GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Jateng Resmi Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Kerahkan 3.592 Personel Gabungan

Kepolisian Daerah Jawa Tengah resmi memulai Operasi Keselamatan Candi 2026. Operasi ini digelar untuk menyambun datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Senin, 2 Februari 2026 - 14:58 WIB
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di halaman Mapolda Jateng pada Senin pagi (2/2/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Semarang, tvOnenews.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah resmi memulai Operasi Keselamatan Candi 2026. Operasi ini digelar untuk menyambun datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Peresmian ini ditandai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolda Jateng pada Senin pagi (2/2/2026), yang diikuti oleh ribuan personel gabungan  instansi terkait.

Operasi yang mengusung tema "Polda Jateng Hadir untuk Masyarakat Patuh Demi Mewujudkan Kamseltibcarlantas" ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 3.592 personel dikerahkan, yang terdiri dari 279 personel Satgas Polda dan 3.313 personel dari satuan wilayah jajaran di seluruh Jawa Tengah.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Pratama Adhyasastra, yang bertindak sebagai Pimpinan Apel, membacakan amanat Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa dinamika lalu lintas saat ini menuntut inovasi dari Polri, terutama dalam menghadapi modernisasi transportasi digital.

"Polantas harus siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap mengedepankan pendekatan yang Presisi. Apel gelar pasukan ini bukan sekadar seremonial, melainkan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana guna memastikan sinergi antar unsur terkait berjalan maksimal demi keberhasilan operasi," ujar Kombes Pol Pratama Adhyasastra saat membacakan amanat Kapolda.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Candi 2026 mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara represif terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan.

Penindakan akan difokuskan pada penggunaan teknologi ETLE statis maupun mobile serta pemberian blangko teguran.

Sejumlah sasaran prioritas operasi meliputi pelanggaran kasat mata seperti penggunaan knalpot brong, balap liar, pengendara di bawah umur, melawan arus, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.

Meski demikian, Kapolda Jateng melalui Dirlantas memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran untuk tetap menjaga etika dalam bertugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingatkan kepada seluruh anggota, berikan pelayanan terbaik. Kehadiran kita adalah untuk melayani masyarakat dengan cara-cara yang humanis dan sopan. Hindari ucapan atau tindakan yang menyakiti hati masyarakat, serta jauhi tindakan kontraproduktif yang dapat mencoreng citra Polri," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa operasi ini merupakan momentum penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah Jawa Tengah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap di Persidangan! Jaksa Sebut Ada Misi Tersembunyi di Balik Pengadaan Chromebook

Terungkap di Persidangan! Jaksa Sebut Ada Misi Tersembunyi di Balik Pengadaan Chromebook

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady membalas keras pandangan pengamat politik Rocky Gerung yang menilai keberadaan tim eksternal di lingkungan Kemendikbudristek sebagai hal lumrah.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Perekaman e-KTP Tertinggi Nasional, Jakarta Barat Diganjar Penghargaan Kemendagri

Prestasi membanggakan diraih oleh Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Barat. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT