News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
Kamis, 23 April 2026 - 00:01 WIB
Ilustrasi Kartini
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Semangat Raden Ajeng Kartini tak pernah benar-benar padam. Lebih dari satu abad sejak gagasannya tentang emansipasi perempuan menggema, nilai-nilai yang ia perjuangkan justru menemukan bentuk baru di era modern. 

Perempuan Indonesia hari ini tidak hanya berbicara soal kesetaraan, tetapi juga membuktikannya lewat aksi nyata, di rumah, di tempat kerja, hingga di komunitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika pada masa lalu Kartini memperjuangkan akses pendidikan dan kebebasan berpikir bagi perempuan, kini perjuangan itu menjelma dalam berbagai bentuk. 

Mulai dari perempuan yang membangun usaha mandiri, memimpin komunitas, hingga mereka yang menggerakkan ekonomi lokal dari desa-desa. 

Contohnya bisa dilihat dari para pelaku UMKM perempuan yang tidak hanya berjuang untuk keluarganya, tetapi juga membuka peluang bagi orang lain.

Fenomena ini menunjukkan bahwa semangat Kartini telah berevolusi. Tidak lagi terbatas pada simbol peringatan tahunan, tetapi hadir dalam kehidupan sehari-hari perempuan Indonesia. 

Dari kota hingga pesisir, dari sektor formal hingga informal, semangat itu terus diwariskan, termasuk oleh sosok seperti Eko Purwanti di Rembang, Jawa Tengah.

Dari Rengginang Laut, Perempuan Pesisir Bangkit Mandiri

Di wilayah pesisir Rembang, Eko Purwanti menjadi salah satu contoh nyata bagaimana nilai Kartini hidup dalam keseharian. Ia mengembangkan usaha rengginang berbahan olahan laut, sekaligus menjalankan usaha katering.

Usaha yang berawal dari skala kecil tersebut kini tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitarnya. Eko melibatkan ibu-ibu di wilayah pesisir untuk ikut memproduksi rengginang, menciptakan peluang penghasilan tambahan bagi mereka.

Ia berharap usahanya dapat terus berkembang, bukan semata untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga agar perempuan lain di sekitarnya bisa ikut merasakan manfaat ekonomi. Ia menekankan pentingnya saling menguatkan antar sesama perempuan, terutama dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal seperti olahan hasil laut.

Langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana perempuan tidak hanya berdaya secara individu, tetapi juga mendorong pemberdayaan kolektif di lingkungannya.

Lebih dari Usaha: Peran Sosial dan Kepedulian Gizi Anak

Tak berhenti pada aktivitas ekonomi, Eko juga aktif dalam kegiatan sosial, khususnya melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian gizi. Keterlibatannya menunjukkan bahwa peran perempuan tidak terbatas pada sektor ekonomi, tetapi juga mencakup kontribusi sosial yang luas.

Pendekatan ini memperlihatkan dimensi lain dari semangat Kartini modern, yakni kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat. Dengan memanfaatkan usaha yang dimiliki, Eko mampu menghubungkan aktivitas bisnis dengan misi sosial.

Selain itu, model klasterisasi usaha yang ia jalankan menjadi strategi penting dalam memperkuat kebersamaan. Melalui sistem ini, para perempuan di pesisir tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan tumbuh bersama dalam satu ekosistem usaha.

Bagi masyarakat sekitar, Eko bukan sekadar pelaku usaha. Ia juga berperan sebagai penggerak perubahan yang membuka jalan bagi perempuan lain untuk berkembang.

Pendekatan pemberdayaan dilakukan melalui tiga aspek utama: intelektual, finansial, dan sosial. Artinya, perempuan tidak hanya dibantu dari sisi modal, tetapi juga dibekali kemampuan dan jaringan untuk berkembang secara berkelanjutan.

Pendampingan yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci agar usaha kecil dapat berkembang menjadi lebih besar dan berdampak luas. Dalam konteks ini, kisah Eko menjadi representasi bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah sederhana, selama ada dukungan dan kemauan untuk berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah dari pesisir Rembang ini menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani mencoba, berbagi, dan saling menguatkan.

Dari usaha rengginang laut hingga pemberdayaan komunitas, perempuan seperti Eko menunjukkan bahwa emansipasi bukan lagi sekadar wacana. Ia telah menjadi gerakan nyata yang mengubah kehidupan, pelan tapi pasti. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga: Investor Pasar Modal Tetap Penuh Senyum

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga: Investor Pasar Modal Tetap Penuh Senyum

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,29 persen pada kuartal II 2026 menjadi salah satu modal penting untuk menjaga kepercayaan investor.
Bigmo Bakal Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro soal Promosi Liquid Vape Libatkan Anak

Bigmo Bakal Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro soal Promosi Liquid Vape Libatkan Anak

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap YouTuber Muhammad Jannah atau Bigmo yang melibatkan anak dalam promosi liquid vape dalam tayangan live streaming.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Libra, Scorpio, Sagiarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Libra, Scorpio, Sagiarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 10-16 Agustus 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagiarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 10-16 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Kabar Buruk, Timnas Voli Putri Indonesia Turun Peringkat di Ranking Voli Dunia Usai Gagal Jadi Runner-up di SEA V Cup 2026

Kabar Buruk, Timnas Voli Putri Indonesia Turun Peringkat di Ranking Voli Dunia Usai Gagal Jadi Runner-up di SEA V Cup 2026

Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa gigit jari karena turun peringkat di ranking dunia voli FIVB. Meski mampu menambah poin, namun nyatanya Garuda Pertiwi belum bisa memperbaiki posisinya di ranking dunia.
Ternyata Begini Aturan Jalur Transjakarta, Pemotor yang Melintas Siap-siap Kena Sanksi Ini

Ternyata Begini Aturan Jalur Transjakarta, Pemotor yang Melintas Siap-siap Kena Sanksi Ini

Bus Transjakarta dalam sebuah video yang viral di media sosial hari ini (10/8), terlihat tersendat akibat banyaknya pengendara motor (Pemotor) yang masukJalur

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT