News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Bali Masih Buru Sopir Ojol Pelaku Pemerkosa Turis China di Malam Tahun Baru

Pencarian terhadap sopir ojol yang melakukan pemerkosaan kepada perempuan WNA asal China berinsial YA (33) di malam tahun baru yang hingga kini belum tertangkap
Selasa, 7 Januari 2025 - 19:11 WIB
Polda Bali Masih Buru Sopir Ojol Pelaku Pemerkosa Turis China di Malam Tahun Baru .
Sumber :
  • aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Pencarian terhadap sopir ojek online (ojol) yang melakukan pemerkosaan kepada seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA) asal China berinsial YA (33) di malam tahun baru yang hingga kini belum tertangkap, masih dilakukan Kepolisian Polda Bali.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, tim unit Jalanan Ditreskrimum Polda Bali terus bekerja menangkap pelaku yang diduga sopir ojol. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan laporan dan keterangan korban, tim dari unit Jatanras melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga merupakan pengemudi ojek online," kata Kombes Jansen, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/1).

Dari keterangan korban ke polisi, korban yang sedang berlibur di Bali dan menginap di sebuah vila di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pergi bersama enam orang temannya pada tanggal 31 Desember 2024, untuk merayakan pesta malam pergantian tahun di acara KAYA atau magic new year’s eve di Utilis Warung, Nyangnyang Beach, Uluwatu, di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. 

Kemudian, pada Rabu (1/1) sekitar pukul 01.20 WITA, korban bersama enam orang temannya meninggalkan acara tersebut, dimana empat orang temannya kembali ke villanya yang beralamat di Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Sedangkan korban dan dua orang temannya masih menunggu pengemudi, karena korban menginap di vila yang berbeda dengan keenam temannya.

"Sehingga korban berjalan kaki mendahului sambil mencoba mencari kendaraan atau transport untuk kembali ke tempat menginap di vilanya di Mengwi," imbuhnya.

Kemudian, korban melihat ada sepeda motor dengan pengemudi atau pelaku yang menggunakan jaket dan helm berwarna hijau. Namun korban lupa apakah ada tulisan atau tidak di jaket tersebut, dimana saat itu pengemudi tersebut menurunkan dua penumpang warga negara asing.

Kemudian, pelaku tersebut putar balik menghampiri korban dan melambaikan tangannya dan menunjuk dirinya seolah menawarkan korban untuk naik ke sepeda motornya. Karena korban melihat pengemudi sepeda motor tersebut ramah
dengan dua orang penumpang WNA sebelumnya akhirnya korban mau naik ke sepeda motor pelaku tersebut.

Selanjutnya, saat korban naik ke sepeda motor korban mengatakan bahwa dirinya tinggal di sebuah vila di Mengwi dan pelaku menjawab oke mereka berangkat. Tetapi, karena tidak ada signal di handphone sehingga korban tidak bisa mengetahui apakah arah pengemudi tersebut sesuai menuju ke vila korban dan beberapa saat kemudian korban merasa bahwa pengemudi tersebut tidak menuju ke arah jalan vila korban.

Namun, korban diajak ke jalan turunan dan tanjakan yang gelap dan di sekitarnya hanya terdapat semak-semak. Ketika berada di jalan yang datar, korban mencoba menghubungi temannya yang bernama Felife. Namun pengemudi atau pelaku langsung berhenti dan merampas handphone korban dengan menggunakan tangan kirinya.

Ketika itu, motor pelaku berhenti dan handphone korban dijatuhkan ke jalan lalu pelaku menunjukkan kepada korban tulisan di handphonenya yakn ‘I want to have a sex with you, don’t scream’ atau artinya aku ingin melakukan hubungan seks dengan kamu, jangan teriak.

Kemudian, korban mencoba untuk turun dari motor tersebut dan pelaku juga turun dari motornya, korban berusaha melawan dengan cara mencoba melepaskan cekikan tangan pelaku dari leher korban namun tidak bisa. Lalu, korban takut dan membalikkan badan hingga terjatuh sampai posisi terduduk dan pelaku masih tetap mencekik leher korban sambil menyeret korban ke semak-semak dan melancarkan aksi pemerkosaan tersebut dengan pemaksaan dan kekerasan fisik.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami beberapa luka lecet di sekitar leher dan suara serak akibat dicekik oleh pelaku, luka lecet di kedua tangan, punggung dan kedua kaki pelapor serta sakit di bagian (kemaluan) korban," ujarnya.

"Kejadian ini sangat mencoreng citra Pariwisata Bali dan semoga pelaku secepatnya dapat terungkap," ujar Kombes Jansen. 

Sebelumnya, seorang perempuan yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal China berinsial YA, diduga menjadi korban pemerkosaan oleh seorang tukang ojek di daerah Pecatu, di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan, adanya laporan kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil koordinasi dengan SPKT bahwa WNA China benar melapor ke Polda pada tanggal 2 Januari 2025 dan laporan polisinya sudah diteruskan ke Reskrimum Polda Bali," kata Kombes Jansen, Jumat (3/1) malam.

Kendati demikian, pihaknya belum memberikan soal data kronologisnya soal peristiwa tersebut. Tetapi dari informasi yang dihimpun peristiwa itu terjadi saat usai acara malam pergantian tahun baru 2025, dan korban dirudapaksa oleh seorang tukang ojek di pinggir Jalan Batu Kandik, di Desa Pecatu sekitar pukul 01.20 WITA, pada Rabu (1/1). (awt/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT