Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta
- ist
"Kami sudah melampirkan alat bukti," ujarnya.
Ia berharap proses hukum dapat berjalan sehingga pihak yang melaporkan memperoleh kepastian hukum.
"Sehingga kepastian hukum dapat diperoleh klien kami," kata dia.
Laporan kepada Badan Kehormatan DPRD juga menjadi perhatian tersendiri karena perkara tersebut melibatkan seorang anggota legislatif. Lembaga etik DPRD memiliki fungsi untuk menilai dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan anggotanya, terpisah dari proses pidana yang menjadi kewenangan aparat penegak hukum.
Zayyana Ilma Akui Hubungan dengan Widodo, Sebut Terjadi Enam Kali
Perkembangan lain muncul setelah Zayyana Ilma menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Rembang pada Senin (2/11/2026).
Dalam keterangannya, Zayyana justru menolak penggunaan istilah dugaan untuk menggambarkan hubungan yang melibatkan dirinya dan Widodo. Ia secara terbuka mengakui adanya hubungan tersebut.
"Saya membantah itu (dugaan) karena (perselingkuhan) itu bukan lagi dugaan, itu adalah fakta."
"Faktanya perzinaan itu terjadi antara saya dengan Saudara W," ungkapnya.
Kepada penyidik, Zayyana juga memberikan penjelasan mengenai kronologi pertemuannya dengan anggota DPRD tersebut. Ia mengaku hubungan keduanya bermula ketika mereka bertemu di sebuah hotel di Semarang saat Widodo sedang menjalankan kegiatan kunjungan kerja (kunker).
Zayyana menyebut hubungan itu berlangsung selama kurang lebih delapan bulan dan terjadi sebanyak enam kali di lokasi berbeda.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali berbohong kepada suaminya untuk menutupi pertemuan tersebut. Salah satu alasannya adalah pergi berbelanja ke luar kota.
Dalam keterangannya, Zayyana turut membantah tudingan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialamatkan kepadanya. Ia mengaku tidak pernah menerima uang dari Widodo.
Zayyana juga menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap anggota DPRD tersebut yang dinilai tidak sportif dalam menghadapi persoalan yang mencuat.
"Dia memang orang terhormat, tapi tidak mau mengakui perbuatannya. Artinya, dia tidak mau bertanggung jawab, berbelit," ujarnya.
Ia turut membantah anggapan bahwa Widodo menjadi korban jebakan. Menurut pengakuannya, hubungan tersebut bukan peristiwa yang hanya terjadi satu kali.
"Itu saya sangat menyangkal, karena ini tidak terjadi satu kali. Karena hubungan ini kurang lebih delapan bulan," tegasnya.
Load more