News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SADIS! Kepergok Curi Pakaian Dalam Sang Ibu, Anak 11 Tahun Tewas Dicekik Ayah Tiri

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:16 WIB
  • Reporter :

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kisah tragis dialami sebuah keluarga di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu malam (28/6/2025), tepatnya di Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, ramai warga berkerumun di salah satu rumah. 

Kedatangan warga kala itu karena mendengar berita adanya Pembunuhan yang terjadi di dalam rumah ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semakin malam, kerumunan warga saat itu semakin ramai hingga menutupi tampak depan rumah tersebut. 

Informasi adanya pembunuhan di dalam rumah ini ternyata benar adanya. 

Polisi yang datang malam itu langsung membentangkan garis polisi di sekeliling rumah. 

Warga pun geger. Korban dari pembunuhan di dalam rumah ini ternyata seorang anak yang berusia 11 tahun. 

Awal mula pembunuhan itu terjadi ketika SP datang ke rumah korban untuk menjemput istrinya. 

Saat itu Nur Indana Zulfa sedang bersama kedua anaknya di ruang tamu rumahnya. 

Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba keduanya berselisih tepat di hadapan kedua anak Nur Indana Zulfa. 

Diketahui belakangan, Nur Indana Zulfa sudah 10 hari berada di rumah itu bersama anaknya karena menghindari keributan dengan SP, suami barunya. 

Namun tanpa alasan yang jelas, malam itu pelaku memaksa sang istri Nur Indana Zulfa untuk ikut bersamanya. Namun ajakan sang suami tak diindahkan oleh Nur Indana Zulfa. 

Atas penolakan itu pun membuat SP naik pitam. Alhasil, SP yang di luar kendali saat itu kembali berseru dengan sang istri. Keributan pun tak terhindarkan. 

Usai keributan terjadi, sang istri pun akhirnya menuruti kemauan pelaku untuk keluar dari rumah itu. 

Namun, tak beberapa lama setelah meninggalkan rumah, ternyata SP kembali masuk ke dalam rumah. 

Nur Indana Zulfa pun tak mengetahui apa maksud dan tujuan SP masuk kembali ke dalam rumah. 

Usai masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mematikan seluruh lampu yang ada di dalam rumah itu. 

Usai menunggu cukup lama, Nur Indana Zulfa mulai curiga dengan gerak-gerik suaminya yang tak kunjung kembali menemuinya di luar rumah. 

Nur Indana Zulfa menyusul sang suami, menemukan rumahnya dalam kondisi gelap. 

Nur Indana Zulfa semakin curiga akan adanya ketidakberesan di dalam rumahnya. 

Ketika masuk ke dalam rumah, ibu korban melihat suaminya dengan tergesa-gesa meninggalkan rumah melalui pintu belakang. 

Melihat pelaku kabur, Nur Indana Zulfa sempat mengejar suaminya. 

Tidak bisa mempertahankan suaminya saat itu, Nur Indana Zulfa langsung menuju kembali ke dalam rumah. 

Langkah sang ibu yang memiliki kecurigaan tinggi malam itu langsung mengarah ke kamar mandi. Kecurigaan sang ibu pun benar terjadi. Dirinya menemukan SA, anak kesayangannya sudah tidak bernyawa di lantai kamar mandi. 

Dirinya pun langsung menggendong sang anak untuk membawanya ke rumah sakit. 

Namun sayangnya nyawa sang anak tidak tertolong usai mendapatkan cekikan dari ayah tirinya malam itu. 

Entah apa yang ada di dalam pikiran pelaku hingga tega membabi buta membunuh anak tirinya yang masih berusia 11 tahun. 

Ternyata malam itu yang masih di bawah pengaruh alkohol datang ke rumah korban bermaksud untuk mencuri pakaian dalam milik ibu korban. 

Namun aksi pelaku saat itu diketahui oleh sang anak. Aksi pelaku mencuri pakaian dalam milik istrinya sendiri ternyata saran dari rekannya yang saat itu dalam kondisi mabuk berat. 

Saran tersebut dilakukan pelaku tidak lain untuk memperbaiki hubungan rumah tangganya yang sedang dalam kondisi buruk. 

Karena aksinya tidak mau diketahui oleh istrinya, pelaku pun dengan tega langsung menghabisi nyawa anak tirinya di dalam kamar mandi. 

