GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Solusi KDM untuk Banjir Tiap Tahun di Desa Karangligar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM memilih pendekatan struktural melalui relokasi warga serta pengubahan kawasan rawan banjir menjadi -
Minggu, 25 Januari 2026 - 15:00 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah jangka panjang untuk memutus siklus banjir tahunan yang kerap melanda Desa Karangligar, Kabupaten Karawang. KDM siap solusi ini.

Tidak lagi mengandalkan solusi teknis bersifat sementara, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM memilih pendekatan struktural melalui relokasi warga serta pengubahan kawasan rawan banjir menjadi danau penampung air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut KDM, kondisi geografis Karangligar yang berada di wilayah cekungan membuat berbagai upaya penanggulangan banjir selama ini tidak pernah membuahkan hasil maksimal.

Selama permukiman masih berada di titik terendah, banjir diyakini akan terus berulang setiap tahun.

“Saya sampaikan, selama Karangligar ini berada di cekungan, sampai kapan pun banjir tidak akan pernah selesai. Karena itu, tawaran terbaik adalah relokasi,” ujar KDM, di Bandung, Jumat (23/1/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM).
Sumber :
  • Antara

KDM menjelaskan, pengosongan kawasan permukiman lama akan membuka peluang pembangunan danau buatan yang mampu menampung limpahan air dalam volume besar.

Keberadaan danau tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tampung air di wilayah Karawang sekaligus mengurangi beban aliran sungai, khususnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet yang berada di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Sebagai bagian dari konsep relokasi, Dedi juga menawarkan model hunian adaptif berupa rumah panggung ekstrem.

Ia mencontohkan pembangunan 10 unit rumah panggung percontohan dengan ketinggian lantai sekitar 2,5 meter dari permukaan tanah.

Namun banjir besar yang terjadi belakangan ini menunjukkan bahwa standar tersebut masih perlu disempurnakan.

“Lantai atasnya memang tidak terendam, artinya konsep ini bisa dikembangkan. Tapi ke depan, tiangnya jangan lagi 2,5 meter, melainkan sekitar 4 meter,” jelas KDM.

Meski demikian, KDM mengakui bahwa proses relokasi bukan tanpa hambatan. Tantangan utama justru terletak pada faktor psikologis warga terdampak.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Ia menilai, keinginan untuk pindah biasanya menguat saat banjir terjadi, namun melemah ketika kondisi kembali normal.

“Ini yang jadi problem. Saya dan bupati sudah sepakat, tidak ada jalan lain selain relokasi,” ujarnya.

KDM menduga, keengganan warga untuk berpindah secara permanen dipengaruhi kondisi rumah yang sudah tergolong layak dan permanen, sehingga sulit ditinggalkan.

Meski begitu, ia memastikan koordinasi lintas pemerintah daerah dan instansi terkait terus diperkuat agar penanganan banjir Karawang tidak lagi bersifat darurat tahunan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Cibeet telah berdampak luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedikitnya 3.162 rumah di 26 desa dan 12 kecamatan terendam banjir, dengan jumlah warga terdampak mencapai sekitar 13.400 orang.

“Banjir di Karawang sudah berlangsung beberapa hari terakhir dan wilayah terdampak terus meluas akibat meluapnya Sungai Citarum, Cibeet, dan sejumlah sungai lainnya,” kata Wakil Bupati Karawang Maslani di Karawang, Senin (19/1/2026).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT