi itu, petugas menangkap MH, baru setelahnya petugas menangkap Usman di parkiran masjid di daerah Gampong Beusa Meuranoe, Aceh Timur. Di samping MH dan Usman, petugas juga menangkap RU.

Sementara itu, pengungkapan jaringan sindikat narkoba asal Golden Crescent (Bulan Sabit Emas) berawal dari temuan sebuah rumah yang dijadikan gudang penyimpanan narkoba di daerah Darussalam, Aceh Besar. “Di TKP, petugas menyita 420 boks plastik yang berisi sabu sebesar 536,84 kilogram dari tersangka berinisial BU. Dari hasil penyelidikan, sabu ini berasal dari Pakistan yang dibawa ke Aceh melalui jalur laut,” kata kepala BNN RI menjelaskan.

Di jalur laut, paket sabu itu diselundupkan oleh anak buah kapal (ABK) kapal pencari ikan tuna. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan HY di Jalan Lintas Meulaboh-Banda Aceh. Petugas juga menangkap MUR di Aceh Besar dan dua warga binaan lembaga permasyarakatan, yaitu AM dan MT. “Tim penyidik saat ini sedang mendalami dugaan keterlibatan warga asing berinisial AZ,” kata dia.

Terakhir, BNN bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan RI mengungkap penyelundupan sabu seberat 17,81 kilogram di perairan sekitar Pulau Burung pada 27 April 2021. “Tim gabungan melakukan patroli di sekitar Pulau Burung dan memberhentikan sebuah kapal kayu KM Tohor Jaya yang mencurigakan. Kapal kemudian dibawa ke Kanwil DJBC Khusus Kepri dan dari hasil penggeledahan petugas mengamankan dua tabung gas berisi 17 bungkus teh China berisi sabu dan menahan seorang tersangka berinisial SU,” terang Petrus.

Sabu itu diyakini berasal dari Golden Triangle (Segitiga Emas). Golden Triangle atau Segitiga Emas merupakan penghasil opium dan sabu-sabu terbesar di Asia Tenggara yang digerakkan oleh sejumlah gembong narkotika bersama kelompok bersenjata di daerah-daerah pedalaman dan pegunungan di perbatasan Myanmar, Thailand, dan Laos. Paket sabu-sabu murni buatan Golden Triangle biasanya mudah dikenali, karena kemasannya yang rapi dan khas. Umumnya, sabu-sabu buatan Golden Triangle dikemas dalam bungkus teh berwarna keemasan atau hijau. (ari/ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Lihat juga Komisi IX DPR Meninjau Kesiapan RS Darurat Wisma Atlet)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Diduga Korsleting, Kebakaran di Kalideres dan Tanjung Duren Telan Lima Korban Jiwa
01:11

Diduga Korsleting, Kebakaran di Kalideres dan Tanjung Duren Telan Lima Korban Jiwa

Kebakaran melanda kawasan permukiman di wilayah Kalideres dan mengakibatkan kerusakan serius pada bangunan rumah susun Polri pada Jumat siang. 

Jangan Lewatkan

Terungkap Sosok Perawat yang Dilaporkan Nina Saleha terkait Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Inisialnya "N"

Terungkap Sosok Perawat yang Dilaporkan Nina Saleha terkait Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Inisialnya "N"

Nina Sahela melaporkan sosok perawat berinisial “N” terkait kasus bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Harga BBM Nonsubsidi Meroket Naik, Celios Ingatkan Pengawasan BBM Subsidi

Harga BBM Nonsubsidi Meroket Naik, Celios Ingatkan Pengawasan BBM Subsidi

PT Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi per 16 April 2026. Adapun BBM nonsubsidi yang harganya naik, di antaranya, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Dedi Mulyadi Jadi Guru Fisika Dadakan di Sekolah, Jelaskan soal Manfaat Sawit sebagai Bahan Bakar

Dedi Mulyadi Jadi Guru Fisika Dadakan di Sekolah, Jelaskan soal Manfaat Sawit sebagai Bahan Bakar

Momen unik terjadi ketika Dedi Mulyadi sedang kunjungan ke sebuah sekolah. Gubernur Jawa Barat mendadak jadi guru fisika yang mengajarkan soal minyak sawit.
Serang Monbebe Pakai Aegyo, Monsta X Tahu Tren Gak Mau Pulang Maunya Digoyang

Serang Monbebe Pakai Aegyo, Monsta X Tahu Tren Gak Mau Pulang Maunya Digoyang

Monsta X berhasil menggelar konser pertama mereka di Indonesia. Dipromotori oleh Lit Xperience, konser ini bertajuk "2026 Monsta X World Tour [The X: Nexus] live in Jakarta".
Rekap Hasil UFC Winnipeg: Mike Malott Menang TKO, Gillbert Burns Putuskan Pensiun

Rekap Hasil UFC Winnipeg: Mike Malott Menang TKO, Gillbert Burns Putuskan Pensiun

Rekap hasil UFC Winnipeg, di mana Mike Malott berhasil mengalahkan Gillbert Burns lewat TKO hingga membuat lawannya memutuskan pensiun.
Fakta-fakta Wanita di Serpong Utara Dibunuh Mantan Suami karena Sakit Hati, Cara Eksekusinya Bikin Merinding

Fakta-fakta Wanita di Serpong Utara Dibunuh Mantan Suami karena Sakit Hati, Cara Eksekusinya Bikin Merinding

Kini, pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya untuk proses hukum lebih lanjut.
Fakta-Fakta Kebakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga di Jakarta Barat: Dekat Pompa Listrik Ada Thinner hingga Mesin Pompa Air Masih Tercolok

Fakta-Fakta Kebakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga di Jakarta Barat: Dekat Pompa Listrik Ada Thinner hingga Mesin Pompa Air Masih Tercolok

Fakta-fakta kebakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mulai terungkap. 
Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Main di Kandang Timnas Indonesia, Duo Legenda Inter Milan Bicara Jujur soal Atmosfer SUGBK usai Clash of Legends

Dua legenda sepak bola dunia yang pernah membela Inter Milan bicara jujur soal Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kandang Timnas Indonesia itu mendapatkan pujian setelah Clash of Legends.
Belum Juga Kick-off, Media Vietnam Sudah 'Ejek Timnas Indonesia U17

Belum Juga Kick-off, Media Vietnam Sudah 'Ejek Timnas Indonesia U17

Media Vietnam mulai tekan mental Timnas U17 Indonesia jelang laga kontra Vietnam di ASEAN U17 Cup 2026, saat Garuda Muda wajib menang demi lolos semifinal.
Giovanna Milana Menangis, Sahabat Megawati Hangestri Gagal Bawa NEC Red Rockets Lolos ke Final Liga Voli Jepang 2025-2026

Giovanna Milana Menangis, Sahabat Megawati Hangestri Gagal Bawa NEC Red Rockets Lolos ke Final Liga Voli Jepang 2025-2026

Giovanna Milana tak kuasa menahan air matanya setelah sahabat Megawati Hangestri itu gagal membawa NEC Red Rockets lolos ke partai final Liga Voli Jepang 2025-2026.
ADVERTISEMENT