GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bongkar Lapak PKL Cicadas, KDM Tawarkan Gaji Setara UMK untuk Para Pedagang: Rakyat Kecil Tetap Punya Pekerjaan

Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa KDM itu memilih turun langsung berdialog dengan para pedagang dan menawarkan solusi yang dinilai lebih manusiawi. 
Selasa, 19 Mei 2026 - 21:25 WIB
Dedi Mulyadi blusukan di Pasar Cicadas, Kota Bandung
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, KDM tawarkan solusi humanis untuk para pedagang kaki lima (PKL) CIcadas usai bongkar lapak.

Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Bandung selama ini kerap menjadi persoalan klasik yang sulit diselesaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di satu sisi, keberadaan lapak di trotoar dianggap mengganggu fungsi pedestrian dan memicu kemacetan. Namun di sisi lain, ribuan warga menggantungkan hidup dari aktivitas berdagang di ruang-ruang publik tersebut.

Kondisi itu pula yang selama puluhan tahun terjadi di kawasan Cicadas, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung. Trotoar yang semestinya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki berubah menjadi deretan kios semi permanen yang menutupi akses jalan. 

Berbagai upaya penertiban pernah dilakukan, tetapi sering berujung polemik karena dianggap tidak memberikan solusi nyata bagi para pedagang kecil.

Kini, pendekatan berbeda ditunjukkan Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa KDM itu memilih turun langsung berdialog dengan para pedagang dan menawarkan solusi yang dinilai lebih manusiawi. 

Alih-alih hanya menggusur, KDM menyiapkan peluang pekerjaan baru agar para PKL tetap memiliki penghasilan setelah lapak mereka dibongkar.

Penataan Cicadas dan Solusi Alih Profesi dari KDM

Kebuntuan penataan PKL di kawasan Cicadas akhirnya mulai menemukan titik terang setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan langkah penataan besar-besaran. 

Dedi Mulyadi blusukan di Pasar Cicadas, Kota Bandung
Dedi Mulyadi blusukan di Pasar Cicadas, Kota Bandung
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Fokus utamanya adalah mengembalikan fungsi trotoar sekaligus memperbaiki wajah kawasan Jalan Ahmad Yani yang selama ini dipadati lapak pedagang.

Dalam proses tersebut, Dedi Mulyadi memilih pendekatan dialogis. Ia bertemu langsung dengan Koordinator PKL Cicadas, Amang Herman, dan para pedagang lainnya untuk membahas proses pembongkaran kios yang disebut menjadi salah satu penyebab kemacetan selama bertahun-tahun.

“Kita sepakat untuk melakukan penataan. Kios-kiosnya dibongkar dirapikan nanti saya beri solusi pekerjaan untuk pedagang kaki limanya,” ujar KDM, Senin (18/5/2026).

Menurut Dedi Mulyadi, solusi pekerjaan jauh lebih penting dibanding sekadar relokasi tempat berdagang. Ia menilai penertiban tanpa jaminan penghasilan baru justru akan menambah persoalan sosial di tengah masyarakat kecil.

“Sekarang saya memberi solusi buat memenuhi isi perut mereka. Setelah dibongkar mereka mau kemana supaya tetap punya penghasilan,” terangnya.

KDM kemudian menawarkan pekerjaan baru bagi para pedagang terdampak sebagai petugas kebersihan jalan provinsi di bawah pengelolaan pemeliharaan fasilitas jalan. 

Skema ini dipilih setelah banyak pedagang mengaku penghasilannya selama berdagang tidak lagi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dengan sistem kerja baru tersebut, para mantan PKL disebut akan memperoleh penghasilan yang disesuaikan dengan standar Upah Minimum Kota (UMK) Bandung.

“Langkah ini diambil agar Kota Bandung menjadi lebih bersih dan rapi, sementara di sisi lain rakyat kecil tetap memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang jauh lebih baik dan pasti demi mengatasi kemiskinan,” ujar Dedi Mulyadi.

Pendekatan Humanis Saat Pembongkaran Lapak

Berbeda dengan penertiban PKL pada umumnya yang sering diwarnai kericuhan, proses pembongkaran di Cicadas berlangsung relatif kondusif. Sejumlah pedagang memilih membongkar lapaknya secara mandiri setelah melihat proses penertiban mulai dilakukan pemerintah.

Sebagai bentuk kepedulian selama masa transisi, KDM juga memborong barang dagangan yang masih tersisa. Mulai dari dagangan asongan, ikan, hingga kacamata keliling dibeli untuk membantu para pedagang bertahan sementara waktu.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan modal hidup sementara sebelum para mantan PKL resmi memulai pekerjaan baru mereka.

Pembongkaran lapak dibantu menggunakan alat berat oleh Satpol PP Provinsi Jawa Barat agar proses penataan berjalan cepat. Namun material bangunan seperti kayu dan besi tetap diberikan kepada pedagang untuk dimanfaatkan kembali.

Meski demikian, di lapangan masih muncul sejumlah keluhan dari pedagang. Salah satunya datang dari Asep, pedagang kaus yang mengaku tidak menerima sosialisasi sebelumnya terkait pembongkaran tersebut.

“Responsnya ya saya bingung, ini mendadak. Nggak tahu solusinya apa,” kata Asep saat ditemui wartawan di lapaknya.

Asep yang telah puluhan tahun berjualan di kawasan Cicadas mengaku akhirnya mengikuti pedagang lain untuk membongkar kios secara mandiri.

“Dari sana sudah ngebongkar, jadi ya sudah mandiri aja bongkar. Ikut-ikutan saja,” ungkapnya.

Ia juga mengaku belum mendapat informasi jelas terkait relokasi maupun kompensasi dari pemerintah.

Trotoar Dikembalikan untuk Publik dan Jalur BRT

Penataan PKL Cicadas dilakukan bukan hanya untuk alasan ketertiban kota, tetapi juga berkaitan dengan pengembangan transportasi publik di Bandung. Kawasan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari koridor Bandung Rapid Transit (BRT).

Selama bertahun-tahun, trotoar di sepanjang Jalan Cicadas praktis tertutup kios semi permanen dan terpal pedagang. Kondisi itu membuat ruang pedestrian nyaris hilang dan menyulitkan masyarakat yang berjalan kaki.

Kini setelah penertiban dilakukan, trotoar mulai terlihat lebih terbuka dan bersih. Pemerintah berharap kawasan itu dapat kembali berfungsi sebagai ruang publik yang nyaman sekaligus mendukung sistem transportasi perkotaan yang lebih tertata.

Langkah yang dilakukan Dedi Mulyadi pun menuai perhatian publik karena dinilai mencoba menghadirkan keseimbangan antara penataan kota dan perlindungan ekonomi masyarakat kecil.

Alih-alih hanya fokus pada penggusuran, pendekatan yang diambil KDM menitikberatkan pada solusi jangka panjang melalui kepastian pekerjaan dan penghasilan yang lebih stabil bagi para pedagang terdampak. (udn) 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cal Crutchlow Ungkap Faktor Penting yang Menjadi Kunci Kemenangan Raul Fernandez saat MotoGP Inggris 2026

Cal Crutchlow Ungkap Faktor Penting yang Menjadi Kunci Kemenangan Raul Fernandez saat MotoGP Inggris 2026

Raul Fernandez tampil dominan saat menjuarai MotoGP Inggris 2026 di Silverstone bersama Trackhouse Aprilia.
Viral Diduga Komplotan Matel Gasak Nomor Rangka Hingga Masuk ke Kolong Mobil di GBK, Polisi Buka Suara

Viral Diduga Komplotan Matel Gasak Nomor Rangka Hingga Masuk ke Kolong Mobil di GBK, Polisi Buka Suara

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi diduga komplotan mata elang (matel) alias debt collector, menggasak nomor rangka mobil hingga masuk ke kolong. 
Bursa Transfer Barcelona: Gagal Boyong Alvarez, Kapten Inter Milan Jadi Buruan Utama

Bursa Transfer Barcelona: Gagal Boyong Alvarez, Kapten Inter Milan Jadi Buruan Utama

Kapten Inter Milan, Julian Alvarez, disebut tengah menjaid buruan utama Barcelona jelang penutupan bursa transfer musim panas 2026.
Isack Hadjar Absen di F1 GP Belanda 2026, Yuki Tsunoda Comeback ke Formula 1 Gantikan Liam Lawson yang Naik ke Red Bull

Isack Hadjar Absen di F1 GP Belanda 2026, Yuki Tsunoda Comeback ke Formula 1 Gantikan Liam Lawson yang Naik ke Red Bull

Yuki Tsunoda dipastikan kembali Formula 1 pada gelaran F1 GP Belanda 2026 setelah Red Bull melakukan perubahan susunan pembalap buntut absennya Isack Hadjar.
Viral Olivia Rodrigo Diam-diam Ternyata Pernah Bantu Melunasi Biaya Kuliah Mahasiswi, Segini Jumlahnya

Viral Olivia Rodrigo Diam-diam Ternyata Pernah Bantu Melunasi Biaya Kuliah Mahasiswi, Segini Jumlahnya

Penyanyi Olivia Rodrigo mendadak viral di media sosial setelah alumni Universitas Alabama, Jamie Causey cerita biaya kuliah semester akhir dibantu sang penulis.
IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism" Dorong Pelajar Ikuti Perkembangan Digital

IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism" Dorong Pelajar Ikuti Perkembangan Digital

IJTI Korda Pantura Raya menggelar talkshow multimedia bertema “Beyond Journalism” dalam rangkaian HUT ke-28 IJTI di Aula SMKN 1 Lamongan.

Trending

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Video viral kasir Indomar*t yang disebut berdurasi 7 menit ramai dicari di TikTok dan X. Ini fakta isi video dan alasan warganet diminta waspada hoaks serta link phishing.
Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Karier lima zodiak ini diprediksi makin bersinar! Scorpio, Cancer, Virgo, Capricorn, dan Aquarius berpeluang mendapat kesempatan emas dan pengakuan.
Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Isu video syur “kasir Indomaret” berdurasi 7 menit ramai di TikTok dan X. Penelusuran menunjukkan klaim tersebut belum terbukti. Waspadai link phishing.
Kepada Eredivisie, Justin Hubner Bicara Jujur soal SUGBK: Itu Stadion Terfavorit Saya

Kepada Eredivisie, Justin Hubner Bicara Jujur soal SUGBK: Itu Stadion Terfavorit Saya

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, ternyata memiliki satu stadion yang paling berkesan dalam kariernya. Menariknya, pilihan pemain Fortuna Sittard tersebut bukan stadion megah di Eropa.
Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Ketum DM IKKRAMAT Uti Royden Top, S.M., mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan melalui pelaksanaan Shalat Istisqa.
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri berpelang debut sekaligus kembali reuni dengan Kim Yeon-koung di duel eksibisi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT