Info Terbaru Bencana Banjir di Aceh Tamiang, Korban Meninggal Berjumlah 39 Orang
Aceh tamiang, tvOnenews.com - Kondisi Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, masih mencekam usai banjir bandang menerjang wilayah tersebut.
Ribuan rumah hancur dan kawasan pemukiman berubah menjadi lautan air. Dari pantauan udara, hampir seluruh wilayah kabupaten terendam banjir, sementara 12 kecamatan lumpuh total.
Akses jalan tertutup lumpur, tumpukan kayu, dan puluhan kendaraan yang terseret banjir.
Hingga saat ini, tercatat 39 warga meninggal dunia dan sekitar 215.000 warga masih mengungsi. Para pengungsi membutuhkan bantuan mendesak berupa makanan siap saji, pakaian, selimut, perlengkapan bayi, serta kebutuhan wanita.
Setelah sepekan terisolasi tanpa pasokan bantuan, bantuan darurat akhirnya tiba di Kecamatan Ketol.
Tim gabungan TNI–Polri yang dipimpin langsung Bupati Aceh Tengah membawa dan menyalurkan 10 ton beras ke lokasi pengungsian.
Bupati juga menyempatkan berinteraksi dengan anak-anak dan meminta warga menghemat logistik karena bantuan pangan masih sangat terbatas.
Reporter di lokasi melaporkan bahwa tinggi air yang menerjang mencapai 4–12 meter, menghancurkan rumah, pertokoan, serta infrastruktur.
Aceh Tamiang disebut sebagai salah satu wilayah dengan dampak terparah dan baru dapat kembali berkomunikasi dua hari terakhir melalui jaringan satelit Starlink.
Upaya distribusi bantuan masih terkendala karena akses darat terputus total. Pemerintah menyalurkan bantuan menggunakan helikopter, dengan jadwal dua kali pengiriman setiap hari.
Sebanyak 11 kecamatan tercatat masih terisolasi dan belum sepenuhnya mendapatkan bantuan.