News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Pertanian Regeneratif Berbasis Teknologi AI Bisa Jadi Masa Depan Pertanian Indonesia?

Transformasi pertanian berbasis AI ini menunjukkan bahwa masa depan pangan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kolaborasi global dan keberanian untuk berinovasi. 
Sabtu, 11 April 2026 - 23:59 WIB
Ilustrasi Pertanian Regeneratif
Sumber :
  • Istockphoto

Dengan cara ini, informasi ilmiah yang kompleks menjadi mudah dipahami dan langsung dapat diterapkan di lapangan.

Kebutuhan akan inovasi seperti ini semakin mendesak seiring meningkatnya tekanan terhadap sistem pangan global. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan iklim, degradasi tanah, dan pertumbuhan populasi menjadi tantangan besar yang harus dihadapi secara bersamaan.

Program Food for Tomorrow sendiri memberikan pendanaan riset di empat negara dengan fokus pada komoditas penting seperti gandum, jagung, kentang, kedelai, dan kopi. 

Para peneliti dipilih dari lebih dari 140 negara, menunjukkan betapa besar perhatian dunia terhadap masa depan pertanian.

Beberapa proyek lain juga menunjukkan pendekatan serupa. Di Spanyol, praktik biochar dan tanaman penutup tanah diuji untuk meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan. 

Di Ethiopia, penelitian difokuskan pada sistem tumpang sari kopi dan kentang berbasis mikroba. Sementara di Amerika Serikat, pendekatan “jaringan liar” digunakan untuk membangun kembali keanekaragaman hayati di lahan pertanian.

Jika dibandingkan, pendekatan berbasis AI memberikan keunggulan dalam hal kecepatan dan akurasi analisis. 

Petani tidak lagi harus menunggu hasil uji laboratorium dalam waktu lama, karena sebagian besar data dapat diproses secara digital dan real-time.

Salah satu dampak paling signifikan dari proyek di Indonesia adalah potensi peningkatan kesejahteraan petani. 

Sistem multi-crops yang dikembangkan diperkirakan mampu memenuhi hingga 80 persen kebutuhan pangan keluarga di kawasan Labuan Bajo.

Selain itu, proyek ini juga memberdayakan perempuan sebagai penggerak utama. Sebanyak lima kelompok dengan puluhan pionir perempuan dilibatkan dalam pengelolaan koperasi dan pengolahan sacha inchi menjadi produk bernilai tambah seperti minyak.

Pendekatan ini tidak hanya memperbaiki kondisi tanah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Integrasi antara kearifan lokal, teknologi modern, dan pemberdayaan komunitas menjadi model yang berpotensi direplikasi di berbagai wilayah lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Al Greeny S. Dewayanti, tujuan utama dari inovasi ini adalah membuat sains lebih mudah diakses oleh petani. 

Dengan memahami apa yang terjadi di dalam tanah, petani dapat mengambil keputusan yang lebih tepat untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -
Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

AC Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Gerry Cardinale memastikan Rossoneri bakal bergerak agresif.
War Tiket Remember Fest 2026 x Cube Concert: Harga Mulai Rp77.500, Ini Cara Beli dan Jadwal Lineup 7–8 November

War Tiket Remember Fest 2026 x Cube Concert: Harga Mulai Rp77.500, Ini Cara Beli dan Jadwal Lineup 7–8 November

Remember Fest 2026 digelar 7–8 November di Kemayoran. Simak cara beli tiket resmi, harga One Day Pass dan Two Day Pass, serta jadwal lineup.
KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto punya kuasa penuh terkait izin pemeriksaan terhadap dua anggota TNI ...
Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Samuel Maxson memecahkan rekor nasional Kelompok Umur KU1 di gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan PB Akuatik Indonesia.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT