GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda Nasib dengan Putri Candrawathi, Wanita Ini Hamil dan Melahirkan dalam Penjara

N hamil dan melahirkan di penjara, beda dengan Putri Candrawathi, ia mengisahkan pengalaman pahit yang ia harus jalani sebagai narapidana Lapas Perempuan dan Anak Kelas II A Tangerang. 
Kamis, 8 September 2022 - 21:53 WIB
Petuga dan para narapidana Lapas Wanita dan Anak Kelas II A Tangerang sedang bermain sedang seorang bayi dsri ibu yang berstatus narapidana
Sumber :
  • (Tvonenews.com/Rizki Amana)

Kota Tangerang, Banten - Pihak penyidik Bareskrim Polri memutuskan untuk tak menahan Putri Candrawathi tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Masih memiliki anak berusia 1,5 tahun hingga kemanusiaan menjadi alasan penyidik tak melakukan penahanan terhadap istri dari Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait soal penahanan Ibu Putri, kami sudah mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan karean alasan-alasan sesuai Pasal 31 ayat 1 KUHP. Itu boleh mengajukan permohonan dan kita mengajukan karena alasan kemanusiaan. Ibu Putri masih punya anak kecil dan Ibu Putri dalam kondisi tidak stabil," kata Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis di Gedung Bareskrim Polri pada Rabu (31/8/2022).

Namun nasib berbeda dirasakan seorang Narapidana Narkoba berinisial N (23). Ia harus mendekam selam 4 tahun 7 bulan di Lapas Wanita dan Anak Kelas II A Tangerang, Banten bersama sang anak yang masih berusia 7 bulan. 

N mengisahkan awal mula dirinya menjadi tahanan Lapas Wanita dan Anak Kelas II A Tangerang akibat terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. 

"Awal mulanya waktu lagi hamil saya ikut sama teman bawa narkoba, akhirnya saya pas pulang ada polisi semua. Akhirnya masuk penjara keadaannya lagi hamil empat bulan," kata N saat dijumpai di lokasi, Kota Tangerang, Banten, Kamis (8/9/2022).

Awan mulai menunjukkan mendungnya di tengah hujan rintik-rintik yang telah membasahi lingkungan rumah tahanan (Rutan) itu. 

Tak sedikit para warga binaan pemasyarakatan (WBP) beraktivitas di tengah hujan.

Sesekali para warga binaan itu menghampiri N yang sedang bersama bayinya hanya sekedar menggendong sang anak. 

Bahkan petugas Lapas turut serta kerap menghampiri N bersama sang bayi sembari bercengkerama ramah dan memanjakan sang bayi. 

N kembali mengisahkan pengalaman pahit yang ia harus jalani sebagai narapidana Lapas Perempuan dan Anak Kelas II A Tangerang. 

Saat awal memasuki ruangan di balik jeruji besi, rasa ketakutan akan kelahiran sang bayi terus mengahntuinya. 

Hari demi hari dilalui N di dalam rutan itu sembari merawat sang bayi yang masih dalam kandungannya. 

Hingga sang bayi yang ditunggu-tunggu lahir dengan selamat dengan bantuan dokter di Lapas Wanita dan Anak Kelas II A Tangerang. 

"Kelahirannya pun dulu di rutan, sampai sekarang besar di sini," ungkapnya. 

Rasa khawatir yang diarasan N terhadap kondisi lingkungan saat sang bayi hadir di dunia pun mulai pupus secara perlahan.

Dirinya yang ditemui memakai pakaian kaos berwarna hitam dan rambut yang dikuncir itu mengaku semua rasa kekhawatiran itu hilang. 

Sebab, para petugas dan para tahanan wanita justru bersikap terbalik dari rasa kekhawatiran yang dipikirkannya sejak dirinya hamil hingga melahirkan sang bayi. 

"Enggak sulit, mudah (membesarkannya-red). Karena di sini banyak yang bantu. Semua juga sayang sama anak. Semuannya, tanpa terkecuali sangat membantu sekali," kata ia sembari tersenyum melihat sang bayi yang sedang digendong seorang wanita petugas Lapas.

Di sisi lain, para WBP dan petugas lapas justru bergotong royong membesarkan sang bayi dengan memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan.

Bahkan, sang bayi jarang menangis saat berada di balik jeruji besi saat malam pun mulai menghampiri. 

"Waktu hamil, waktu lahiran dalam pejara kaya gimana, ternyata sampai sekarang tidak ada kesulitan apapun. unutk bayi pun sangat layak. Pihak Lapas tidak semuanya, tapi di sini dibantu dari mamih-mamih dari orang dari di sini semua. Saya pun tidak pernah membeli apapun, jadi semuanya dari sini, saling membantu," katanya. 

Harapan serta doa pun terus dipanjtakan oleh N untuk masa depan sang anak yang lahir dan besar di Lapas Wanita dan Anak Kelas II A Tangerang itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun percaya akan hal tersebut mengingat membesarkan anak di lingkungan Lapas Wanita dan Anak Kelas II A Tangerang tak seperti bayangan orang di luar sana.

"Jangan seperti ibunya, hanya itu saja. Cuma mungkin haparan saya sendiri, intinya saya tidak ingin anaknnya seperti saya. Walaupun di lingkungan seperti di sini seperti orang lain pikirkan, di sini saya bakal mendidik anak saya tidak seperti orang lain pikirkan," pungkasnya. (raa/mut) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi kepada Calvin Verdonk atas performa impresifnya dalam laga FIFA Series 2026.
Betrand Peto Tak Mau Kompromi Usai Dituding Maling Parfume: Mamanya Aqila dan Ayah Sudah Proses

Betrand Peto Tak Mau Kompromi Usai Dituding Maling Parfume: Mamanya Aqila dan Ayah Sudah Proses

​​​​​​​Betrand Peto tak mau kompromi usai dituding mencuri parfum milik Sawendah. Ia klarifikasi dan sebut proses sudah ditangani keluarga Aqila dan Ruben Onsu.
John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi kepada Calvin Verdonk atas performa impresifnya dalam laga FIFA Series 2026.
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi kepada Calvin Verdonk atas performa impresifnya dalam laga FIFA Series 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT