News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unjuk Rasa Puluhan Warga di Pati, Protes Pengelolaan Limbah Pabrik Sepatu

Puluhan warga dari dua desa di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendatangi sebuah pabrik sepatu yang berdiri di desa mereka.
Rabu, 23 April 2025 - 22:30 WIB
Aksi warga Desa Ketitangwetan dan Bumimulyo di depan PT HWI Pati, Jateng, Rabu (23/4/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Puluhan warga dari dua desa di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendatangi sebuah pabrik sepatu yang berdiri di desa mereka. Warga menagih janji pengelolaan limbah bahan baku pembuatan sepatu yang sebelumnya telah disepakati dikelola oleh pemerintah desa.

Aksi tersebut sempat diwarnai adu mulut antara pendemo dengan petugas keamanan, karena mereka tidak diperbolehkan masuk ikut audiensi bersama kepala desa dan perwakilan warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi demo di depan pabrik sepatu PT Hwaseung Indonesia (HWI), ini awalnya berjalan damai. Suasana berubah menjadi tegang saat warga yang akan ikut mendampingi kepala desanya dan perwakilan warga untuk audiensi dengan manajemen pabrik sepatu dilarang masuk ke dalam area pabrik.

Karena dilarang masuk, sejumlah warga yang emosi terlibat adu mulut dengan petugas keamanan pabrik. Wakapolsek Batangan yang ikut mengamankan aksi warga ini kemudian memberikan arahan dan bernegosiasi agar warga tetap menunggu di luar.

Setelah adu argumentasi dan ditenangkan oleh koordinator aksi, akhirnya warga mengalah untuk tetap di luar gerbang.

Salah seorang perwakilan warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Pati, Sudiro mengungkapkan, kedatangan warga dari dua desa lokasi berdirinya pabrik sepatu, yakni Ketitangwetan dan Bumimulyo, Kecamatan Batangan, ke pabrik tersebut untuk menagih janji dari PT Hwa Seung Indonesia Pati.

"Kami datang di sini menuntut janji janji yang pernah disampaikan manajemen HWI pada saat itu mulai dari pendirian pabrik sampai operasional terkait pengelolaan limbah bahan baku pembuatan sepatu,” kata Sudiro, Rabu (23/4/2025).

Sebelumnya, kata Sudiro saat awal berdirinya pabrik sepatu asal Korea Selatan tersebut, manajemen perusahaan telah menyepakati pengelolaan limbah bahan baku pembuatan sepatu akan dikelola oleh pemerintah desa lokasi berdirinya pabrik untuk kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hingga sampai satu tahun perusahaan beroperasi, janji yang pernah disampaikan oleh pihak manajemen PT Hwa Seung Indonesia Pati tidak direalisasikan.

“Dimana dalam kurun waktu satu tahun ini kita hanya memakan janji janjinya. Sehingga kami dari perwakilan warga tapak pabrik menuntut akan direalisasikannya janji janji yang disampaikan kepada warga tapak pabrik,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Berikut ini merupakan jadwal KRL Commuter Line untuk relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada hari ini, Rabu, 28 Oktober 2026 melansir dari aplikasi C-Access.
Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Dramaga memaksa Pemkab Bogor mengambil langkah tegas di sektor pendidikan. 
Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Laporan Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Berdiri, 45 Ribu Anak Jalanan Kini Kembali Bersekolah

Pemerintah terus menunjukkan komitmen serius dalam membenahi akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. 
Dugaan Keracunan Massal Siswa di Dua Sekolah Bogor: Sampel Makanan Diteliti di Lab, Hasilnya Ditunggu

Dugaan Keracunan Massal Siswa di Dua Sekolah Bogor: Sampel Makanan Diteliti di Lab, Hasilnya Ditunggu

Pemerintah Kabupaten Bogor kini tengah menanti hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi ratusan siswa dua SMP di Dramaga. 
Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Pemerintah Kabupaten Bogor langsung mengambil langkah sigap merespons dugaan keracunan makanan yang menimpa 481 siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga. 

Trending

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Pemerintah Kabupaten Bogor langsung mengambil langkah sigap merespons dugaan keracunan makanan yang menimpa 481 siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga. 
Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia F1 2026 setelah memenangi Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap Mercedes itu hanya membutuhkan dua poin.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT