GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pasutri Tewas di Tulungagung, Suami Dibunuh dengan Benda Tumpul dan Istri DIjerat Kabel Microphone

Polisi lakukan pengembangan penyelidikan terkait tewasnya pasutri, Suharno (57) dan Ning Nur Rahayu (49) warga Desa/Kecematan Ngantru di ruang karaoke rumahnya.
Minggu, 2 Juli 2023 - 14:56 WIB
Lokasi pembunuhan pasutri di Tulungagung
Sumber :
  • aris sutikno

Tulungagung, tvOnenews.com - Satreskrim Polres Tulungagung saat ini terus melakukan pengembangan penyelidikan terkait tewasnya pasutri, Suharno (57) dan Ning Nur Rahayu (49) warga Desa/Kecematan Ngantru, yang dibunuh dan ditemukan dalam kondisi berlumuran darah di ruang karaoke pribadi rumahnya. 

Dari beberapa kali melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian pembunuhan pasutri pemilik kolam renang, petugas mengamankan 20 kantong barang bukti, serta memintai keterangan dari sejumlah saksi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini petugas juga tengah merampungkan proses autopsi pada kedua korban, autopsi ini untuk mengetahui penyebab kematian korban. 

Sementara itu, berdasarkan hasil autopsi diketahui korban Suharno tewas akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala dan wajah. Sedangkan tangan dan kaki korban diikat setelah korban tewas. Untuk korban Ning Nur Rahayu tewas karena kehabisan oksigen, setelah lehernya dijerat menggunakan kabel microphone

Kasi Humas Polres Tulungagung, IPTU M. Anshori saat dikonfirmasi menjelaskan,  jenazah Suharno, saat ditemukan tersumpal potongan sandal jepit dan dilakban. Pada kedua jenazah ditemukan luka akibat pukulan benda tumpul. 

"Kondisinya kedua korban saat ditemukan cukup memprihatinkan, sedangkan hasil autopsi diketahui di tubuh keduanya terdapat luka akibat pukulan benda tumpul," terang Anshori. 

Sementara itu, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi berhasil mengidentifikasi terduga pelaku dan telah mengenal kedua korban. 

Beredar kabar jika pelaku pembunuhan pasutri, Suharno dan Ning Nur Rahayu telah diamankan Satreskrim Polres Tulungagung. Namun saat dikonfirmasi Kasi Humas Polres Tulungagung, enggan berkomentar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tunggu Senin ya, petugas kita tengah melakukan pendalaman kasus pembunuhan ini, pasti kita akan sampaikan ke media, mohon doanya," ujar Anshori. 

Diberitakan sebelumnya mayat pasutri Suharno dan Ning Nur Rahayu, ditemukan tewas mengenaskan di ruang karaoke rumahnya pada Kamis petang kemarin. (asn/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Pemerintah secara resmi menetapkan 88 kabupaten/kota sebagai wilayah prioritas dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tanah air. 
Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial AF ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bantaran Sungai Citarum, wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (11/5). 
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT