GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Puluhan AJB Tanah Bodong di Garut, Ratusan Warga Desa Kertajaya Berencana Surati Menteri ATR/ BPN

Selain teror dan intimidasi dari orang tak dikenal, warga mengaku kini kesulitan untuk menjual tanah kepada peminat, karena dampak kasus ini.
Rabu, 6 September 2023 - 16:50 WIB
Warga saat mengadu ke DPRD Garut.
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Polisi akhirnya buka suara terkait kasus dugaan kasus 52 Akta Jual Beli (AJB) tanah bodong di Garut, Jawa Barat. Polisi menyebut sudah ada satu orang yang mengaku korban dan telah membuat laporan pengaduan. Korban tersebut merupakan salah seorang warga negara Belanda, yang diduga menjadi korban mafia tanah. Warga berencana menyurati Menteri ATR/BPN, agar bisa menyelesaikan kasus ini.

Ratusan warga Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu Garut, Jawa Barat, Selasa (5/9/2023) kemarin, mendatangi Kantor DPRD Garut. Mereka mengadu atas keluh kesah korban mafia tanah yang diduga telah memalsukan AJB tanah di Desa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus AJB bodong yang dialami warga Desa Kertajaya sebetulnya telah dilaporkan ke Mapolres Garut, namun polisi memerlukan beberapa keterangan termasuk administrasi kelengkapan dokumen untuk proses lebih lanjut. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi mengatakan, pihaknya telah menerima pengaduan dari salah seorang yang mengaku korban. Di mana aduan tersebut telah diterima penyidik unit Tipidter Sat Reskrim Polres Garut.

"Memang ada laporan pengaduan, jadi baru pengaduan ya, belum membuat laporan polisi. Terkait keluhan yang bersangkutan memang korban merupakan warga negara asing," singkat AKP Deni Nurcahyadi, Rabu (6/9/2023).

Polisi belum bisa merinci tahap proses penyelidikan atas dugaan AJB bodong di Desa Kertajaya, namun hasil audensi Selasa (5/9/2023) kemarin, beberapa tokoh menyampaikan bahwa terdapat 52 AJB bodong yang dilakukan oleh mafia tanah. Proses pengaduan terhadap kepolisian pun telah dilakukan sejak 1 tahun lalu.

"Jumlahnya ya 52 AJB bodong, salah seorang korban merupakan warga negara Belanda, kurang lebih kerugian kalo tidak salah Rp 800 juta. Belum yang lainnya warga sekitar, ditambah ada pula yang dijadikan objek AJB itu tanah milik desa dan tanah milik pemerintah," kata Ruhiat, koordinator warga.

Selain Ruhiat, tokoh lain menyebut, bahwa dugaan kasus 52 AJB bodong yang menjerat warga Desa Kertajaya mengalami kerugian Rp 2 miliar.

"Kalo semua mengadu ada Rp 2 miliar, kan yang sudah membuat pengaduan kalo tidak salah ada 2 orang korban, yang satu warga Belanda dan satu orang korban lagi warga Desa Kertajaya. Sebetulnya ada lagi korban lain, tapi mendapat intimidasi dari orang tak dikenal, jadi bingung harus mengadu kemana," kata Cecep.

Warga kini resah dengan lambatnya kasus dugaan AJB bodong laporan mereka. Selain teror dan intimidasi dari orang tak dikenal, warga mengaku kini kesulitan untuk menjual tanahnya kepada peminat, karena dampak kasus ini. Warga dan korban berencana menyurati Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Hadi Tjahjanto, untuk bisa menyelesaikan kasus AJB di Desa Kertajaya.(thh/rfi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
    

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT