Sulap Lapangan Desa Jadi Kampung Ramadhan, Warga Kudus Geliatkan UMKM dan Pariwisata Lokal
- Tim tvOne - Galih Manunggal
Kudus, tvOnenews.com – Memeriahkan bulan Ramadan tahun ini, Masyarakat Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus, Jawa Tengah melalui Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menyulap lapangan desa menjadi lokasi Kampung Ramadhan.
Kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang mempromosikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pariwisata lokal.
Kampung Ramadan 2025 Gondosari Jilid IV resmi digelar di Taman Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Acara ini berlangsung selama sepekan, mulai 16 hingga 22 Maret 2025, dengan berbagai kegiatan menarik yang siap menghibur masyarakat.
Rangkaian acara ini meliputi bazar UMKM, lomba anak-anak, serta beragam pertunjukan seni seperti tari, sulap, pantomim, teater Kuncup Mekar, drum band, hingga rebana modern dari siswa-siswi sekolah. Tak hanya itu, musik tradisional seperti angklung juga turut meramaikan suasana.
Ketua panitia, Herman Prasetia, mengungkapkan bahwa Kampung Ramadan Gondosari sudah memasuki tahun keempat sejak pertama kali digelar pada 2022.
Ia menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk membangkitkan kembali sektor UMKM dan pariwisata lokal yang sempat terpuruk.
“Alhamdulillah, ini sudah berjalan empat kali. Awalnya kami ingin membangkitkan UMKM dan pariwisata di Gondosari setelah keterpurukan beberapa tahun lalu. Sekarang, selain mendukung UMKM, kami juga memberikan wadah bagi sekolah-sekolah seperti SD, TK, dan PAUD untuk menampilkan prestasi mereka,” jelasnya pada Minggu (16/32025) sore.
Lebih lanjut, Herman menambahkan bahwa animo masyarakat terhadap acara ini sangat tinggi.
Bahkan, warga secara langsung meminta agar acara ini terus diselenggarakan.
“Masyarakat mulai sadar bahwa untuk maju, kita butuh kegiatan seperti ini. Alhamdulillah, partisipasi tahun ini semakin luas. Ada sekitar 23 peserta pengisi acara, termasuk dari kalangan SD, TK, komunitas seni, influencer lokal, hingga penggiat musik tradisional. Mereka justru datang sendiri untuk ikut serta, tanpa harus kami undang satu per satu,” paparnya.
Dari sektor UMKM, sebanyak 25 pelaku usaha lokal dari Gondosari turut serta dalam bazar. Produk yang dijual beragam, mulai dari makanan khas daerah, minuman, hingga produk olahan dari komunitas perempuan setempat.
Sementara itu, perwakilan dari Pokdarwis Gondosari, Nana Zuliana Fitri menegaskan bahwa acara ini telah menjadi agenda tahunan Pokdarwis Gondosari setiap bulan Ramadan.
“Kami ingin Ramadan di Gondosari lebih bermakna dan membawa berkah, terutama bagi warga lokal. Tidak hanya UMKM, panggung hiburan ini juga menjadi wadah bagi penggiat seni dan sekolah-sekolah di Gondosari untuk menunjukkan bakat mereka,” ujarnya.
Ia berharap, melalui acara ini, ekonomi warga Gondosari semakin berkembang seiring dengan meningkatnya daya saing UMKM.
“Acara Kampung Ramadan 2025 Gondosari Jilid IV diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang lebih meriah di tahun-tahun mendatang,” harapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah, menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah dalam pengembangan desa wisata ini.
"Ini adalah event kalender pariwisata yang dilaksanakan oleh Desa Wisata Gondosari dan sudah berjalan selama empat tahun. Kami dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kudus, sangat mendukung. Terlebih, kepala desa mulai mempromosikan wahana baru seperti ATV, yang merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Tengah," ujar Mutrikah pada Minggu (16/3/2025).
Ia menambahkan, bahwa pemerintah tidak hanya dari tingkat kabupaten tetapi juga pusat turut berperan dalam pengembangan desa wisata ini.
Hal ini dibuktikan dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, baik dari warga desa maupun pengunjung luar, yang turut menyaksikan pertunjukan seni dan budaya dalam acara tersebut.
"Ini adalah kolaborasi antara kepala desa, Pokdarwis, dan Karang Taruna, sehingga Desa Wisata Gondosari layak diunggulkan. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar terus berlanjut. Terlebih, ada dukungan dari dunia usaha yang ikut berkontribusi dalam pengembangan wisata desa," kata Mutrikah.
Sementara itu, Kepala Desa Gondosari, Alia Himawati, mengaku bersyukur atas antusiasme masyarakat dalam acara ini.
"Alhamdulillah, dari tahun ke tahun selalu ada peningkatan. UMKM semakin bertambah, dan kegiatan anak-anak juga semakin ramai. Kami berharap Pokdarwis terus berkembang, berinovasi, dan kreatif agar dapat memajukan Gondosari lebih jauh lagi," ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam mengembangkan desa wisata, serta berharap ke depannya Kampung Ramadan Gondosari semakin meriah dan menjadi daya tarik wisata yang lebih besar.
“Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga sekitar, khususnya dalam momentum Ramadan,” tandasnya. (gml/buz)
Load more