News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Warga Boyolali Ditangkap Densus 88 Polri di Sejumlah Lokasi

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror melakukan penangkapan terhadap tiga warga Boyolali, Jawa Tengah ditempat yang berbeda pada hari Kamis (25/01/2024).
Kamis, 25 Januari 2024 - 21:02 WIB
Gapura masuk Dukuh Candran, Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, tvOnenews.com – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror melakukan penangkapan terhadap tiga warga Boyolali, Jawa Tengah ditempat yang berbeda pada hari Kamis (25/01/2024) pagi.

Salah satu warga yang ditangkap adalah seorang sopir ekspedisi berinisial N yang beralamat di Dukuh Candran, Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Desa Blagung, Sukirin mengatakan, bahwa penggeledahan yang dilakukan oleh petugas Densus 88 Anti Teror berlangsung selama satu jam, yakni Pukul 11.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB siang.  

“Kami selaku kepala desa tidak menduga kalau warga kami ada yang menjadi terduga teroris. Saya sama sekali tidak tahu menahu. Saya hanya ada petugas datang kabarnya melakukan penggeladahan,” kata Sukirin.

Sukirin menjelaskan, pada saat penggeladahan, petugas nampak membawa pisau kecil berjumlah delapan buah, belati dengan jumlah satu buah, buku kajian,satu buah HP dan tulup.

“Komplitnya saya tidak tahu, cuman saya tadi saat serah terima melihat ada pisau,blati, buku kajian, satu buah HP dan tulup,” jelasnya.

N dalam kesehariannya diketahui sebagai sopir eskpedisi dan juga berjualan jamu herbal.

“Kalau pulang ya malam, namanya kerja ikut orang. Kalau kegiatan persisnya hingga terjadi penggeledahan oleh Densus 88 itu saya tidak tahu,”ujar dia.

Terkait hubungan dengan masyarakat, lanjut Sudirin, sampai saat ini hubungan dengan lingkungan masyarakat baik dan mereka juga selalu mengikuti aktivitas bersama masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hubungan dengan masyarakat mereka baik, kegotong royongan dengan masyarakat juga baik. Disitu tinggal dilingkungan dekat bersama keluarganya juga ada ibu nya juga. Dia memiliki anak tiga, yang satu sudah kerja,”tandasnya.

Sementara dua terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 lainnya adalah seorang warga Sambi dan seorang warga Klego.(ags/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT