News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelumas dari Minyak Nabati Kian Dilirik, Bisakah Gantikan Oli Berbasis Minyak Bumi?

Selama puluhan tahun, pelumas berbasis minyak bumi mendominasi pasar global. Namun, di tengah meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan, para peneliti berlomba
Senin, 4 Mei 2026 - 23:34 WIB
Ilustrasi Pelumas dari Minyak Nabati Kian Dilirik, Bisakah Gantikan Oli Berbasis Minyak Bumi?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Sebaliknya, pelumas berbasis minyak nabati memiliki tingkat biodegradabilitas yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari 90 persen. Angka ini jauh melampaui pelumas mineral konvensional yang cenderung bertahan lama di lingkungan.

“Pelumas nabati sangat cocok digunakan pada aplikasi yang berpotensi mencemari lingkungan, seperti pelumas grease, oli hidrolik, cairan pemotongan logam, serta oli mesin dua langkah. Pada penggunaan seperti ini, pelumas biasanya terbuang langsung ke lingkungan sehingga penggunaan bahan yang ramah lingkungan menjadi sangat penting,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunggulan lain dari pelumas nabati terletak pada sifat alaminya. Pelumas ini mampu menempel lebih kuat pada permukaan logam, memiliki stabilitas yang baik saat digunakan, tidak mudah menguap, serta memiliki titik nyala yang lebih tinggi sehingga lebih aman.

Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia FTUI) Prof. Sukirno
Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia FTUI) Prof. Sukirno
Sumber :
  • Antara

Meski menawarkan banyak keunggulan, pelumas berbasis minyak nabati masih menghadapi sejumlah tantangan teknis. 

Salah satu kendala utama adalah ketahanannya terhadap suhu tinggi serta performanya pada suhu rendah. 

Dalam kondisi ekstrem, pelumas nabati cenderung mengalami degradasi lebih cepat dibandingkan pelumas berbasis minyak bumi.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan inovasi melalui rekayasa kimia, terutama dalam pengembangan aditif. Penambahan bahan tertentu dapat meningkatkan stabilitas termal, memperbaiki viskositas, serta memperluas rentang penggunaan pelumas nabati di berbagai kondisi operasional.

Sejumlah penelitian global juga menunjukkan arah yang sama. Studi dari Journal of Cleaner Production menyebutkan bahwa modifikasi struktur kimia minyak nabati mampu meningkatkan performa pelumas hingga mendekati bahkan melampaui pelumas mineral dalam kondisi tertentu. Ini membuka peluang besar bagi pengembangan skala industri.

Aplikasi Luas dan Masa Depan Industri Hijau

Pelumas berbasis minyak nabati dinilai sangat cocok untuk aplikasi yang berpotensi mencemari lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Contohnya adalah grease, oli hidrolik, cairan pemotongan logam, serta oli mesin dua langkah. Pada penggunaan ini, pelumas sering kali terbuang langsung ke lingkungan, sehingga penggunaan bahan yang mudah terurai menjadi sangat krusial.

Prof. Sukirno juga aktif mengembangkan riset pemanfaatan minyak nabati, termasuk dari limbah minyak jelantah, sebagai bahan baku pelumas ramah lingkungan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Beri Peringatan: Siswa Penerima Subsidi Sekolah Swasta yang Tawuran Bakal Dicabut Bantuannya

Dedi Mulyadi Beri Peringatan: Siswa Penerima Subsidi Sekolah Swasta yang Tawuran Bakal Dicabut Bantuannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bantuan pendidikan gratis di sekolah swasta tidak diberikan tanpa syarat. 
Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru diunggulkan, Tunisia dalam tekanan. Cek head to head, susunan pemain, dan peluang menangnya!
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Pontang-panting Lawan Pantai Gading, Brace Deniz Undav Bawa Die Mannschaft Menang Dramatis 2-1

Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Pontang-panting Lawan Pantai Gading, Brace Deniz Undav Bawa Die Mannschaft Menang Dramatis 2-1

Jerman raih kemenangan dramatis saat hadapi Pantai Gading pada laga Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026). Die Mannschaft kerja keras sebelum menang 2-1.
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026).
BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

Memasuki periode awal musim kemarau pada pertengahan Juni 2026, krisis air bersih mulai membayangi sejumlah wilayah di Jawa Tengah. 

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap di Malaysia setelah buron sejak 2023. Ia diduga membawa uang hasil kejahatan hingga ratusan kali dan menjadi
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Tanggal 22 Juni 2026 disebut dalam ramalan zodiak sebagai salah satu momen ketika energi finansial bergerak cukup dinamis. Berikut yang paling bercuan deras.
Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri, dengan menempatkan Papua sebagai salah satu wilayah prioritas utama. 
Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Seorang honorer SD di Pelalawan, Riau, ditangkap setelah merampok kasir perusahaan sawit dan menusuk korban 22 kali. Pelaku mengaku terjerat utang pinjol dan judi online
Misteri 3 Tahun Hilang Terkuak! Wanita Asal Bandung Ditemukan Kritis Diduga Disekap dan Disiksa Secara Sadis

Misteri 3 Tahun Hilang Terkuak! Wanita Asal Bandung Ditemukan Kritis Diduga Disekap dan Disiksa Secara Sadis

Seorang perempuan asal Bandung yang hilang selama tiga tahun ditemukan dalam kondisi luka berat di RSHS Bandung. Polisi memburu pelaku berinisial TH yang diduga melakukan
Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT