Seorang Istri di Malang Makamkan Jenazah Suaminya di Belakang Rumah Sendirian, Ini Kronologinya
- tvOne - edy cahyono
Malang, tvOnenews.com - Seorang istri di wilayah Dusun Arjoyoso RT 19 RW 02, Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, memakamkan jenazah suaminya sendirian, Selasa (16/5).
Kejadian ini menimbulkan kecurigaan warga sekitar dan melaporkan ke Kepala Desa setempat, hingga dilaporkan ke Polsek Tirtoyudo untuk melakukan pembongkaran makam yang terletak di belakang rumah.
Kapolsek Tirtoyudo, AKP Teguh Iman Sugiharto mengatakan, kalau petugas Polsek Tirtoyudo pada hari Selasa tanggal 16 Mei 2023 sekitar pukul 16.00 WIB, mendapat laporan dari Kepala Desa Ampelgading perihal kecurigaan warganya yang terindikasi ODGJ meninggal dan dimakamkan oleh Istri korban yang juga terindikasi mengalami gangguan mental.
"Untuk identitas korban diketahui bernama Senimin (60) warga Dusun Arjoyoso RT 19 RW 02 Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang dan dimakamkan sendiri oleh istri korban bernama Mislikah," kata Iman, Rabu (17/5).
Polsek Tirtoyudo berangkat menuju TKP dan menghubungi Tim Inafis Polres Malang untuk melakukan olah TKP. Pada saat dilakukan olah TKP, Istri dan anak Korban yang diduga ODGJ mengamuk dan mencoba untuk menyerang petugas.Â
Dijelaskan Iman, saat dilakukan olah TKP cucu korban bernama Ria menyampaikan terakhir bertemu korban pada saat lebaran, dan korban dalam kondisi sakit, muntah-muntah hingga tidak bisa beraktifitas seperti biasa. Bahkan sebelum korban meninggal dunia berpesan kepada istrinya agar jenazahnya dikuburkan di belakang rumah supaya anak cucunya bisa menjenguk.
"Mbah wes mati saiki ndungo ning mburi wes tak pendem (Kakek sudah meninggal sekarang berdoa di belakang sudah saya kubur)," terang Kapolsek saat menirukan ucapan Ria (cucu korban,red) dari keterangan Istri korban.
Selanjutnya pembongkaran gundukan tanah tersebut oleh warga dengan disaksikan Petugas Polsek Tirtoyudo, Piket Satreskrim bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, Petugas Kesehatan, Perangkat Desa setempat serta cucu dari korban.
"Jadi saat di TKP diatas gundukan tanah ditemukan 1 buah tangga kayu, 3 buah bambu, 2 batang kayu dan di jenazah korban ditemukan kemeja warna putih, celana kolor warna biru, kaos kaki warna biru, 1 buah kain selimut warna coklat serta 1 buah lembar perlak," imbuhnya.
Setelah dilakukan pembongkaran, ditemukan jenazah korban meninggal dunia yg diidentifikasi dari wajah yg masih bisa dikenali adalah Sanimin. Petugas membawa jenazah korban ke kamar jenasah RSSA Kota Malang untuk dilakukan VER.
"Sedangkan karena kondisi Mislijah dan anaknya yang mengalami gangguan jiwa dievakuasi menuju RSJ Sumber Porong Lawang untuk mendapatkan perawatan," terang Iman.
Untuk penyebab korban meninggal dunia berdasarkan hasil dari pihak petugas kamar jenazah RSSA Kota Malang dan Tim Inafis Polres Malang murni karena sakit.
"Tidak ada tanda atau luka kekerasan pada tubuh korban dan maaf dalam satu rumah korban semuanya ODGJ. Dan wajar kalau warga sekitar merasa curiga," pungkasnya. (eco/gol)
Â
Load more