SADIS! Rumah Sakit Bersalin Diserang Rusia, Wanita Hamil & Bayi Meregang Nyawa
Mariupol, Ukraina - Kantor berita Associated Press melaporkan seorang wanita hamil dan bayinya tewas usai Rusia membombardir rumah sakit bersalin di Mariupol, Ukraina.
Wanita yang terkena serangan pada Rabu pekan lalu itu terlihat berdarah dan petugas dengan cepat melarikannya ke rumah sakit di Mariupol. Kondisi wanita tersebut sungguh mengenaskan. Tim Dokter menemukan tulang panggulnya hancur dan pinggulnya lepas.
Tim dokter sempat melakukan operasi caesar namun nyawa bayinya tidak tertolong. Kesedihan tidak berhenti sampai disitu. 30 menit usai operasi caesar kondisi wanita tersebut menurun dan tim dokter berusaha melakukan penyelamatan namun pada akhirnya wanita itu meninggal dunia.
Atas serangan ke rumah sakit bersalin Rusia dituduh telah melakukan kejahatan perang namun pihak usia berkilah ekstremis Rusia telah mengambil alih rumah sakit tersebut dan menjadikannya markas.
Rusia juga mengklaim saat serangan terjadi tidak ada pasien atau tim medis di dalam rumah sakit. Namun nyatanya setelah serangan terjadi banyak darah yang berceceran.
Para wanita hamil berusaha menyelamatkan diri, paramedis panik dan anak-anak menangis. Seluruh pasien kemudian diungsikan ke sebuah rumah sakit di luar wilayah Mariupol.
Kondisinya juga tak kalah mengenaskan dimana tidak ada persediaan makanan, minuman, pemanas, atau listrik. Kondisi ini menunjukkan perang Rusia-Ukraina turut berdampak pada warga sipil tak bersalah dan memicu krisis kemanusiaan. (afr)