Keadaan gelap gulita tersangka mencari pakaian dalam istrinya. Tetapi saat mencari ada korban yang memergoki.

Korban kemudian sempat memanggil ibunya. Tetapi karena tersangka ini panik, tersangka segera membawa korban ini ke salah satu kamar dan menghabisi nyawanya. 

Malam itu, jasad SA yang tiba di rumah sakit langsung diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. 

Usai dilakukan autopsi, polisi pun langsung mendapatkan petunjuk apa yang menyebabkan tewasnya anak berusia 11 tahun ini. 

Ternyata malam kejadian pembantaian itu, pelaku yang merupakan ayah tiri korban membawa SA ke kamar mandi dan langsung mencekik leher SA hingga korban kehabisan nafas dan meninggal dunia. 

Malam itu juga polisi melakukan perburuan terhadap pelaku pembunuhan bocah 11 tahun ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak berapa lama, polisi pun berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak serta pasal 338 KUHP tentang pembunuhan yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara. (awy)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Otoritas Israel Tanggung Jawab
01:41

TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Otoritas Israel Tanggung Jawab

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mendesak PBB segera menuntaskan investigasi terkait insiden penembakan tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan.
VIRAL! Warga Mataram Digegerkan Benda Mirip Torpedo di Pesisir Pantai
01:15

VIRAL! Warga Mataram Digegerkan Benda Mirip Torpedo di Pesisir Pantai

Warga dan wisatawan di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dihebohkan dengan penemuan benda misterius yang menyerupai torpedo. 
Usai Bunuh Ibu Kandung, Anak Gasak Emas 13 Gram Milik Korban
01:29

Usai Bunuh Ibu Kandung, Anak Gasak Emas 13 Gram Milik Korban

Seorang anak tega menghabisi nyawa ibu kandungnya dengan cara dimutilasi, dibakar, lalu mengubur jasad korban tidak jauh dari rumah mereka.
Penampakan Tumpukan Sampah di Permukiman Rusunawa Tambora
10:52

Penampakan Tumpukan Sampah di Permukiman Rusunawa Tambora

Tumpukan sampah plastik, styrofoam, hingga limbah rumah tangga menghampar di RT 10 RW 04 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu pagi. 
Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Tetap Utamakan Kepentingan Rakyat
04:13

Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Tetap Utamakan Kepentingan Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat kerja bersama jajaran Kabinet Merah Putih serta para pejabat kementerian, lembaga, dan badan di Istana Kepresidenan Jakarta.
Tinggal Kerangka, Sepeda Motor Terseret Truk Hingga Terbakar
03:03

Tinggal Kerangka, Sepeda Motor Terseret Truk Hingga Terbakar

Kecelakaan di Palangkaraya terjadi di Jalan Tjilik Riwut. Insiden bermula saat sepeda motor bertabrakan dengan truk yang tengah berputar balik dari arah berlawanan. 
Polisi Berhasil Tangkap Dua Pelaku Begal Sadis Wanita yang Hendak Pergi Ibadah
04:38

Polisi Berhasil Tangkap Dua Pelaku Begal Sadis Wanita yang Hendak Pergi Ibadah

Dua pelaku perampokan disertai penganiayaan terhadap dua perempuan yang hendak pergi ke gereja di Kota Semarang, Jawa Tengah, berhasil ditangkap polisi.
Presiden Prabowo Akan Kunjungi Pabrik Kendaraan Listrik Milik Grup Bakrie
02:19

Presiden Prabowo Akan Kunjungi Pabrik Kendaraan Listrik Milik Grup Bakrie

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke pabrik kendaraan listrik milik Grup Bakrie di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis.
Anak Bakar dan Mutilasi Ibu Kandung Demi Judi Online
01:27

Anak Bakar dan Mutilasi Ibu Kandung Demi Judi Online

Seorang anak tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, kemudian memutilasi, membakar, dan mengubur jasad korban tidak jauh dari rumah mereka.
Amankan 7 Karyawan Karaoke, Polisi Ungkap Peredaran Narkoba di Diskotik
02:28

Amankan 7 Karyawan Karaoke, Polisi Ungkap Peredaran Narkoba di Diskotik

Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran narkotika di sebuah tempat hiburan malam di Denpasar, Bali.
Longsor Dua Titik di Cadas Pangeran, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
01:14

Longsor Dua Titik di Cadas Pangeran, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Dua titik longsor terjadi di Jalan Nasional Bandung–Cirebon, kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu malam. 
VIRAL! Video Amatir Dua Wanita Duel Gladiator di Tengah Jalan
01:02

VIRAL! Video Amatir Dua Wanita Duel Gladiator di Tengah Jalan

Aksi duel dua wanita di jalanan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Perkelahian tersebut diduga dipicu persoalan asmara, yakni perebutan seorang pria.
Pengumuman! BPOM Memperluas Izin Penggunaan Vaksin Campak
00:59

Pengumuman! BPOM Memperluas Izin Penggunaan Vaksin Campak

Badan Pengawas Obat dan Makanan memperluas izin penggunaan vaksin campak yang sebelumnya diprioritaskan bagi anak-anak.
Kemenlu RI Pantau Ratusan ABK WNI di Selat Hormuz
01:04

Kemenlu RI Pantau Ratusan ABK WNI di Selat Hormuz

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memantau ratusan anak buah kapal warga negara Indonesia yang berada di kawasan Selat Hormuz. 
Singgung Krisis di Timteng, Presiden Prabowo Sebut Kondisi Indonesia Baik-baik Saja
16:34

Singgung Krisis di Timteng, Presiden Prabowo Sebut Kondisi Indonesia Baik-baik Saja

Presiden Prabowo Subianto menyinggung situasi krisis di Timur Tengah yang tengah memanas.
Gagal Buka Paksa Selat Hormuz, Tanda-tanda Awal Kekalahan AS
07:12

Gagal Buka Paksa Selat Hormuz, Tanda-tanda Awal Kekalahan AS

Kegagalan Dewan Keamanan PBB mengesahkan resolusi terkait keamanan pelayaran di Selat Hormuz dinilai menjadi indikasi melemahnya posisi diplomasi Amerika Serikat. 
Keliling Kota Tuban, Warga Antre Gas LPG 3 Kg
02:21

Keliling Kota Tuban, Warga Antre Gas LPG 3 Kg

Kelangkaan gas LPG 3 kilogram terjadi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Warga terpaksa berkeliling kota untuk mencari tabung gas melon karena stok di sejumlah pangkalan kosong.
Hilangnya Ratusan Makam Tionghoa Bersejarah di Cirebon, Diduga Dijual Mafia Tanah
08:13

Hilangnya Ratusan Makam Tionghoa Bersejarah di Cirebon, Diduga Dijual Mafia Tanah

Warga Tionghoa di Kota Cirebon, Jawa Barat, dibuat resah setelah ratusan makam leluhur di kawasan Kampung Wanacala, Kelurahan Harjamukti, berubah menjadi bangunan rumah permanen. 
Pantauan Harga Plastik di Pasar Klender, Pedagang: Harga Naik Semenjak Perang
05:12

Pantauan Harga Plastik di Pasar Klender, Pedagang: Harga Naik Semenjak Perang

Harga plastik di sejumlah daerah di Indonesia mengalami kenaikan signifikan akibat kelangkaan pasokan impor dari Timur Tengah. 

Jangan Lewatkan

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.
Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Tangis haru Megawati Hangestri pecah, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara putaran pertama usai tekuk Gresik Petrokimia dengan skor 3-1 di final four Proliga 2026
Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan shio cinta 10 April 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak peruntungan asmara bagi lajang dan pasangan hari ini.
Upaya Tekan Kemiskinan, PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan dan Modal Rp30,43 Miliar

Upaya Tekan Kemiskinan, PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan dan Modal Rp30,43 Miliar

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), non-TJSL, serta pinjaman lunak bagi UMKM dan sektor peternakan.
Lagi-lagi Irina Voronkova, Menggila di Final Four Proliga 2026, Cetak 35 Poin dan Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara!

Lagi-lagi Irina Voronkova, Menggila di Final Four Proliga 2026, Cetak 35 Poin dan Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara!

Irina Voronkova tunjukkan kualitasnya sebagai pevoli kelas dunia. Jakarta Pertamina Enduro sukses menundukkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 di Final Four Proliga 2026
Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Deretan aset Doni Salmanan disita Bareskrim, dari mobil mewah hingga rumah kini laku dilelang Rp13,4 miliar dan masuk kas negara.
Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Dennis Bergkamp kritik Ajax beli pemain kelas B dan C dari luar. Pernyataan legenda Belanda itu dikaitkan publik dengan rekrutmen Maarten Paes kiper Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT