News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Resmob Polres Temanggung Bekuk Sindikat Pembuat Uang Palsu

Polres Temanggung berhasil membekuk sindikat pembuat dan pengedar uang palsu. Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti uang palsu pecahan seratus ribu.
Jumat, 10 Februari 2023 - 10:57 WIB
Tersangka Pembuat Uang Palsu saat Wawancara dengan Media.
Sumber :
  • Tim tvOne - Purnomo

Temanggung, Jawa Tengah - Kepolisian Resort Temanggung, Jawa Tengah, berhasil membekuk sindikat pembuat dan pengedar uang palsu.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti uang palsu pecahan seratus ribu, senilai enam koma lima juta rupiah, uang asli empat koma lima juta rupiah, serta peralatan untuk membuat uang palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Resmob Polres Temanggung melakukan penangkapan terhadap tersangka TS (50), warga Desa Seren, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo yang berperan sebagai penyandang dana dan pemasaran uang palsu. Penangkapan dilakukan pada 17 Januari lalu sekitar pukul 04.00 WIB dini hari di rumah pelaku.

Setelah dilakukan interogasi, tersangka TS, mengaku memesan uang palsu kepada SR, (43), warga Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Dan pada Selasa siangnya, petugas akhirnya berhasil membekuk tersangka SR di rumahnya, tanpa perlawanan.

Sebelumnya petugas berhasil menangkap dua tersangka lain, yakni SY (61) warga Wonosobo dan SD (47) warga Kabupaten Magelang, yang melakukan transaksi di daerah Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.

Wakapolres Temanggung, Kompol Minarto mengatakan, sindikat peredaran uang palsu ini terungkap, berkat laporan dari masyarakat yang curiga dengan uang dari tersangka saat digunakan untuk membeli di warung.

"Salah satu warga di Parakan curiga karena ini beli dengan uang berbeda dan melaporkan pada kita dan kita telusuri sampai ke sana, kemudian kita cek dan kemudian berhasil kita tangkap dua orang, yang pertama SR dan SD. Dari pengembangan itu kita dapati SR yang beralamat di wilayah Banyumas kemudian kita dapati TS di Purworejo. Untuk perbandingan peredarannya 4 banding 1, 4 uang palsu 1 uang asli, dari masing-masing itu kita amankan 4 juta 500 rupiah uang asli dan 65 lembar pecahan 100 ribu uang palsu," ungkap Kompol Minarto, Wakapolres Temanggung.

Sementara itu, tersangka SR mengaku membuat uang palsu dilakukan sejak bulan Oktober tahun lalu dan belajar dari internet.

"Dari bulan Oktober 2022 sebanyak 200 lembar kalau urusan laku tidak tahu, saya cuma mencetak, rencananya 50-50 komisi saya 3 juta digunakan buat makan saja, saya belajar salah satunya dari internet," kata, SR, tersangka pembuat uang palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tangan keempat tersangka petugas mengamankan barang bukti uang palsu pecahan seratus ribu, sebanyak 65 lembar, uang transaksi sebanyak empat juta lima ratus ribu rupiah, dua unit sepeda motor, telepon genggam, laptop, kertas dan alat cetak.

Kini keempat tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Temanggung, dan bakal dijerat dengan Undang-Undang No 7 tahun 2011 tentang mata uang, dengan ancaman hukuman paling lama lima belas tahun penjara. (Pro/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2026).
Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung dan Ratchaburi FC usai insiden kericuhan suporter di 16 besar ACL 2. Denda besar diberikan, ini rinciannya.
Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Mark Lee resmi keluar dari NCT dan SM Entertainment setelah hampir satu dekade. Ia akan mengakhiri kontrak pada 8 April dan memulai babak baru dalam kariernya.
Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

AFC menjatuhkan sanksi cukup berat kepada Persib Bandung akibat ulah suporter di laga kontra Ratchaburi FC, sementara sanksi tambahan masih berpotensi menyusul.
Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Hidayat Nur Wahid kecam keras undang-undang hukuman mati di Israel. Ia menilai hal itu berpotensi diterapkan secara diskriminatif kepada rakyat Palestina..

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT