GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Pekat, Polresta Banyumas Musnahkan Minuman Beralkohol

Ada 27 kepolisian sektor (polsek) di wilayah hukum Polresta Banyumas secara serentak melakukan penindakan terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal tersebut.
Jumat, 19 Desember 2025 - 12:55 WIB
Pemusnahan 1.879 botol minuman beralkohol dari berbagai merek, 1.587 liter ciu, dan 1.751 liter tuak hasil sitaan di halaman Markas Polresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (19/12/2025). ANTARA/Sumarwoto
Sumber :
  • Antara

Purwokerto, tvOnenews.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Jawa Tengah, memusnahkan minuman beralkohol hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Hal ini bertujuan menciptakan situasi kondusif menjelang perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minuman beralkohol yang dimusnahkan di halaman Markas Polresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat, terdiri atas 1.879 botol minuman beralkohol dari berbagai merek, 1.587 liter ciu, dan 1.751 liter tuak.

"Pemusnahan minuman beralkohol dalam kemasan botol itu dilakukan dengan cara digilas menggunakan stoomwals, sedangkan ciu dan tuak dituang ke saluran air," kata Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Ari Wibowo.

Dia mengatakan barang bukti minuman beralkohol yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sitaan Operasi Pekat dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas selama satu bulan terakhir sebelum pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025/2026.

"Miras (minuman keras/minuman beralkohol) yang kami amankan menjadi barang bukti ini adalah hasil dari kegiatan operasi pekat beberapa waktu lalu. Ini adalah wujud komitmen kami untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban," katanya.

Ia mengatakan peredaran minuman beralkohol tersebut tersebar merata di wilayah perkotaan maupun pinggiran kota.

Dalam hal ini, kata dia, sebanyak 27 kepolisian sektor (polsek) di wilayah hukum Polresta Banyumas secara serentak melakukan penindakan terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal tersebut.

"Semua polsek melaksanakan operasi pekat. Hasilnya dikumpulkan menjadi satu di sini untuk dimusnahkan secara bersama-sama," katanya.

Meskipun jumlah yang disita cukup signifikan, dia mengakui adanya tren penurunan peredaran minuman beralkohol di wilayah hukum Polresta Banyumas dibandingkan periode sebelumnya.

Ia menilai hal itu sebagai dampak positif dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan aktivitas ilegal.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang membantu kelancaran operasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan pengaduan di nomor 110.

"Alhamdulillah respon masyarakat cukup tinggi. Banyak aduan yang masuk melalui hotline 110 dan pasti kami tindak lanjuti. Jadi, jangan ragu untuk melapor jika melihat potensi gangguan kamtibmas," kata Kapolresta. (ant/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Mau Pakai Uang Sitaan Korupsi untuk Perbaiki 10.000 Puskesmas, Dari Zaman Soeharto Tak Tersentuh

Prabowo Mau Pakai Uang Sitaan Korupsi untuk Perbaiki 10.000 Puskesmas, Dari Zaman Soeharto Tak Tersentuh

Ribuan Puskesmas dalam kondisi memprihatinkan karena tidak pernah direnovasi sejak era Presiden Soeharto. Sehingga, Prabowo menegaskan akan memakai uang hasil sitaan korupsi untuk perbaikan.
Detik-detik Juri Indri Bungkam Josepha dan Guru Pendamping di Lomba Cerdas Cermat MPR: Guru Tidak Berhak

Detik-detik Juri Indri Bungkam Josepha dan Guru Pendamping di Lomba Cerdas Cermat MPR: Guru Tidak Berhak

Baru-baru ini mencuat terkait kabar detik-detik juri Indri Wahyuni bungkam Josepha Alexandra sebagai peserta Lomba Cerdas Cermat dan guru pendampingnya juga
Viral Juri LCC MPR RI Singgung Endorse dan LHKPN, Harta Rp3,9 Miliar Indri Wahyuni Ikut Dikuliti Netizen

Viral Juri LCC MPR RI Singgung Endorse dan LHKPN, Harta Rp3,9 Miliar Indri Wahyuni Ikut Dikuliti Netizen

Indri Wahyuni viral usai polemik LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar. Story soal endorse dan LHKPN Rp3,9 miliar ramai dibahas netizen.
Kemenkes Perketat Bandara dan Pelabuhan, 51 Balai Karantina Disiagakan Cegah Hantavirus Masuk Indonesia

Kemenkes Perketat Bandara dan Pelabuhan, 51 Balai Karantina Disiagakan Cegah Hantavirus Masuk Indonesia

Kemenkes memperketat pengawasan di bandara dan pelabuhan dengan menyiagakan 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan guna mencegah Hantavirus masuk Indonesia.
Hasil Drawing Piala Presiden 2026: Persikotas Tasikmalaya Tergabung dalam Grup F Liga 4

Hasil Drawing Piala Presiden 2026: Persikotas Tasikmalaya Tergabung dalam Grup F Liga 4

Sebanyak 64 tim peserta yang lolos dari level asosiasi provinsi dari kasta keempat Liga Indonesia ini akhirnya dipertemukan di level nasional. Musim ini, titel Piala Presiden disematkan untuk Liga 4 Nasional. 
Prabowo Bongkar Ada Dana Misterius Rp39 Triliun: Mungkin Istri Muda dan Piaraannya Enggak Tahu!

Prabowo Bongkar Ada Dana Misterius Rp39 Triliun: Mungkin Istri Muda dan Piaraannya Enggak Tahu!

Presiden Prabowo mengaku menerima laporan bahwa pemerintah kembali akan menerima penyerahan dana jumbo dari rekening-rekening misterius pada bulan depan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT