News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Kasus TPPO, Perlindungan Hukum Bagi PMI Perlu Diperkuat

Insan pers turut menyorot tajam terkait maraknya kasus kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Kamis, 10 September 2026 - 21:10 WIB
Marak Kasus TPPO, Perlindungan Hukum Bagi PMI Perlu Diperkuat
Sumber :
  • Istimewa

"Kenapa yang tertangkap hanya calon? Karena calon itu yang menutup diri, tidak mau menyebutkan siapa lagi yang terlibat. Dia mau bertanggung jawab sendiri, jadi kami tidak bisa memaksakan. Mempersangkakan orang itu harus berdasarkan alat bukti, sementara dia adalah saksi kunci," ungkap Rumi.

Ia menekankan pentingnya pembuktian materil dalam proses penyidikan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penegakan hukum tidak bisa berdasarkan asumsi. Kami hanya bisa bertindak berdasarkan alat bukti yang kami punya," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Antonius PS Wibowo, menyoroti hambatan eksekusi restitusi bagi korban TPPO yang kerap diakali oleh para pelaku.

"Restitusi yang disepakati hanya 25 juta, sementara dendanya 200 juta. Pelakunya orang kaya di Indonesia, punya properti di China, punya segala macam. Tapi begitu putusannya inkrah, dia mendadak jadi miskin, dengan satu surat keterangan miskin dari kelurahan. Ini fakta di lapangan," kata Antonius.

Antonius juga mengkritik efektivitas regulasi nasional yang dinilainya belum berbanding lurus dengan penurunan angka kejahatan TPPO di tingkat internasional.

"Indonesia ini banyak banget regulasinya, banyak sekali payung hukumnya, banyak sekali kerja samanya, tapi kejahatannya juga nggak kalah. Jadi perang kita terus-menerus, dan hasilnya ada, tetapi memang harus terus kita akselerasi," tambahnya.

Adapun, Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Hariyanto Suwarno menyuarakan dilema yang dihadapi korban TPPO selama proses hukum berlangsung. 

Panjangnya proses peradilan kerap memaksa korban untuk kembali bekerja ke luar negeri.

"Kenapa kemudian teman-teman pekerja migran yang melapor ke kepolisian, kemudian mereka kembali ke luar negeri? Bayangkan, kalau lima tahun belum selesai, mereka balik lagi. Apakah kita akan duduk manis menunggu proses itu lima tahun? Enggak juga. Karena faktor utama adalah ekonomi," jelas Hariyanto.(raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Santriwati di Sleman Diduga Diperkosa Kiai Ponpes Ash Sholihah, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman Diduga Diperkosa Kiai Ponpes Ash Sholihah, Kini Hamil 8 Bulan

Seorang santriwati inisial FN diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh seorang kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. 
Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Klaim Jadi Turnamen Terbesar Setelah Piala Dunia

Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Klaim Jadi Turnamen Terbesar Setelah Piala Dunia

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. 
3 SPPG di DIY Disuspend Imbas Insiden Keracunan Berulang

3 SPPG di DIY Disuspend Imbas Insiden Keracunan Berulang

Tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah DI Yogyakarta disuspend menyusul terjadinya insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berulang. 
Polri Diyakini Jalankan Intruksi Presiden Soal Penindakan Pelaku Karhutla

Polri Diyakini Jalankan Intruksi Presiden Soal Penindakan Pelaku Karhutla

Polri diyakini dapat menjalankan intruksi dari Presiden RI, Prabowo Subianto terkait penindakan pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Viral, Guru SD Indonesia Koreksi Nilai Pakai SpongeBob, Aksinya Viral hingga 9GAG

Viral, Guru SD Indonesia Koreksi Nilai Pakai SpongeBob, Aksinya Viral hingga 9GAG

Kreativitas guru SD asal Indonesia saat mengoreksi ujian menggunakan karakter SpongeBob viral hingga @9gag. Cara unik ini dipuji netizen.
Abah Setu Minta Maaf Usai Videonya Tuai Protes, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Abah Setu Minta Maaf Usai Videonya Tuai Protes, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Pada Kamis (10/9), Polres Metro Bekasi mengadakan agenda mediasi untuk mengklarifikasi kontroversi yang bersumber dari ucapan Pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, KH. Asep Setiawan atau yang akrab disapa Abah Setu. 

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT