GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksotisnya Gombengsari, Surganya Kopi Rakyat Terbesar di Banyuwangi

Selain budaya, Banyuwangi dikenal sebagai surganya kopi. Beragam kopi hasil tanaman rakyat bisa dinikmati dengan mudah.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 9 Agustus 2023 - 13:18 WIB
Wisatawan menikmati wisata petik kopi di Gombengsari, Kalipuro, Banyuwangi.
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Selain budaya, Banyuwangi dikenal sebagai surganya kopi. Beragam kopi hasil tanaman rakyat bisa dinikmati dengan mudah. Salah satunya, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro. Wilayah di barat kota Banyuwangi menyimpan hasil kopi melimpah,rasanya dijamin beda.

Meski berstatus kelurahan, wilayah Gombengsari berada di pedesaan. Letaknya di ketinggian 450-600 mdpl, lumayan tinggi. Persis di lereng utara Gunung Ijen, cocok untuk budidaya kopi. Wilayah ini memiliki sekitar 850 hektar kebun kopi rakyat. Dari luasan ini, mampu memproduksi sekitar 700 ton kopi, jenisnya robusta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokasinya yang tinggi membuat kopi Gombengsari memiliki cita rasa beda, lebih gurih. Hebatnya lagi, kopi rakyat ini dibudidayakan secara organik.

Sejak dulu, Gombengsari dikenal sebagai produsen kopi robusta terbesar di Banyuwangi. Hampir seluruh warga di wilayah ini bertanam kopi.  Ketika panen raya, banyak diburu pengepul dari berbagai daerah. Namun, kebanyakan dijual gelondongan.

Seiring perkembangan pariwisata Banyuwangi, kopi Gombengsari mulai diolah modern. Kalangan pemuda setempat membuat kafe dan kopi kemasan yang menarik.

“Saat ini sedikitnya ada 30 produk kopi di Gombengsari, sebagian besar pelakunya anak-anak muda,” kata Kariyono, tokoh pemuda Gombengsari, Rabu (9/8) siang.

Untuk mempopulerkan produk kopi Gombengsari, pihaknya menggelar pesta rakyat kopi. Kegiatan ini digelar seminggu, 6-13 Agustus. Beragam kegiatan bertema kopi digelar. Mulai dari lomba pemandu wisata, lomba barista, hingga lomba tumbuk kopi dan bursa kopi.

“Puncaknya, diisi pertunjukkan proses kopi rakyat dari hulu ke hilir. Mulai dari budidaya, pemilihan, roasting, sampai ke penyeduhan," jelasnya.

Selain produk kopi, wilayah ini menawarkan eksplorasi kebun kopi. Wisatawan bisa menikmati wisata petik kopi hingga mengolahnya. Untuk mencapai wilayah Gombengsari tidak sulit. Dari pusat kota Banyuwangi hanya sekitar 30 menit. Akses jalannya mudah.

Selama ini, kawasan Gombengsari diarahkan menjadi agrowisata. Wisatawan bisa menikmati pengalaman baru tentang dunia kopi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama ini banyak jenis kopi yang terkenal dari Banyuwangi. Tapi masih banyak yang tidak tahu bahwa banyak kopi-kopi yang beredar berasal dari wilayah Gombengsari,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda. (hoa/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Kehadiran Megawati Hangestri dan Jordan Wilson di Hyundai Hillstate langsung memunculkan satu topik panas di kalangan pecinta voli Korea. Siapa lebih ganas?
Mahasiswa UHN Curhat Fasilitas Rusak di RDP, Effendi Simbolon: Perubahan Besar Segera Datang

Mahasiswa UHN Curhat Fasilitas Rusak di RDP, Effendi Simbolon: Perubahan Besar Segera Datang

Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar di lingkungan
Soal NGO Dituding jadi Antek Asing, Trend Asia Bantah: Justru Jaga Demokrasi

Soal NGO Dituding jadi Antek Asing, Trend Asia Bantah: Justru Jaga Demokrasi

Ashov menilai munculnya gelombang kritik terhadap sejumlah kebijakan strategis pemerintah tidak bisa dilepaskan dari minimnya ruang dialog publik dalam proses pembahasan aturan.
Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Guru pendamping Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR dari SMAN 1 Pontianak rupanya sempat protes karena jawaban dianggap salah.
Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Banyak amalan yang bisa dilakukan di hari Jumat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bahkan terdapat amalan yang lebih utama daripada membaca Al-Qur’an

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT