GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai-ramai Turun ke Jalan, Gabungan Perempuan Muslim dan Kristen di Tual Suarakan Pesan Damai

Sebuah kain putih dengan panjang kurang lebih sepuluh puluh meter dibentangkan dan melilit perempuan peserta pawai damai, di Tual. Lebih dari seratusan perempua
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 4 Februari 2023 - 02:44 WIB
Ramai-ramai Turun ke Jalan, Gabungan Perempuan Muslim dan Kristen di Tual Suarakan Pesan Damai
Sumber :
  • tim tvone/Christ Belseran

Tual, tvOnenews.com - Sebuah kain putih dengan panjang kurang lebih sepuluh puluh meter dibentangkan dan melilit perempuan peserta pawai damai, di Tual. Lebih dari seratusan perempuan berjalan memegang kain putih panjang sambil mengurung langkah mengikuti rombongan pawai. 

Suara lagu mengiringi Langkah perempuan ini mengitari jalan-jalan protokol di Kota Tual, Jumat (3/2/2023). Selain itu juga puluhan pamflet dan spanduk bertuliskan perdamaian juga diarak bersama rombongan pawai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambil melangkah para perempuan ini menyanyikan lagu berjudul “Gandong” dan lagu adat asal Kei. Lagu-lagu ini mengisahkan hubungan persaudaraan menjadi penginkat rasa orang Maluku khususnya orang Kei (Nuhu Evav), yang terikat satu dengan Lain.

Ini merupakan rasa kepedulian untuk hidup damai ini pun di tunjukan dengan melakukan aksi long march atau pawai keliling di sepanjang ruas jalan di kawasan Kota Tual dengan menggunakan kain putih atau kain gandong. 

Kain putih ini adalah simbol ikatan persaudaraan orang basudara (persaudaraan) di Kei dan Maluku pada umumnya.

Arak-arakan pawai dari ratusan kaum perempuan Kei ini memadati ruas jalan protokol di kota tual.  Mereka turun ke jalan dan berteriak menyuarakan damai.

Ratusan perempuan Kei yang tergabung dalam komunitas perempuan tual cinta damai, turun jalan untuk menyuarakan pesan damai. 

Perempuan yang terdiri dari tiga komunitas agama muslim, kristen dan katolik ini turun ke jalan untuk menyuarakan perdamaian pasca bentrokan antara kedua kelompok di tual.

Sambil longmarch, ratusan perempuan ini juga menyampaikan pesan-pesan damai untuk mengakhiri dan jangan lagi ada bentrok.

"Nuhu Kilkilun, Nuhu Evav enhov ni Adat, Nuhu Evav enhov ni Tom Tad, Nuhu mol ler i

SIAN, ler i lar endit su ntub tanat Evav Utin

did dadad

Tabe hormat ve Yamab kwas Evav,

Tabe hormat ve Yamab Rat Aknas Ur Siw.

lorlim hov lorlabay

Naa bir wai dok nain

Salam Ain Ni Ain," 

Para perempuan ini tergabung dari berbagai komunitas agama di kota tual ini berharap tidak ada lagi terjadinya konflik di kota Tual dan bersama-sama untuk merawat perdamaian sebagai orang basudara di kota Tual.

Pesan damai oleh perempuan Kei di Tual ini sebagai bentuk peringatan mereka kepada kaum lelaki di kepulauan Kei akan pentingnya hidup orang basudara atau ikatan persaudaran, Ain ni Ain dan menjaga hubungan toleransi antar umat beragama suku di tual kepulauan Kei.

“Jika lelaki Kei akan mati karena batas tanah dan saudara perempuan maka, untuk menjadi air perempuan Kei meminta agar para laki-laki untuk menurunkan ego,” ungkap Lestari, salah perempuan asal Kei saat aksi pawai.

Video pesan damai yang diungkapkan Lestari pun beredar di media sosial dan diabadikan oleh pemilik akun facebook atas nama Buyung dan kemudian disebarkan oleh Putra Sileuw Rizky.

Saat melakukan longmars, para perempuan Kei ini pun meminta agar para kaum lelaki agar menghentikan pertikaian yang terjadi. Kaum wanita dari berbagai agama ini pun menegaskan bahwa damai itu indah.

Melintasi jalan umum dan jalan utama, para wanita ini pun mengajak semua perempuan Kei di Kota Tual untuk bergabung dalam aksi damai tersebut, sebagai bagian dari kekuatan untuk memperlihatkan ke kaum laki -laki yang bertikai bahwa kaum perempuan yang disayangi tidak menginginkan perkelahian, pertumpahan dara, tidak menginginkan permusuhan, tidak ingin menggunakan anak panah untuk menyakiti.

"Damai itu indah, jika kau laki - laki mati hanya untuk batas tanah dan saudara perempuan, maka sebagai kaum perempuan kami meminta untuk hentikan konflik ini, kami tidak ingin hidup tertekan di tanah kami sendiri, mari rebut kembali Tanah Key untuk kembali ke suasana damai sesuai budaya orang Kei," ungkap Lestari. 

Aksi long march atau pawai keliling oleh ratusan gabungan perempuan Nuhu Evav di Tual, mendapat berbagai tanggapan positif. Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan termasuk Kepolisian. 

Merespons aksi perempuan Kei terkait konflik di Kota Tual, Maluku Tenggara, Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan secara spontan itu. 

Kapolda mengaku, langkah dan perjuangan para perempuan dalam mewujudkan damai di Tanah Kei ini patut diacungi jempol dan harus dijadikan sebagai role model perdamaian di Indonesia, khususnya di Maluku.

"Saya mendapat informasi kalau kemarin ibu-ibu secara spontan melakukan pawai perdamaian. Ini harusnya menjadi role modelnya Indonesia, mencontohi ibu-ibu sekalian ketika ada konflik ibu-ibu juga mempunyai peran penting seperti ini," kata Kapolda Maluku saat berjumpa dengan para perempuan Kei yang melakukan aksi damai di depan Pendopo Walikota Tual, Jumat (3/2/2023).

Aksi yang dilakukan para perempuan Kei tersebut, kata Kapolda, mestinya dapat didengar oleh para lelaki. Aksi spontan yang dilakukan perempuan dengan berbaur antar etnis, lintas agama diharapkan juga bisa menjadi motivasi seluruh masyarakat di Tual dan Maluku.

"Apa yang disampaikan ibu-ibu hari ini yang saya dengar langsung ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Saya sangat menghargai. Di dalam agama saya Islam kata-kata ibu itu disebutkan tiga kali, begitu pentingnya ibu-ibu. Ketika Nabi ditanya siapa yang pertama yang paling penting di dalam hidup dan nabi menjawab Ummi atau Ibu, yang kedua ibu dan yang ketiga ibu. Artinya saya kira semua agama juga memberikan penghormatan yang luar biasa kepada ibu," ungkapnya.

Irjen Latif mengaku, untuk menjaga keamanan bukan saja peran daripada TNI dan Polri semata. Akan tetapi semua komponen masyarakat, termasuk ibu-ibu yang telah meluangkan waktunya selama sudah dua hari turun ke jalan.

"Kita sepakat untuk menghentikan konflik. Yang lalu biarlah berlalu dan kita cegah untuk kedepannya. Mari kita semua berjanji dan bersepakat jangan terulang lagi, apapun yang terjadi," tanya Irjen Latif yang sontak dijawab sepakat oleh para ibu-ibu.

Irjen Latif mengaku dalam pertemuan dengan Walikota dan Forkopimda di Kota Tual, dirinya sudah menyampaikan ada persoalan perseorangan, silahkan diselesaikan secara perseorangan, jangan lagi melibatkan atas nama negeri, desa dan lainnya.

"Saya sudah sampaikan kalau ada persoalan perseorangan silahkan diselesaikan secara perseorangan. Jangan bawa-bawa nama negeri, atau desa yang akhirnya orang lain yang tidak tahu persoalan itu, dia akhirnya menanggung beban yang sama dan ini tentunya perlu peran dan partisipasi dari semua pihak," pintanya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengaku mendukung agar pada tanggal 2 Februari dijadikan sebagai hari perjuangan ibu-ibu Kei untuk perdamaian di tanah ini (Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara).

"Tadi ibu-ibu bilang ingin menjadikan tanggal 2 Februari sebagai hari perjuangan ibu-ibu Kei dalam mewujudkan damai, ini menjadi momentum yang bagus dan kami juga ingin sampaikan bahwa keamanan bukan saja tanggung jawab TNI Polri tetapi tanggung jawab bersama, termasuk ibu-ibu," pungkasnya dalam rilisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, saat pertemuan tersebut, para ibu-ibu Kei menyampaikan, aksi pawai keliling yang dilakukan sejak Kamis (2/2/2023), merupakan bentuk keterpanggilan, tidak ada paksaan sama sekali. Mereka beraksi atas nama perempuan-perempuan Evav (Kei), setelah melihat situasi dan kondisi di Tual tidak kondusif.

Kehadiran mereka para perempuan untuk menyerukan perdamaian, diharapkan dapat menggugah hati kaum lelaki. Harapannya mereka dapat menurunkan ego untuk saling memaafkan. Karena kehadiran mereka sebagai air untuk para lelaki. (ris/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update 2 Insiden Tertemper yang Bikin KRL Commuter Line Cawang dan Rawabuaya Terganggu: Proses Evakuasi telah Selesai

Update 2 Insiden Tertemper yang Bikin KRL Commuter Line Cawang dan Rawabuaya Terganggu: Proses Evakuasi telah Selesai

Berikut update dari gangguan KRL Commuter Line Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang yang alami keterlambatan akibat insiden tertemper di Cawang dan Rawabuaya.
Perjalanan KRL Lintas Bogor dan Tangerang Terganggu Pagi ini, KAI Commuter Ungkap Ada Dua Orang Tertemper Kereta

Perjalanan KRL Lintas Bogor dan Tangerang Terganggu Pagi ini, KAI Commuter Ungkap Ada Dua Orang Tertemper Kereta

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan adanya keterlambatan commuter line atau kereta rel listrik (KRL) akibat adanya insiden seseorang tertemper KRL di dua perlintasan yang berbeda, pada Kamis (20/8/2026).
Potongan Kaki Korban Mutilasi Saepul Ditemukan di Kali Grogol, Tapi Cuma Sebagian Saja

Potongan Kaki Korban Mutilasi Saepul Ditemukan di Kali Grogol, Tapi Cuma Sebagian Saja

Polisi menemukan potongan tubuh yang diduga bagian kaki korban mutilasi Kunaefi (51) di Kali Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat.
Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Karier lima zodiak ini diprediksi makin bersinar! Scorpio, Cancer, Virgo, Capricorn, dan Aquarius berpeluang mendapat kesempatan emas dan pengakuan.
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Agustus 2026 Meroket ke Angka Rp2.725.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Agustus 2026 Meroket ke Angka Rp2.725.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 20 Agustus 2026 meroket ke angka Rp2.725.000 per gram. 
Update Kasus Candaan Pemakaman Toraja Pandji Pragiwaksono, Polisi: Sudah Disanksi Adat

Update Kasus Candaan Pemakaman Toraja Pandji Pragiwaksono, Polisi: Sudah Disanksi Adat

Kasus dugaan penghinaan terhadap adat Toraja yang menyeret komika Pandji Pragiwaksono memasuki babak akhir. Bareskrim Polri menyatakan perkara tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme restorative justice (RJ).

Trending

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Seluruh rangkaian babak penyisihan grup Srikandi Merdeka Cup 2026 telah selesai dilaksanakan dengan ditutup oleh kemenangan Putri Nusantara atas Yordania di Lapangan Supersoccer Arena, Kediri, Rabu (19/8/2026). 
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri berpelang debut sekaligus kembali reuni dengan Kim Yeon-koung di duel eksibisi ini.
Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Ketum DM IKKRAMAT Uti Royden Top, S.M., mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan melalui pelaksanaan Shalat Istisqa.
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hunian dengan para wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mengenal Jay Herdman, Putra John Herdman yang Kini Jadi Striker Bali United, Pernah Bobol Gawang Timnas Indonesia!

Mengenal Jay Herdman, Putra John Herdman yang Kini Jadi Striker Bali United, Pernah Bobol Gawang Timnas Indonesia!

Nama Jay Herdman kini ikut menjadi perhatian pencinta sepak bola Indonesia setelah resmi bergabung dengan Bali United. Pernah bobol gawang Timnas Indonesia!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT