GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bayi Pengidap Hidrosefalus di Kabupaten Tasikmalaya Butuh Bantuan Biaya Operasi

Anak tunggal pasangan Carliman (39) dan Anisa (23) ini, divonis hidrosefalus sejak lahir. Ahsan mengalami pembengkakan di bagian kepala dan bola matanya keluar
Rabu, 26 Juli 2023 - 15:14 WIB
Bayi Ahsan butuh bantuan untuk biaya pengobatan
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Denden Ahdani

Tasikmalaya, tvOnenews.com - Ahsan El Fathan, bayi laki-laki berusia 8 bulan, warga Kampung Rancabakung, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, mengidap hidrosefalus atau penumpukan cairan pada rongga otak sejak lahir. Keluarga berharap bantuan dari pemerintah dan dermawan untuk tindakan operasi.

Anak tunggal dari pasangan Carliman (39) dan Anisa (23) ini, divonis hidrosefalus sejak lahir. Ahsan mengalami pembengkakan di bagian kepala dan bola matanya semakin keluar. Kondisi yang tidak wajar tersebut membuat tubuh Ahsan semakin kurus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anisa menceritakan kondisi anak tunggalnya itu, sehari-hari buah hatinya mengkonsumsi sereal instan dan ASI, sehingga berat badannya kesulitan untuk bertambah.

Awal mula Ahsan diketahui mengidap Hidrosepalus, saat ia berusia 9 bulan dalam kandungan. Saat dokter bedah syaraf melakukan CT Scan diketahui bahwa Ahsan mengalami pembentukan tulang tengkorak kepala dan tulang otak menyatu sebelum waktunya.

"Waktu hamil mah biasa aja gitu, gak ada keluhan apa - apa. Setelah CT Scan sama dokter bedah syaraf yang ada di Bandung, katanya mengidap penyakit ini. Dari lahir, bahkan dari kandungan usia sembilan bulan. Dari kandungan sudah terjadi pembentukan tulang otak sama tulang tengkorak,"kata Anisa, saat ditemui di rumahnya, Rabu (26/07/2023).

Melihat kondisi buah hatinya yang semakin memprihatinkan, tak membuat Anisa menjadi patah arang. Ia terus berupaya dan berusaha untuk kesembuhan Ahsan. Untuk proses pengobatan, Anisa sudah berkonsultasi dengan dokter di RS Hasan Sadikin Bandung dan RS TMC Kota Tasikmalaya . Namun karena kondisi tubuh dan umur yang belum cukup belum bisa dilakukan tindakan operasi. 

"Sudah berusaha, sudah ke RS Hasan Sadikin Bandung, ke RS TMC Tasikmalaya, namun belum ada tindakan dikarenakan berat badannya belum memenuhi syarat untuk operasi, sama usianya. Sekarang sudah memasuki usianya, tapi berat badannya belum mencukupi. Itu memang standar SOP buat operasi," ucap Anisa.

Anisa berharap, Ahsan bisa segera di operasi. Namun saat ini Anisa masih terkendala dengan biaya untuk tindakan operasi Ahsan.  Suaminya yang bekerja di toko grosir sembako tak akan cukup untuk memenuhi biaya untuk operasi Ahsan.

Anisa berharap adanya uluran tangan bantuan biaya untuk tindakan operasi anaknya, baik dari pemerintah maupun dari dermawan. Selain itu, Anisa terus memanjatkan doa agar kondisi Ahsan bisa sehat dan tumbuh kembang dengan normal seperti bayi pada umumnya.

"Harapan pengen Ahsan untuk dioperasi segera. Cuman gimana lagi ya dari segi biaya gak ada, bapaknya kerja di toko grosir sembako. Intinya butuh bantuan biaya entah itu dari mana. Karena tidak sedikit ya untuk (operasi) ini," ujarnya.

"Semoga Ahsan bisa sehat seperti bayi pada umumnya, bisa tumbuh kembang layaknya anak yang normal gitu ya, minta doanya. Semoga Ahsan bilamana dioperasi nanti, semoga cepat sembuh, bisa diangkat segala penyakitnya oleh Allah," pungkas Anisa sambil berlinang air mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

(dai/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Seorang wanita bernama Nunun Lusida menangis menagih Vicky Prasetyo untuk mengembalikan uang Rp700 juta yang disebut dipinjam untuk modal Pilkada 2024.
KKB Anak Buah Elkius Kobak yang Bakar Kelas SMAN 2 Dekai Ditangkap 

KKB Anak Buah Elkius Kobak yang Bakar Kelas SMAN 2 Dekai Ditangkap 

Empat anggota KKB anak buah Elkius Kobak ditangkap Satgas Damai Cartenz di Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. Dua di antaranya pelaku pembakaran SMAN 2 Dekai.
Ramalan Cinta Zodiak 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Tanggal 18 Februari 2026 menghadirkan dinamika cinta yang cukup menantang -
Resmi Jadi Pelatih Maverick Vinales, Legenda MotoGP Ini Bertekad Bangkitkan Insting Rider Andalan KTM Tech3 Musim Ini

Resmi Jadi Pelatih Maverick Vinales, Legenda MotoGP Ini Bertekad Bangkitkan Insting Rider Andalan KTM Tech3 Musim Ini

Rider asal Spanyol yang dujuluki Top Gun yakni Maverick Vinales, kini akan memasuki babak baru pada gelaran MotoGP 2026 yang akan mulai dalam waktu dekat ini. 
Sepak Bola Indonesia Dapat Pujian, Eks Kasta Teratas Belanda Curhat usai Debut Bersama PSIM di Super League: Liganya Sedang Berkembang

Sepak Bola Indonesia Dapat Pujian, Eks Kasta Teratas Belanda Curhat usai Debut Bersama PSIM di Super League: Liganya Sedang Berkembang

Pemain asing anyar PSIM, Jop van der Avert, mengaku puas dengan debutnya bersama Laskar Mataram. Ia tampil penuh saat PSIM bermain imbang 2-2 melawan Persik.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT