GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Razia Balon Udara Liar yang Akan Diterbangkan Warga Pekalongan

Jajaran Polres Pekalongan Kota menggelar razia balon udara dan petasan, yang bertepatan dengan perayaan tradisi Syawalan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Senin, 9 Mei 2022 - 16:37 WIB
Aaparat gabungan mengamankan balon udara yang akan diterbangkan warga, Senin (9/5/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

PekalonganJawa Tengah - Jajaran Polres Pekalongan Kota menggelar razia balon udara dan petasan, yang bertepatan dengan perayaan tradisi Syawalan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (09/05/2022) pagi. Razia ini dilakukan oleh seluruh Polsek jajaran di sejumlah lokasi.

Salah satunya yang dilakukan oleh Polsek Buaran dengan dibantu personel Satuan Samapta Polres Pekalongan Kota yang menggagalkan aksi warga saat akan menerbangkan balon udara yang disertai dengan petasan beberapa ukuran,  di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tradisi balon udara yang biasa dilakukan warga Kota Pekalongan sepekan setelah hari raya Idul Fitri kali ini dilakukan dengan kucing-kucingan dengan petugas, sebab menerbangkan balon udara liar dilarang karena membahayakan penerbangan dan jaringan sutet.

Meskipun menerbangkan balon udara dilarang, namun puluhan balon udara liar menghiasi langit Kota Pekalongan. Selain itu balon udara yang terbang terdengar suara petasan bersautan menggelegar di udara.

Kepolisian sudah maksimal dalam  melakukan pencegahan agar warga tidak mengudarakan balon udara yang disertai petasan. 

Petugas kepolisian yang sudah melakukan patroli sejak Senin pagi, merazia di titik titik lokasi yang digunakan warga menerbangkan balon udara. Petugas pun  harus kejar-kejaran dengan warga yang siap menerbangkan balon udara. Setiap petugas gabungan datang ke lokasi, warga langsung bubar meninggalkan balon udara nya.

Warga yang membubarkan diri saat petugas datang ke lokasi, hal tersebut saat petugas pergi, warga kembali lagi dengan perlengkapan untuk menerbangkan balon udara liar. Bahkan di beberapa titik lokasi, petugas berhasil mencegah balon-balon udara liar ini. 

Sementara itu Kapolsek Buaran, Iptu Safrowi, menjelaskan pada pihaknya bersama anggota Samapta Polres Pekalongan Kota, petugas berpatroli keluar masuk daerah pemukiman warga, area persawahan untuk menggagalkan balon udara terbang. 

“Sebenatnya, kita telah berupaya, sejak lama telah dilakukan dengan memberikan himbauan ke warga, tokoh agama, untuk membantu melakukan sosialisasi bahayanya menerbangkan balon udara liar dan petasan,” kata Safrowi.

Warga menerbangkan balon udara liar, juga memasang petasan yang diikatkan pada balon udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Balon udara liar ini sangat membahayakan penerbangan pesawat udara, listrik, perumahan, pengguna jalan. Apalagi untuk balon saat ini diembelin-embelin mercon (petasan). Kita sudah menyisir sejak pukul lima, tapi ada saja yang lolos. Warga menerbangkan dengan sembunyi - sembunyi dan kucing-kucingan dengan petugas,” ungkapnya.

Petugas akhirnya berhasil mengamankan puluhan balon udara, puluhan petasan dari berbagai ukuran. (Hhm/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Minder di Grup Neraka Piala Asia 2027, Rekor Lawan Jepang hingga Thailand Bikin Was-was

Timnas Indonesia Minder di Grup Neraka Piala Asia 2027, Rekor Lawan Jepang hingga Thailand Bikin Was-was

Timnas Indonesia berada di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Statistik head-to-head Skuad Garuda bikin publik waswas.
Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Warga Kelurahan Patihan, Manguharjo, Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki menangis di semak-semak pinggir jembatan Ring Road Kota Madiun.
Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Warga Kelurahan Patihan, Manguharjo, Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki menangis di semak-semak pinggir jembatan Ring Road Kota Madiun.
Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Resmi usai Kena Sanksi AFC Rp3,5 Miliar, Singgung Ulah Oknum Bobotoh yang Bikin Rugi Besar

Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Resmi usai Kena Sanksi AFC Rp3,5 Miliar, Singgung Ulah Oknum Bobotoh yang Bikin Rugi Besar

Persib Bandung buka suara usai dijatuhi sanksi AFC berupa denda Rp3,5 miliar dan hukuman stadion, manajemen singgung kerugian besar akibat ulah oknum Bobotoh.
Terungkap, Alasan Utama SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR

Terungkap, Alasan Utama SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR

Akhirnya terungkap alasan Utama SMAN 1 Pontianak tidak ikut ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimatan Barat. Bahkan, SMAN 1 Pontianak hormati hasil
Penyakit Kambuh, Jamaah Haji Asal Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Penyakit Kambuh, Jamaah Haji Asal Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Duka menyelimuti jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo, setelah seorang jamaah dari Kecamatan Bantaran meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. 

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT