News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Bongkar Perdagangan Ilegal Satwa Langka Trenggiling

Kepolisian Resor Tasikmalaya berhasil membongkar praktik perdagangan ilegal satwa langka trenggiling (Manis javanica) dengan menetapkan dua tersangka sebagai pemburu dan penjual di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Senin, 20 April 2026 - 22:05 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti kasus perdagangan ilegal satwa trenggiling di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Kepolisian Resor Tasikmalaya berhasil membongkar praktik perdagangan ilegal satwa langka trenggiling (Manis javanica) dengan menetapkan dua tersangka sebagai pemburu dan penjual di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Operasi tangkap tangan ini mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti berupa trenggiling hidup, mati, hingga sisik siap jual," kata Plt Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana kepada wartawan di Tasikmalaya, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat yang curiga terhadap adanya perdagangan satwa liar trenggiling di Kecamatan Karangnunggal. 

Kepolisian Unit III Tipidter Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, kata dia, langsung bergerak melakukan penyelidikan sampai akhirnya melakukan penangkapan terhadap pelaku inisial IR (32) saat hendak bertransaksi di Jalan Raya Karangnunggal, Minggu (12/4) malam.

Ia menyebutkan, hasil dari penangkapan itu terdapat dua trenggiling dengan kondisi satu masih hidup, dan satu lagi sudah mati dengan kondisi sudah dikuliti, kemudain IR mengaku barang tersebut didapat dari tersangka JA (30).

"Dari tersangka IR ini kedapatan membawa tas berisi dua ekor trenggiling, IR menagku mendapatkan satwa tersebut dari tersangka JA," katanya.

Ia menyampaikan, adanya informasi tersebut tim kemudian bergerak cepat untuk menangkap pelaku JA beberapa jam setelah penangkapan IR di kediamannya di Desa Cikapinis, Kecamatan Karangnunggal yang selanjutnya dibawa ke Markas Polres Tasikmalaya untuk menjalani proses hukum.

Pengakuan sementara kepada polisi, kata Agus, tersangka JA berperan sebagai pemburu dengan memanfaatkan penciuman anjing pelacak untuk menemukan lokasi trenggiling di area perkebunan di wilayahnya, selanjutnya trenggiling dikuliti untuk dijual.

Sedangkan tersangka IR berperan sebagai penjual, satwa yang didapat dari JA dibeli dengan harga Rp85 ribu per kilogram lalu memasarkannya kembali melalui media sosial Facebook dengan sistem pembayaran di tempat (COD) seharga Rp150 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku IR diketahui bukan pemain baru, tercatat pernah menjual sisik trenggiling pada tahun 2024 dan 2025 dengan harga mencapai Rp500 ribu," katanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pengakuan kedua tersangka itu terpaksa melakukan praktik perdagangan ilegal satwa liar karena terdesak kebutuhan ekonomi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Sebanyak empat dosen dari berbagai ranting ilmu di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dikukuhkan sebagai guru besar baru.   
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
2 Raksasa Timur Tengah Bakal jadi Lawa Timnas Indonesia Guna Persiapan Piala Asia 2027

2 Raksasa Timur Tengah Bakal jadi Lawa Timnas Indonesia Guna Persiapan Piala Asia 2027

Agenda FIFA Matchday Juni 2026 mendatang mulai menemui titik terang terkait calon lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Setelah sempat muncul rumor fantast
Banyak Catatan untuk Timnas Indonesia U-17, Bung Ropan Sebut Piala Asia U-17 Jadi Ujian Berat

Banyak Catatan untuk Timnas Indonesia U-17, Bung Ropan Sebut Piala Asia U-17 Jadi Ujian Berat

Kegagalan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026 jadi alarm serius. Bung Ropan soroti banyak PR jelang Piala Asia U-17 yang penuh tantangan berat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT