Heboh, Video Viral ‘A Day in My Life’ Ternyata Cuma Satu dari 20 Konten, Polisi Ungkap Ada Bisnis Berbayar
- Tangkapan layar instagram metrobogor
Konten Disebut Dijual Lewat Grup dengan Akses Rp150 Ribu
Fakta lain yang terungkap dalam penyidikan adalah adanya dugaan komersialisasi terhadap konten tersebut. Polisi menyebut video-video yang dibuat kedua tersangka tidak hanya disimpan atau dibagikan secara terbatas, tetapi ditawarkan melalui komunitas atau grup media sosial tertentu.
- dok.kolase tvOnenews.com / medsos @accooo @chrislove
Sistemnya menggunakan akses berbayar. Menurut polisi, seseorang yang ingin masuk dan melihat konten harus terlebih dahulu membayar sekitar Rp150 ribu.
“Disebar ke platform sosial media, dikomersilkan kurang lebihnya untuk memasuki daripada komunitas atau grup untuk penjualan video tersebut itu Rp 150 ribu,” kata Anggi.
Akses tersebut tidak diberikan secara terbuka. Setelah pembayaran dilakukan, pembeli disebut mendapatkan kode tertentu untuk dapat masuk ke grup atau membuka konten yang tersedia.
“Biaya aksesnya itulah yang sejumlah senilai Rp 150 ribu. Tapi, setelah diakses, kemudian diberikan kode aksesnya, baru mereka bisa mengakses,” imbuhnya.
Dari aktivitas tersebut, polisi menyebut uang yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp19 juta hingga kedua pria diamankan.
“Sampai dengan saat diamankannya, itu kurang lebih sudah terkumpul berdasarkan data yang berhasil diperoleh oleh penyidik kurang lebihnya Rp 19 juta,” ujar Anggi.
Penyidik masih mendalami jumlah anggota grup, keseluruhan transaksi, serta pola distribusi konten yang diproduksi sejak Juli 2026.
### Dua Tersangka Ditahan, Polisi Dalami Produksi dan Distribusinya
Setelah diamankan di Kebon Jeruk, MR dan MA menjalani pemeriksaan sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya kemudian ditahan dan dititipkan di Rutan Pondok Rajeg untuk menjalani proses hukum.
Polisi juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap keduanya. Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, hasil pemeriksaan medis menyatakan keduanya mengidap HIV.
“Setelah mereka dilakukan upaya paksa berupa penangkapan, kemudian tim kita membawa ke bagian kesehatan untuk dilakukan pengecekan terhadap keduanya, dan keduanya dinyatakan mengidap HIV,” kata Anggi kepada wartawan.
Informasi mengenai kondisi medis tersebut merupakan hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka. Status HIV tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan orientasi seksual, perilaku seseorang, maupun waktu dan cara seseorang memperoleh infeksi.
Load more