GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Polhukam Kampanyekan Cegah Stunting di Banyuwangi

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut ambil peran dalam kampanye pencegahan stunting hingga ke daerah-daerah.
Rabu, 2 Agustus 2023 - 09:13 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut ambil peran dalam kampanye pencegahan stunting hingga ke daerah-daerah. Terbaru Mahfud MD bersama sejumlah petinggi penting negara, seperti MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas, Kepala Balai Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi hingga Kepala BKKBN Hasto Wardoyo melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi, Selasa (1/8). 

Para petinggi negara ini membawa semangat gotong royong dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia. Targetnya, menuju Indonesia emas di tahun 2045.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apabila persoalan stunting dapat dituntaskan, Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat, mampu bersaing dengan negara maju lainnya," ujar Mahfud.

Menurutnya, penurunan stunting merupakan program prioritas nasional. Pemerintah  mentargetkan angka stunting di Indonesia bisa turun seiring masifnya program yang digalakkan.

"Hingga akhir tahun 2024 presiden mentarget angka stunting di Indonesia bisa turun menjadi 14 persen," jelasnya. 

Stunting, kata Mahfud, merupakan persoalan kompleks. Penyebabnya, angka kemiskinan dan pola hidup. Penyelesaiannya seluruh pihak harus terlibat. Lalu, Indonesia memiliki modal sosial dan filosofi hidup mengakar yang bernama gotong royong. Filosofi itu diformulasikan dalam penanganan stunting. 

"Ke depan, Indonesia harus menjadi Indonesia hebat. Target 2045 akan menjadi Indonesia emas. Adalah Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur," tegasnya.

Mahfud optimistis proyeksi Indonesia bakal terwujud. Sebab, berdasarkan penghitungan yang jelas, tahun 2045 Indonesia akan menjadi negara di urutan ke-4 atau ke-5 yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

"Sekarang kita sudah masuk ekonomi terbesar ke-20. Akhir tahun 2030 atau 2035 akan menjadi negara terbesar ke-6 atau ke-7 secara ekonomi. Kita mungkin akan berada di lima besar kekuatan ekonomi dunia di tahun 2045," cetusnya.

Mahfud mengapresiasi langkah Pemkab Banyuwangi dalam pengentasan stunting. Melalui berbagai program, kabupaten ini layak menjadi contoh keseriusan daerah dalam memerangi kasus anak kurang gizi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banyuwangi patut menjadi contoh bagi daerah lain. Banyuwangi memiliki program yang dibuat juga sistematis. Sehingga angka stuntingnya dapat ditekan dengan baik," bebernya.

Pemkab Banyuwangi memiliki skema penanganan stunting berbasis aplikasi. Fungsinya melakukan kontroling dan intervensi sesuai nama serta alamat tempat tinggal. 
"Sehingga sistematis, melalui aplikasi ini bisa terpantau problemnya apa intervensinya nanti seperti apa, sehingga bisa lebih tepat sasaran," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT