News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Budaya Nusantara Bertahan di Era Digital? Ini yang Dibahas di Festival Budaya Nasional 2026

Festival Budaya Nasional 2026 juga menghadirkan pameran dan kegiatan interaktif yang memperkenalkan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Program ini membuka kesempatan
Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:08 WIB
Bagaimana Budaya Nusantara Bertahan di Era Digital Ini yang Dibahas di Festival Budaya Nasional 2026
Sumber :
  • Laman resmi

tvOnenews.com - Keberagaman budaya Indonesia bukan sekadar warisan masa lalu yang tersimpan dalam museum atau ditampilkan pada acara seremonial. 

Tradisi, bahasa, kesenian, permainan rakyat, hingga pengetahuan lokal merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang terus berkembang dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah perubahan zaman, menjaga kebudayaan berarti memastikan nilai-nilai tersebut tetap dikenal, dipahami, dan dipraktikkan.

Namun, bagaimana membuat generasi muda tetap dekat dengan kebudayaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup? 

Salah satu caranya adalah menghadirkan ruang perjumpaan yang memungkinkan masyarakat berinteraksi langsung dengan tradisi, seniman, serta komunitas budaya dari berbagai daerah. 

Dengan begitu, kebudayaan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga pengalaman yang dapat dipelajari dan dinikmati bersama.

Semangat tersebut dihadirkan melalui Festival Budaya Nasional 2026 yang mengusung tema “Budaya yang Terus Hidup”. Diinisiasi Yayasan Mawar Budaya dengan dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, festival ini diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Taman Reinwardt, Kebun Raya Bogor. 

Salah satu agenda utamanya adalah Pagelaran Budaya Nusantara yang melibatkan 200 seniman, disertai kegiatan interaktif dan Dialog Budaya Nasional untuk membicarakan masa depan kebudayaan Indonesia.

Libatkan 200 Seniman, Festival Budaya Nasional Hadirkan Perjalanan Nusantara

Pagelaran Budaya Nusantara menjadi salah satu agenda utama Festival Budaya Nasional 2026. Mengusung tajuk “Mari Bersama Merawat Akar Budaya”, pertunjukan ini melibatkan 200 seniman dalam sebuah perjalanan artistik yang merangkai kekayaan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Pertunjukan tersebut memadukan koreografi tradisional dan kontemporer dengan dukungan teknologi digital. Pendekatan ini menghadirkan pertemuan antara ekspresi seni yang berakar pada tradisi dan cara penyajian yang mengikuti perkembangan zaman.

Perjalanan artistik itu dibagi menjadi empat babak, yakni “Jejak Peradaban”, “Budaya Nusantara”, “Budaya Berkembang”, dan “Budaya yang Terus Hidup”. Rangkaian tersebut menggambarkan kebudayaan sebagai sesuatu yang tidak berhenti pada masa lalu, melainkan terus bergerak melalui kreativitas dan keterlibatan masyarakat.

Penyanyi Novia Bachmid serta perwakilan Putra Putri Kebudayaan Indonesia turut dijadwalkan tampil dalam pagelaran tersebut. Kehadiran seniman dan generasi muda di satu panggung diharapkan memperlihatkan bagaimana warisan budaya dapat diteruskan melalui berbagai bentuk ekspresi.

Selain pertunjukan utama, festival ini juga menghadirkan beragam aktivitas yang melibatkan komunitas budaya. Pengunjung tidak hanya diajak menyaksikan pertunjukan, tetapi juga mengenal nilai, sejarah, dan pengetahuan yang menyertai setiap tradisi.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dijadwalkan menghadiri rangkaian festival tersebut sebagai bagian dari momentum peringatan Hari Kebudayaan Nasional.

Dari Wayang hingga Musik Sape, Pengunjung Bisa Mengenal 10 Objek Pemajuan Kebudayaan

Festival Budaya Nasional 2026 juga menghadirkan pameran dan kegiatan interaktif yang memperkenalkan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Program ini membuka kesempatan bagi pengunjung untuk belajar langsung mengenai tradisi dari berbagai daerah melalui kegiatan bersama komunitas dan pelaku budaya.

Materi yang diperkenalkan mencakup manuskrip dan tradisi menulis lontar, ritus daur hidup Jawa, permainan rakyat, Hikayat Aceh, dongeng Nusantara, membatik, musik Sape Dayak, pencak silat, teknologi tempa tradisional, hingga adat Malam Bainai dari Sumatera Barat.

Pengalaman tersebut dilengkapi pengenalan Warisan Budaya Takbenda melalui aktivitas wayang dan angklung interaktif. Ada pula Instalasi Ketahanan Pangan Nusantara yang mengangkat kekayaan pangan lokal serta pengetahuan tradisional masyarakat Indonesia.

Bagi keluarga dan generasi muda, pendekatan interaktif ini memberikan kesempatan untuk mengenal kebudayaan melalui pengalaman langsung. Tradisi yang sebelumnya mungkin hanya diketahui melalui buku atau media digital dapat dipelajari melalui demonstrasi, praktik, dan percakapan bersama pelaku budaya.

Festival turut menyediakan ruang kreativitas melalui lomba menggambar dan kompetisi video pendek. Pasar Budaya UMKM juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus memberi ruang apresiasi terhadap karya masyarakat.

Dengan menggabungkan edukasi, seni, dan aktivitas kreatif, festival berupaya menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif. Tradisi bukan hanya identitas yang perlu dijaga, tetapi juga sumber inspirasi bagi lahirnya karya dan kegiatan baru.

Dialog Budaya Nasional Bahas Tantangan Warisan Tradisi di Era Modern

Selain pertunjukan dan aktivitas interaktif, Festival Budaya Nasional 2026 menghadirkan Dialog Budaya Nasional melalui kolaborasi dengan Universitas Pakuan, Bogor. Forum ini mengangkat tema “Budaya untuk Masa Depan: Antara Warisan, Inovasi, dan Perubahan”.

Bertempat di Graha Pakuan Siliwangi, Universitas Pakuan, dialog tersebut dijadwalkan diawali paparan pembuka oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Diskusi kemudian dipandu oleh Dr. Luh Gede Saraswati Putri, S.S., M.Hum.

Empat narasumber yang dijadwalkan hadir adalah Dr. Restu Gunawan, M.Hum., Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan; Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., Rektor Universitas Pakuan; Dr. Nungki Kusumastuti, S.S., M.Sos., pelaku sekaligus akademisi seni; serta Asep Kambali, S.Pd., M.I.K., sejarawan dan pendiri Komunitas Historia Indonesia.

Diskusi tersebut diarahkan untuk membahas pewarisan budaya, peran pendidikan dan generasi muda, serta peluang kreativitas dan inovasi dalam menjaga relevansi kebudayaan di tengah perubahan sosial dan teknologi.

Melalui forum ini, kebudayaan diposisikan bukan hanya sebagai peninggalan yang perlu dilindungi, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi untuk menghadapi masa depan.

Melalui rangkaian pertunjukan, pameran interaktif, dan dialog, Yayasan Mawar Budaya ingin mendorong keterlibatan masyarakat dalam merawat keberagaman Indonesia.

Sejalan dengan tema “Budaya yang Terus Hidup”, pesan utama festival ini terangkum dalam ajakan: “Mari bersama merawat akar budaya, merayakan keberagaman, dan memastikan warisan budaya Indonesia tetap hidup.”

Keberlanjutan budaya tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering tradisi dipertunjukkan, tetapi juga oleh seberapa jauh masyarakat memahami, menghargai, dan meneruskannya dalam kehidupan sehari-hari. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sertifikasi Halal UMK Diperpanjang hingga 2028, LPPOM MUI Dorong Pendampingan bagi Pelaku Usaha

Sertifikasi Halal UMK Diperpanjang hingga 2028, LPPOM MUI Dorong Pendampingan bagi Pelaku Usaha

LPPOM MUI Jawa Tengah mendorong pendampingan sertifikasi halal bagi UMK. Simak penyesuaian tenggat hingga 17 Oktober 2028 dan persiapan yang perlu dilakukan.
Islam Makhachev Sebut Alexander Volkanovski Tak Lagi di Puncak Performa, Dukung Movsar Evloev

Islam Makhachev Sebut Alexander Volkanovski Tak Lagi di Puncak Performa, Dukung Movsar Evloev

Islam Makhachev menilai Alexander Volkanovski tak lagi berada di puncak performanya dan menjagokan Movsar Evloev dalam duel perebutan gelar di ajang UFC 333.
Ditegur Warga Lalu Membabi Buta, ODGJ Mengamuk Brutal di Ciamis Hingga Lukai Dua Polisi Sampai Harus Dioperasi

Ditegur Warga Lalu Membabi Buta, ODGJ Mengamuk Brutal di Ciamis Hingga Lukai Dua Polisi Sampai Harus Dioperasi

Peristiwa mencekam terjadi di Ciamis, Jawa Barat saat seorang pria lanjut usia (60) ngamuk hingga lukai dua polisi dan sejumlah warga setempat, Selasa (20/10).
Teknologi Mobil Listrik Makin Berkembang, Wuling Mitra EV Mulai Masuk Industri Logistik

Teknologi Mobil Listrik Makin Berkembang, Wuling Mitra EV Mulai Masuk Industri Logistik

Kendaraan listrik mulai digunakan untuk pengiriman barang di Indonesia. Wuling Mitra EV menjadi salah satu kendaraan komersial listrik di tengah upaya menekan
Jejak Pelarian Penipu 138 Sapi Kurban Terhenti di Jakarta, Korban Rugi Rp716 Juta

Jejak Pelarian Penipu 138 Sapi Kurban Terhenti di Jakarta, Korban Rugi Rp716 Juta

Seorang pedagang hewan kurban berinisial AS (29) harus berurusan dengan pihak berwajib setelah aksinya melakukan penipuan jual beli sapi terbongkar. 
Perjalanan Kasus Dokter Cabuli Diduga Anak Kandung di Bandung: Pelaku Akhirnya Ditangkap Usai Menghilang

Perjalanan Kasus Dokter Cabuli Diduga Anak Kandung di Bandung: Pelaku Akhirnya Ditangkap Usai Menghilang

Polda Jawa Barat (Polda Jabar) akhirnya meringkus seorang dokter berinisial IS atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun di Kota Bandung.

Trending

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Bukan Timnas Malaysia, Agen Bocorkan Tujuan Hajime Moriyasu usai Tinggalkan Jepang

Bukan Timnas Malaysia, Agen Bocorkan Tujuan Hajime Moriyasu usai Tinggalkan Jepang

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan bakal meninggalkan jabatannya usai Piala Asia 2027. Di tengah rumor yang mengaitkannya ke Timnas Malaysia.
Ditegur Warga Lalu Membabi Buta, ODGJ Mengamuk Brutal di Ciamis Hingga Lukai Dua Polisi Sampai Harus Dioperasi

Ditegur Warga Lalu Membabi Buta, ODGJ Mengamuk Brutal di Ciamis Hingga Lukai Dua Polisi Sampai Harus Dioperasi

Peristiwa mencekam terjadi di Ciamis, Jawa Barat saat seorang pria lanjut usia (60) ngamuk hingga lukai dua polisi dan sejumlah warga setempat, Selasa (20/10).
Prof. Deby Vinski Raih Merit Award di Moldova, Bawa Misi Pengembangan Stem Cell ke Eropa

Prof. Deby Vinski Raih Merit Award di Moldova, Bawa Misi Pengembangan Stem Cell ke Eropa

Prof. Deby Vinski menggagas International Stem Cell & Longevity Centre di Moldova. Simak rencana pengembangan layanan kesehatan preventif, riset, dan
Pelatih Hyundai Hillstate Soroti Perkembangan Megawati Hangestri, tetapi Menyesal Cuma Main Dua Kali

Pelatih Hyundai Hillstate Soroti Perkembangan Megawati Hangestri, tetapi Menyesal Cuma Main Dua Kali

Megawati Hangestri belum pulih sepenuhnya, tetapi sudah menunjukkan kontribusi positif bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026. Sayangnya, harus tersingkir.
Gestur Silangkan Jari di Leher Jadi Sorotan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tegas Janji Copot Ajudan Usai Didemo Mahasiswa

Gestur Silangkan Jari di Leher Jadi Sorotan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Tegas Janji Copot Ajudan Usai Didemo Mahasiswa

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud berjanji mencopot ajudannya setelah insiden dengan kader GMNI viral. Gestur tangannya saat menjawab demonstran ikut menjadi .
Perjalanan Kasus Dokter Cabuli Diduga Anak Kandung di Bandung: Pelaku Akhirnya Ditangkap Usai Menghilang

Perjalanan Kasus Dokter Cabuli Diduga Anak Kandung di Bandung: Pelaku Akhirnya Ditangkap Usai Menghilang

Polda Jawa Barat (Polda Jabar) akhirnya meringkus seorang dokter berinisial IS atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun di Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT