GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjaga Kos Mesum di Jogja Rekam Penghuni Diam-diam, Mahasiswi Beberkan Aksi Bejatnya

Satreskrim Polresta Sleman menangkap seorang penjaga kos NS (49) warga Klaten, Tersangka diringkus karena memotret dan merekam penghuni kos secara diam-diam.
Rabu, 15 November 2023 - 09:09 WIB
Tersangka perekam video penghuni kos di Mapolresta Sleman, Selasa (14/11/2023).
Sumber :
  • Andri Prasetyo/tvOne

Sleman, tvOnenews.com - Satreskrim Polresta Sleman menangkap seorang penjaga kos berinisial NS (49) warga Klaten, Jawa Tengah. Tersangka diringkus karena memotret dan merekam penghuni kos secara diam-diam.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian mengatakan aksi mesum pelaku terjadi di salah satu kos wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka mengintip dan mendokumentasikan foto dan video saat korban sedang berada di dalam kamar kosnya," kata dia saat rilis kasus di Mapolresta Sleman, Selasa (14/11/2023).

Riski menjelaskan, terungkap peristiwa ini berawal dari kecurigaan korban AN (18) seorang mahasiswi pada 10 November 2023. Korban yang saat itu tengah rebahan di dalam kamar tiba-tiba melihat bayangan mencurigakan dari luar jendela kamar.

Korban melihat ada gerakan tangan seperti sedang membawa ponsel dan mendokumentasikan keadaan di dalam kamar. Korban kemudian berteriak lalu keluar kamar, dan melihat pelaku seolah sedang menyirami tanaman.

"Modusnya berpura-pura melakukan pembersihan di sekitar kos-kosan atau kamar dari korban. Apabila jendela kos-kosan terbuka, baru pelaku dengan berbagai cara mendapatkan video dan foto si korban," ujarnya.

Dari peristiwa itu, korban lantas menceritakan ke sesama penghuni kos. Mereka lantas melaporkannya kepada Unit PPA Polresta Sleman.

Dari laporan itu, polisi kemudian menangkap pelaku. Namun saat ponselnya diperiksa, tidak ditemukan bukti foto maupun video.

Petugas kemudian bekerja sama dengan dengan Unit Siber Polda DIY untuk melakukan digital forensik terhadap ponsel pelaku. Petugas akhirnya bisa menemukan bukti foto dan video hasil rekaman yang telah dihapus.

Riski menambahkan, aksi pelaku merekam diam-diam penghuni kos sudah dilakukan lebih dari satu kali. Korbannya juga tidak hanya satu orang.

"Menemukan tiga foto berbeda, satu video yang berbeda. Tentunya foto dan video itu kami menganggap itu mengandung pornografi karena tidak pantas dikonsumsi publik," terangnya.

Pelaku NS mengaku sudah empat kali melakukan perekaman secara diam-diam. Ia sengaja memilih kamar yang jendelanya terbuka.

"Yang saya lakukan empat kali. Korban berbeda-beda, ada dua orang. Pilih korban karena ada kesempatan gorden terbuka," ucapnya.

Pelaku yang sudah berkeluarga itu berdalih merekam penghuni kos untuk mengetahui isi di dalam kamar korban.

"Nggak tertarik sama sekali (dengan korban), pengen tahu dalam kamar di dalamnya ngapa. Konsumsi pribadi untuk sekedar tahu saja," kilahnya.

Polisi menyita barang bukti satu unit ponsel pelaku, sprei, selimut, dan pakaian dalam. Pelaku akan dijerat Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) UU RI Nomor 12 tahun 2022 tentang TPKS dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. (apo/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK dan Ombudsman RI memperkuat kerja sama pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik, mulai dari perizinan hingga bantuan sosial.
Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, penyebab utama eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device
Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga emas Antam hari ini turun dengan selisih buyback mencapai Rp183 ribu per gram. Simak update terbaru dan hitungan untung ruginya.
Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mendesak dua pembalap senior di F1 2026, Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, pertimbangkan pensiun pada akhir musim.
DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

Nasib guru honorer di Indonesia menjadi pertanyaan sebagian publik, bahkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad minta pemerintah memberi
Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Pengamat sepak bola Belanda menyindir Curacao jelang Piala Dunia 2026, bahkan menyebut mereka bisa kalah dari Timnas Indonesia jika kedua tim bertemu.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT