GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembunuhan ASN Bapenda Semarang, Surat untuk Presiden dari Keluarga Iwan Boedi Direspon

Keluarga mengirim surat ke Presiden perihal permintaan agar kasus pembunuhan Iwan Boedi Prasetijo Paulus segera terungkap. pesan tersebut telah direspon.
Selasa, 15 November 2022 - 15:04 WIB
Theresia Alfita Saraswati, anak sulung Iwan Boedi Prasetijo Paulus saat membacakan surat untuk petinggi negara, Kamis (3/11/2022) lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, Jawa Tengah - Keluarga mengirim surat ke Presiden perihal permintaan agar kasus pembunuhan ASN Bapenda Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo Paulus segera terungkap. Pengacara keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Saputro mengaku pesan tersebut telah mendapatkan respon.

“Surat kemarin ke Presiden itu ada respon dari Deputi V Kantor Staff Presiden, dimana Deputi 5 Kantor Presiden membentuk tim untuk mengusut dan mengumpulkan data mengenai masalah ini,” ujar Yas sapaan akrabnya kepada awak media, Selasa (15/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, surat tersebut kemungkinan akan diteruskan oleh Presiden kemudian dikoordinasikan dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa.

“Supaya nanti dikoordinasikan oleh Presiden dan mungkin setelah itu dikoordinasikan dengan Panglima dan Kapolri,” terangnya.

Disisi lain, Yas mengaku akan tetap mengirimkan surat khusus ditujukan kepada Panglima TNI. Namun, dalam proses pembuatannya sedikit mengalami kendala karena anak pertama Iwan Boedi mengalami masalah batin setelah membacakan surat untuk Presiden.

“Untuk Panglima secara khusus yang harusnya dibuat keluarga diketik mbak Saras (anak pertama Iwan) itu agak terkendala karena setelah mbak Saras membacakan surat ke Presiden ada kendala batin untuk mengungkapkan isi surat,” jelasnya.

“Sehingga mungkin dalam satu dua hari ini kami akan mewakili pihak keluarga untuk menyampaikan surat ke Panglima dan melalui teman relasi yang berkaitan dengan Panglima untuk agar keluarga bisa ketemu Panglima,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam proses penanganan kasus pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang ini, Yas mengaku dari hasil koordinasi dengan kepolisian sudah menemukan titik terang. Dalam pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, sudah mengarah kepada pelaku.

“Perkembangan terbaru dari koordinasi dengan Polrestabes sampai dengan akhir minggu lalu itu tampaknya sudah menguat mengarah pada pelaku yang mungkin alat bukti sudah mulai menguat. Hanya secara substansi alangkah baiknya Polrestabes dari Kapolrestabes atau pak Kasat Reskrim yang nanti menyampaikan,” pungkasnya.

Yas menambahkan, pihaknya juga masih yakin kepolisian masin terus bekerja untuk menangani kasus ini.

 “Intinya mulai ada titik terang dan mudah-mudahan belum ada tiga bulan sudah terungkap. Nanti mungkin bisa koordinasi dengan Kapolrestabes karena selebihnya belum bisa kami sampaikan karena tidak boleh mendahului apa yang menjadi kewenangan dari Polrestabes untuk merilis,” tuturnya.

Lebih lanjut, Yas juga telah melakukan koordinasi dengan Pomdam IV/Diponegoro terkait adanya dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam pembunuhan Iwan Boedi. Yas menyebut Kodam IV/Diponegoro telah terbuka dalam memberikan informasi agar kasus pembunuhan ini segera terungkap.

“Hari selasa pekan lalu, saya audiensi dengan Komandan Pomdam IV/diponegoro dan Wadanpom. Pada intinya Pomdam TNI akan terbuka dan akan membantu untuk mencari pelakunya karena nama TNI dipertaruhkan dalam kasus ini,” terangnya.

“Kenapa Pomdam menyatakan demikian, disampaikan bahwa hampir tiap minggu Panglima menanyakan perkembangan kasus ini dan ini harus diungkap bagaimanapun dan ini juga harus membantu mencari pelakunya,” imbuhnya. (Dcz/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah terus menggeber percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.
Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Tak hanya menyerahkan uang sitaan, Satgas PKH juga menyerahkan lahan sitaan seluas 2,3 juta hektare hasil penertiban kawasan hutan.
Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Dedi Mulyadi ungkap kekhawatiran besar soal masa depan petani Indonesia. Ia takut 20 tahun lagi tak ada generasi muda mau turun sawah. Simak pernyataannya!
Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Nadiem Makarim dijadwalkan menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
FIFA Beri Izin, Timnas Irak Segera Dapat Dua Pemain Diaspora Baru untuk Piala Dunia 2026

FIFA Beri Izin, Timnas Irak Segera Dapat Dua Pemain Diaspora Baru untuk Piala Dunia 2026

Timnas Irak dilaporkan akan diperkuat oleh dua pemain diaspora tambahan untuk Piala Dunia 2026. FIFA sudah memberikan lampu hijau karena keduanya memenuhi syarat eligibilitas.
Jadwal UFC Vegas 117 Akhir Pekan Ini: Ada Duel Arnold Allen vs Melquizael Costa di Kelas Bulu

Jadwal UFC Vegas 117 Akhir Pekan Ini: Ada Duel Arnold Allen vs Melquizael Costa di Kelas Bulu

Jadwal UFC Vegas 117 akhir pekan ini, di mana ada duel seru antara Arnold Allen vs Melquizael Costa di kelas bulu (featherweight).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT