Jakarta, tvOnenews.com - Krisis Sampah menghantui warga Rumah Susun Sewa (Rusunawa) PIK Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Velbak Penggilingan menimbulkan bau menyengat yang dilaporkan tercium hingga lantai 12 rusun.
Selain bau tidak sedap, warga juga mengeluhkan banyaknya lalat dan belatung yang masuk hingga ke unit hunian. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari warga, termasuk saat memasak dan makan, serta dikhawatirkan berdampak pada kesehatan.
Ketua RW 20 Kelurahan Penggilingan, Edi Sukarmin, mengatakan persoalan sampah tersebut telah berlangsung cukup lama dan berulang kali dikeluhkan warga.
Menurutnya, warga telah menempuh berbagai upaya administratif dengan menyampaikan surat protes dan permohonan kepada pihak pengelola rusun, kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Lingkungan Hidup.
Ia menjelaskan, tumpukan sampah di Tps velbak sebelumnya sempat menggunung hingga mencapai dua hingga tiga meter.
Pengangkutan baru dilakukan secara intensif setelah adanya rapat yang dihadiri pihak kecamatan, kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup, serta perwakilan RT dan RW.
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa mulai 7 Januari TPS Velbak Penggilingan tidak lagi diperbolehkan menjadi lokasi pembuangan sampah.
Namun hingga kini, warga menilai belum ada solusi konkret terkait lokasi pengganti TPS, sehingga dikhawatirkan persoalan serupa akan kembali terulang.
Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi jangka panjang terkait pengelolaan sampah di kawasan tersebut, tidak hanya bersifat sementara atau reaktif saat persoalan mencuat ke publik.
Mereka juga meminta agar aspek lingkungan dan kesehatan warga rusun menjadi perhatian serius dalam penataan TPS ke depan.