News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Konser Rohani, Grha Bung Karno Klaten Dipadati 2.400 Jemaat

Konser rohani bertajuk “Magnificat Jiwa: Simfoni Kasih Bagi Bunda Maria” yang dipimpin konduktor Grego Julius sukses digelar di Grha Bung Karno, Rabu (6/5).
Kamis, 7 Mei 2026 - 20:59 WIB
Konser Magnificat Jiwa: Simfoni Kasih Bagi Bunda Maria tampilkan dua belas lagu karya Grego Julius.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Klaten, tvOnenews.com – Sebuah konser rohani bertajuk “Magnificat Jiwa: Simfoni Kasih Bagi Bunda Maria” yang dipimpin konduktor Grego Julius sukses digelar di Grha Bung Karno, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (6/5). Sebanyak 2.400 jemaat seolah terhipnotis oleh lantunan lagu yang menyerukan pujian untuk Bunda Maria.

Menampilkan kolaborasi dengan sejumlah artis, konser ini bukanlah pertunjukan biasa, melainkan pertemuan antara doa dan nada, devosi dan seni, tradisi luhur gereja dan kreativitas tanpa batas seorang komposer yang telah mendedikasikan hidupnya untuk memuliakan Bunda Maria melalui musik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertepatan dengan bulan Maria, sebanyak dua belas lagu yang dinyanyikan dengan iringan orkestra pada konser Magnificat Jiwa: Simfoni Kasih Bagi Bunda Maria bercerita tentang sosok suci umat Katolik tersebut. Semuanya merupakan karya ciptaan Grego Julius yang juga bertindak sebagai konduktor malam itu. Musisi dan pengusaha asal Klaten, Jawa Tengah itu menegaskan bahwa karya ciptaannya bukan sekadar lagu, namun juga sarana untuk bersyukur kepada Bunda Maria.

“Hari ini, akan ditampilkan dua belas lagu. Semuanya bertema Bunda Maria. Kalau di Katolik, ini adalah bulan Maria. Jadi, tidak hanya sekadar kumpulan-kumpulan lagu Bunda Maria, tapi ini adalah sarana untuk doa, sarana untuk bersyukur, sarana untuk berterima kasih kepada Bunda Maria,” terang Grego.

Grego melanjutkan bahwa karya-karya barunya diciptakan untuk pengantar doa. Untuk menyelesaikan kedua belas lagu yang ditampilkan malam itu, dirinya membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun. Sementara itu, persiapan konser dilakukan selama tiga bulan.

“Butuh waktu satu tahun (untuk menciptakan dua belas lagu). Kalau persiapan konser tiga bulan,” ucapnya.

Salah satu penyanyi yang turut menyumbangkan suaranya pada konser di Grha Bung Karno itu, Elisha Orcarus mengaku sangat antusias menyanyikan lagu karya Grego. Pasalnya, ini merupakan pertama kalinya dia menjadi bagian dari konser rohani musisi berusia 71 tahun tersebut. Selain itu, Elisha yang berprofesi sebagai sinden harus menyanyikan musik dengan genre berbeda dari biasanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini pengalaman pertama untuk ikut konsernya Pak Grego. Kalau saya aslinya sinden, tapi karena ada beberapa pertemuan poadcast sama beliau, terus saya dapat kesempatan untuk menyanyikan dua lagu yang saat saya dengarkan langsung, saya suka banget karena bertemakan tentang Bunda Maria,” tuturnya penuh antusias.

Selain Elisha, konser Magnificat Jiwa: Simfoni Kasih Bagi Bunda Maria juga menampilkan kolaborasi orkestra dengan penyanyi lainnya, seperti Brian eks Jikustik, Asriuni Pradipta, Andrew Syahputra, dan Mlenuk Voice. (Scp/Ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT