News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia di Semarang

Gubernur Khofifah kunjungi PT. Stem Cell and Cancer Research Indonesia (SCCR Indonesia) di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB
Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Semarang, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi PT. Stem Cell and Cancer Research Indonesia (SCCR Indonesia) di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Minggu (13/9).

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah melihat langsung fasilitas penelitian dan berbagai teknologi kesehatan yang dikembangkan, termasuk riset terapi sel punca (stem cell) dan penelitian kanker.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunjungan ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi Khofifah mengenai bagaimana riset, teknologi, kepakaran, dan pelayanan kesehatan dapat dibangun dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan proses pembelajaran yang luar biasa. Kami diperkenalkan dengan berbagai alat kesehatan dan alat-alat laboratorium kesehatan yang menurut saya super-super canggih,” ujarnya.

Gubernur Khofifah melihat penguatan riset dan inovasi kesehatan sebagai salah satu kunci untuk membangun kemandirian dan kualitas layanan kesehatan nasional. 

“Kemampuan menghasilkan riset harus berjalan beriringan dengan keberanian melakukan hilirisasi hingga hasil penelitian benar-benar dapat diterapkan menjadi layanan medis yang memberi manfaat bagi masyarakat,” jelasnya. 

Karena itu, Gubernur Khofifah menilai keberadaan SCCR Indonesia menunjukkan bahwa kemampuan anak bangsa dalam bidang kedokteran dan teknologi kesehatan telah berkembang cukup jauh. Tidak hanya menghasilkan penelitian, pusat riset tersebut juga telah mengimplementasikan hasil penelitian untuk mendukung layanan medis.

Ia menyebut, model pengembangan seperti itu penting untuk terus diperkuat di Indonesia. Sebab, kemajuan riset kesehatan tidak akan memberikan dampak maksimal apabila berhenti di ruang laboratorium dan tidak memiliki jalur untuk diterapkan kepada masyarakat.

“Rasanya kita mendapatkan suasana yang bisa memberikan perspektif yang mendalam dan luas bagaimana sesungguhnya anak di negeri ini melalui Stem Cell and Cancer Research Indonesia yang ada di Semarang ini ternyata sudah memberikan hasil riset yang luar biasa, sudah diimplementasikan luar biasa, sudah memberikan layanan yang luar biasa,” katanya.

Bagi Khofifah, penguatan kemampuan riset dan layanan kesehatan berbasis teknologi tinggi juga berkaitan erat dengan upaya memperkuat kemandirian kesehatan nasional. Terlebih, masih terdapat masyarakat Indonesia yang memilih mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri.

Kondisi tersebut, menurutnya, juga memiliki konsekuensi ekonomi karena pembiayaan untuk mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri turut mengalir ke negara lain.

“Ini menjadi bagian penting, pertama tentu untuk memberikan layanan kesehatan bagi seluruh manusia, terutama warga bangsa Indonesia. Yang kedua, sebetulnya tidak terhitung berapa devisa yang harus keluar negeri, ratusan triliun, untuk pengobatan bangsa ini, masyarakat Indonesia yang sudah mempercayakan proses layanan kesehatannya ke berbagai rumah sakit di luar negeri,” kata Khofifah.

Ia pun mendorong agar pengembangan pusat-pusat riset kesehatan di dalam negeri mendapatkan dukungan secara lebih luas. Pemerintah, perguruan tinggi, rumah sakit, dunia usaha, pusat penelitian, hingga para pakar perlu membangun kolaborasi agar inovasi kesehatan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Khofifah melihat, Jawa Timur memiliki modal yang cukup kuat untuk mengembangkan ekosistem tersebut. Keberadaan banyak perguruan tinggi, rumah sakit, tenaga kesehatan, industri, pusat penelitian, serta sumber daya manusia di berbagai bidang menjadi potensi yang dapat dikoneksikan untuk menghasilkan inovasi kesehatan.

"Bahkan dari banyak pakar dari perguruan tinggi, perguruan tinggi world class university juga hadir disini. Tentu tidak sekadar sebagai researcher, tetapi bagaimana proses untuk memberikan layanan dari hasil riset itu bisa dirasakan oleh masyarakat lebih luas lagi,” tuturnya.

Menurut Khofifah, keterhubungan antara peneliti dengan dunia pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam proses hilirisasi. Hasil penelitian perlu memiliki ruang untuk dikembangkan, diuji, diterapkan secara bertanggung jawab, dan pada akhirnya memberikan solusi atas kebutuhan kesehatan masyarakat.

Ia menambahkan, pengalaman melihat langsung pengembangan riset stem cell di SCCR Indonesia menjadi perspektif penting bagi Jawa Timur dalam memperkuat kolaborasi riset kesehatan di daerah.

“Kita semua mendorong, mendukung bagaimana para expertise di bidang teknologi stem cell di Semarang ini bisa terus mendapatkan ruang untuk mendedikasikan seluruh ilmu yang bisa dirasakan manfaatnya lebih luas lagi oleh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Khofifah bahkan melihat potensi pengembangan pusat riset dan layanan stem cell di Indonesia untuk memiliki daya jangkau yang lebih luas di masa mendatang. Dengan penguatan kapasitas riset, teknologi, sumber daya manusia, dan layanan medis, Indonesia berpeluang menjadi salah satu rujukan pengembangan layanan berbasis teknologi kesehatan di kawasan.

“Dari proses perencanaan ke depan rasanya ini bisa menjadi center of gravity dari proses pelayanan stem cell tidak hanya di Indonesia, tidak hanya di ASEAN, tapi juga di sangat banyak negara akan melihat bahwa anak bangsa ini sudah melahirkan hasil-hasil riset yang luar biasa di bidang kedokteran, terutama, dan sudah memberikan layanan medik yang luar biasa,” katanya.

Ia pun menegaskan, kekuatan utama yang perlu terus dikembangkan bukan hanya kemampuan melakukan penelitian, tetapi juga memastikan hasil penelitian dapat diimplementasikan secara bertanggung jawab untuk mendukung pelayanan kesehatan.

“Jadi bukan hanya risetnya, tapi juga hasil risetnya sudah diimplementasikan dengan memberikan layanan yang luar biasa,” kata Khofifah.

Khofifah berharap pengembangan riset kesehatan berbasis teknologi tinggi di Indonesia terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta para pakar. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar inovasi kesehatan dapat berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas.

“Dan tentu kita terus doakan tempat ini terus berkembang dan sukses ke depannya,” pungkasnya. (hen)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

24/7 Nyago Bumi Sriwijaya, Polda Sumsel Gencar Masifkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

24/7 Nyago Bumi Sriwijaya, Polda Sumsel Gencar Masifkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

Polda Sumsel terus menggencarkan langkah preventif guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 
Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun, Ayahnya HM Kunang 4 Tahun Penjara

Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun, Ayahnya HM Kunang 4 Tahun Penjara

Majelis hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam perkara proyek ijon yang menjerat keduanya.
Pemerintah Setujui Pembahasan Lanjutan 15 RUU Kabupaten/Kota di Kalbar, Kalteng, dan Kalsel

Pemerintah Setujui Pembahasan Lanjutan 15 RUU Kabupaten/Kota di Kalbar, Kalteng, dan Kalsel

Pemerintah resmi memberikan persetujuan untuk melanjutkan pembahasan terhadap 15 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang kabupaten dan kota di Pulau Kalimantan.
BREAKING
NEWS
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Ini Tanggapan DPR

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Ini Tanggapan DPR

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro merespons positif terhadap pengangkatan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Cekcok Soal Harga Kencan, Wanita 18 Tahun di Bekasi Tewas di Tangan Teman Pria di Warung Mie Ayam

Cekcok Soal Harga Kencan, Wanita 18 Tahun di Bekasi Tewas di Tangan Teman Pria di Warung Mie Ayam

Wanita berusia 18 tahun ditemukan dalam kondisi terluka setelah terlibat cekcok dengan pria yang ditemuinya di sebuah warung mie ayam di kawasan Babelan, Bekasi
Telkom Solution Sabet Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution Sabet Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution, umbrella brand layanan B2B Information and Communication Technology (ICT) milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, sukses menyabet penghargaan dalam kategori “Business Impact & Industry Growth” dari Kabar Group Indonesia (KGI). 

Trending

Jasaraharja Putera Turun Langsung Tangani Korban Hilang Kontak KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin

Jasaraharja Putera Turun Langsung Tangani Korban Hilang Kontak KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin

Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 penumpang rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kejutan Positif Besok 15 September 2026: Leo Paling Menonjol

Karier makin bersinar! 5 zodiak ini diprediksi dapat kejutan positif dan peluang emas besok, 15 September 2026. Siapa yang bakal makin diperhitungkan?
Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Tekuk Juventus, Calvin Verdonk Bawa Kabar Buruk

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Tekuk Juventus, Calvin Verdonk Bawa Kabar Buruk

Para pemain abroad Timnas Indonesia membawakan kabar yang beragam. Jay Idzes berhasil mencetak kemenangan sensasional atas Juventus saat membela Sassuolo.
Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Viral Air Laut Surut karena Erupsi Anak Krakatau hingga Sebabkan Tsunami, Badan Geologi Beri Penjelasan

Badan Geologi memastikan tidak ada kaitan antara fenomena air laut surut dalam video tersebut dengan erupsi Gunung Anak Krakatau hingga sebabkan bencana tsunami
Empat TNI AU Senior yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditahan Puspom

Empat TNI AU Senior yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditahan Puspom

Keempat TNI AU senior yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Serda Ahmad Muzammil Farisa adalah, Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH kini ditahan
Ketum LMND: Langkah Prabowo Tepat Dan Strategis, Indonesia Aktif di BRICS

Ketum LMND: Langkah Prabowo Tepat Dan Strategis, Indonesia Aktif di BRICS

Hal tersebut, menurutnya, selaras dengan pernyataan Presiden Prabowo yang tegas dan lugas pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 15 September 2026: Taurus Jadi Pilihan Utama

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 15 September 2026: Taurus Jadi Pilihan Utama

Pada 15 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi mendapatkan perkembangan positif dalam urusan pekerjaan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT