News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Antraks, Petugas Lakukan Vaksinasi Ribuan Ternak Sapi di Klaten

Cegah penyebaran antraks, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai gencarkan vaksinasi terhadap ribuan hewan ternak sapi.
Selasa, 8 Februari 2022 - 18:12 WIB
Petugas melakukan vaksinasi ke ternak sapi sebagai antisipasi antraks di Klaten, Jawa Tengah, Selasa (8/2/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Klaten, Jawa Tengah - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai menggencarkan vaksinasi terhadap ribuan hewan ternak sapi, kambing, dan domba di wilayah ini. Vaksinasi sebagai antisipasi penularan antraks.

Kepala DKPP Kabupaten Klaten, Widiyanti, mengatakan, vaksinasi menyasar pada 3000 ekor sapi serta 3000 ekor kambing dan domba di delapan desa di empat kecamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diantaranya, Desa Gentan, Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Desa Nengahan, Desa Bogem, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat. Kemudian Desa Burikan, Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, dan Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi.

Dijelaskan, vaksinasi antraks dilakukan secara bertahap yang dimulai dari wilayah perbatasan Klaten, Jawa Tengah dengan Gunung Kidul, Yogyakarta. Selanjutnya dilanjutkan ke daerah lainnya.

"Pada tahap pertama ini vaksinasi dilakukan di wilayah terancam satu atau daerah terdekat dengan daerah tertular. Untuk wilayah Klaten di Desa Gentan, Kecamatan Gantiwarno, mengingat daerah ini dekat dengan wilayah Gunung Kidul yang sudah ada kasus antraks," ujar Widiyanti di sela memantau vaksinasi antraks, Selasa (8/2/2022).

Ia mengungkapkan, secara umum ciri-ciri hewan ternak mengidap penyakit antraks adalah salah satunya suhu ternak tinggi, meski hal ini juga belum tentu antraks. Namun demikian sebagai antisipasi saat suhu ternak tinggi segera laporkan ke petugas kesehatan ternak.

"Kita harus negative thinking sehingga apapun sakitnya atau gejalanya terhadap ternak harus sedini mungkin laporkan ke kita. Penyakit antraks harus diwaspadai sebab bisa menular ke manusia melalui bakteri," ujarnya.

Sebagai antisipasi antraks, Widiyanti mengimbau kepada masyarakat baik peternak, pedagang, dan konsumen untuk lebih waspada. Hindari pembelian ternak maupun pakan ternak dari daerah kasus antraks.

"Pedagang kita imbau jangan membeli ternak di sana dulu dari daerah tertular Gunung Kidul. Jangan beli pakan dulu dari sana, karena pakan pun juga bisa membawa bakteri itu (antraks) karena mungkin di tanam di situ kecipratan kotoran ternak yang terkena antraks, karena kalau bakteri yang sudah berbentuk spora belum mati maka bisa menularkan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu salah satu pemilik ternak, Tri Mulyanto (33) warga Desa Gentan, mengaku senang bisa menyertakan ternak miliknya dalam kegiatan vaksinasi antraks. Ia mengaku khawatir atas kasus antraks yang saat ini menyebar di Gunung Kidul Yogyakarta karena berdekatan dengan desanya.

"Ini ikut vaksin agar sapinya sehat terbebas dari antraks. Sebab khawatir kejadian yang enggak-enggak," ujarnya. (Agus Saptono/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

Pesatnya perkembangan alat kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit (RS) di Indonesia untuk meningkatkan akurasi, efisien, dan kenyamanan layanan kepada masyarakat.
Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil memberikan menutup perjuangan Indonesia dengan kemenangan atas Hong Kong di babak penyisihan grup.
Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Dengan melakukan pembayaran PDAM melalui aplikasi BRImo, nasabah BRI berkesempatan menikmati promo cashback 20%.
Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Skandal demi skandal yang melibatkan legenda Manchester United, Ryan Giggs kembali mencuat ke permukaan setelah ia terseret kasus dugaan kekerasan terhadap eks
KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Belum terungkap sosok yang ditangkap kali ini.
Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Dua warga negara (WN) Cina berinisial WM dan LJ diamankan oleh petugas Bandara Internasional Juanda bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya setelah diduga melakukan pencurian di dalam pesawat pada penerbangan Citilink rute Jakarta–Surabaya. Keduanya kini terancam dideportasi.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT